One Night In Dubai

One Night In Dubai
Part 49



Melihat Kaylin menangis dengan wajah yang bingung, Alex mendekat lalu mengulurkan tangannya.


"Menikahlah denganku!"


Deg.


Kaylin mengerjapkan kedua matanya dengan tatapan tak percaya, seorang Alexander memintanya langsung untuk menikah, tanpa ada kata-kata romantis apalagi senyuman di wajah tampan itu. Rasanya Alex bukan sedang mengajaknya menikah, namun sedang mengajaknya untuk ikut berperang dengan raut dinginnya.


"Aku mungkin tidak bisa memberikan materi yang berlimpah, tapi aku berjanji tidak akan membiarkan kau hidup kekurangan. Aku juga berjanji akan menjadikan kau wanita ku satu-satunya, tentu saja bersama anak kita nanti," ucap Alex panjang lebar, namun tetap dengan ekspresi datarnya.


"Uh... so sweet," Cleopatra tersenyum geli. Bagaimana tidak geli, seorang Alexander yang biasanya sangat singkat dalam berbicara, dingin, dan tanpa perasaan, ternyata bisa berkata-kata romantis seperti itu. "Ayo Kay, terima saja..."


"'Cleopatra!" Kenan menatap tajam istrinya, ia tidak suka Cleo memihak pada orang lain dari pada suaminya sendiri.


"Kenapa? Kau tidak suka?" sahut Cleopatra dengan ketus.


"Bagaimana Kay?" Alex kembali bertanya tanpa mempedulikan perdebatan yang terjadi antara Kenan dan Cleopatra.


"Oh my God, apa yang harus aku pilih? Alex atau Kak Kenan dengan seluruh kemewahannya?" gumam Kaylin dengan bimbang. Sejujurnya dia bukanlah wanita yang materialistis, tapi mengingat tujuan Alex yang menikahinya mungkin hanya karena rasa tanggung jawab, membuat Kaylin harus berpikir seratus kali untuk meninggalkan semua kemewahan itu, demi menikah dengan pria yang tidak mencintainya. Bukankah logika harus dipakai di saat hati sering disakiti, dan itulah yang tengah dilakukan Kaylin.


"Kay ayo jawab!" bisik Cleopatra.


Kaylin masih diam, menatap Alex dengan cukup lama dengan kening yang berkerut.


"Dia menerimanya," Alex yang menjawab dengan penuh percaya diri.


"Mana ada," sahut Kaylin dengan cepat, sembari mengusap air mata dari kedua pipinya. "Sejak tadi aku diam saja."


"Ta-tapi tidak bisa begitu, aku belum—"


"Perfect! Alex, sekarang juga kau siapkan acara pernikahannya!" potong Cleopatra dengan penuh semangat.


"Kak.. Cleo..." ucap Kaylin dan Kenan bersamaan, menatap tak percaya pada wanita cantik tersebut.


"Sudah Kay, kau diam saja! Dan kau Kenan Meyer, jika terus menghalangi Kaylin aku tidak akan segan-segan melarikan diri bersama Rex sejauh mungkin darimu," ancam Cleopatra dengan tegas. Ia memberanikan diri melawan suaminya yang sudah sangat keterlaluan.


Kenan sendiri memilih diam, bukan karena takut pada ancaman istrinya, tapi ia tidak ingin berdebat dengan wanita yang sedang mengandung anak kedua mereka.


"Ayo cepat Alex, kenapa diam saja! Dan sebaiknya kalian menikah ditempat yang sudah di sediakan," Cleopatra tersenyum penuh arti.


Alexander yang mengerti menganggukkan kepalanya, bergegas keluar dari ruangan tanpa memperdulikan sama sekali teriakan Kaylin.


"Alexander tunggu! Aku belum setuju menikah denganmu," Kaylin terus berteriak dengan wajah yang kesal, terlebih saat melihat punggung Alex yang menghilang di balik pintu tanpa mau mendengar perkataannya sama sekali. "Kak Cleo, apa yang kau lakukan? Aku belum setuju menikah dengannya, apalagi kak Kenan..." Kaylin menatap takut pada kakaknya.


"Sudah kau tidak perlu takut pada Kenan, sekarang kenakan gaun pengantin mu! Kita kembali ke ballroom tempat pernikahan kau dengan Mario."


"What? Tapi bagaimana bisa?" Kaylin benar-benar terkejut, jadi tempat yang dimaksud dengan Cleopatra adalah hotel yang sama dimana acara pernikahannya dengan Mario gagal.


"Tentu saja bisa, Alex yang akan mengaturnya."


Cleopatra pun membantu adik iparnya untuk bersiap-siap, setelah sebelumnya memangil dokter untuk memeriksa keadaan Kaylin terlebih dahulu.


Sementara Kenan yang masih diam berdiri ditempatnya, hanya bisa menghela napas dengan panjang saat mendengar ide gila istrinya. Menikahkan Kaylin ditempat yang sama, namun dengan calon pria yang berbeda.