Nyai Raras

Nyai Raras
Episode 67 Permainan Cantik Seorang Nyai



Selesai pertunjukan para penonton sudah menyerbu panggung untuk mencegat para personel VKW, untung Amber sangat tanggap sudah mengerahkan pengawalnya untuk mengawal VKW, sedangkan dirinya sudah memeluk posesif tubuh Clara untuk melindungi dari para penggemar yang brutal


Saat mereka aman di ruang ganti semua berteriak kegirangan karena keberhasilan pertunjukan mereka


Hanya satu orang yang dipojok memasang muka cemberut


"Sa.....mereka itu minta aku bunuh apa ya!! berani-beraninya menoel-noel tubuh indah ku ini" omel Phil sambil mengusap tubuhnya dengan handuk karena jijik


Mendengar umpatan Phil sontak membuat semua tertawa terbahak-bahak tak terkecuali Clara



Melihat Clara yang tertawa lepas untuk pertama kalinya membuat Phil dan Amber menatap takjub ketampanan sekaligus cantik dari seorang Raksa Wiguna


Tanpa mereka sadari ada seorang Nonik juga terpana melihat wajah Clara yang saat tertawa lepas itu terlihat sangat tampan


"Raksa Wiguna....kamu memang sangat jenius!!kamu aku kontrak untuk bekerja disini, buatlah pertunjukan-pertunjukan spektakuler lainnya" teriak Simon sambil berlari-lari menuju ruang ganti


"Siap bos!! terimakasih bos" jawab Clara dengan tersenyum


"Apa rencanamu selanjutnya ayo ikut aku ke kantor dan kita bicarakan rencanamu" ujar Simon sambil sambil merangkul Clara semangat


"Umurmu berapa sih Sa? jadi cowok kok bogel" ejek Simon


"Terus aja bos hina Raksa" omel Raksa ditanggapi Simon tertawa terbahak-bahak


"Si****n malah dibawa pergi" omel nonik Belanda itu langsung beranjak pergi dengan kesal


^^^


Simon benar-benar bisnisman handal, paginya membuat selebaran pamflet-pamflet yang ditempel disemua sudut kota pertunjukan, sehingga setiap malam Le Chat Noir penuh, bahkan setiap malam tema pertunjukan dibuat beda, bahkan dulunya ladies Night seminggu sekali, sekarang seminggu tiga kali.


Ketampanan 7personel VKW dengan Raksa sebagai Leader sudah digilai semua wanita di Batavia, sedangkan demam dangdut juga sudah menggila di seantero Batavia


Suatu malam sehabis manggung, Clara sudah dihadang Yaz


"Heh Pribumi banci...kamu ditunggu nonaku" ujar Yaz ketus


"Berani ngatain adikku banci, mau mati kamu!!" bentak Phil


"Phil...tenang"


"Jika aku banci, tunjukan keperkasaanmu jika kamu menjatuhkan diriku dalam 3gerakan, aku ikut kamu, tetapi jika aku dalam tiga gerakan aku yang bisa menjatuhkanmu maka selama seminggu kamu berdandan menjadi banci gimana kamu mau?"tantang Clara tenang


"Sa....jangan badan Yaz besar dan suka berkelahi" ujar Amber kuatir


"Tenang aja Mber, adikku sangat hebat lihatlah nanti"


"Hahaha....lihat teman-teman seorang banci menantang Yaz"


"Baik tidak sampai tiga gerakan tubuh cebolmu sudah aku banting" sesumbar Yaz langsung menyerang Clara dengan tinjuan mengarah muka Clara


Melihat gebrakan Yaz bukannya takut, Clara yang menatap sinis Yaz, dengan santai memiringkan tubuhnya untuk menghindari tinjuan Yaz, bahkan memegang tangan Yaz yang meninju Clara, dan segera membanting tubuh Yaz ke lantai "Satu!" teriak Clara


Tanpa memberi waktu Yaz bergerak, Clara segera melangkahi tubuh Yaz lalu segera mengarahkan tinjunya ke wajah Yaz "Dua!!" teriak Clara


Meskipun tangan Clara kecil, tetapi jangan lupa dari SMA Clara sudah dibawah bimbingan seorang anggota pasukan khusus US dan lulusan terbaik pendidikan kemiliteran TNI, maka musuh Yaz yang hanya badannya saja yang besar bagi Clara hanya bermain-main.


Yaz langsung pingsan menerima pukulan Clara yang sangat kuat.


Melihat Clara yang berhasil menjatuhkan Yaz telak membuat semua bertepuk tangan


"Kalian ingatkan pimpinan kalian ini, besok untuk berdandan banci yah" ujar Clara sambil menunjuk dua pria teman Yaz


"Ucip carikan gaun buat Yaz yah" ujar Clara sambil mengedipkan matanya membuat semua tertawa


Amber tertawa geli sambil menatap kagum ke arah Raksa


"Rambutmu sudah panjang Sa..kamu tidak memotongnya?"



Dengan mengusap rambutnya yang berantakan Clara menjawab


"Belum panjang kok, jelek yah?" tanya Clara sambil beranjak pergi


"Tidak..kamu masih tampan kok" jawab Amber dengan muka merah


"Raksa Wiguna...hanya kamu yang membuat seorang Elonor Van Der Chord harus bersusah payah mendatangimu" ujar angkuh Elonor yang malam itu menggunakan baju merah darah dengan kalung cocker mawar merah, dengan make up full norak, tidak lupa gaya genitnya yang euwww



Raksa segera membalikkan badannya, dan menatap Elonor dengan muka datar


"Anda siapa?" tanya Clara acuh


Bukannya tersinggung dengan sikap Clara yang acuh, Elonor malah semakin berani mendekat ke arah Clara dengan gaya menggoda "Aku mau kamu temani aku malam ini, apapun permintaanmu akan kuberi"


"Maaf nona Van Der Chord, Raksa adalah seniman yang bekerja disini bukan pria-pria yang bisa dibooking, kalau mau menyewa pria untuk menemani anda malam ini bisa melalui anak buah Yaz" ujar Amber sambil berdiri di depan Clara untuk melindungi Clara


Plaaak.....plaaak..


"Beraninya seorang j***g berbicara dengan wanita terhormat seperti aku ini" bentak Elonor sambil mendorong Amber sambil terjatuh menjauh dari tubuh Clara


Belum puas mendorong jatuh tubuh Amber, Elonor masih mau memukuli tubuh Amber, tetapi belum sampe tangan Elonor menyentuh tubuh Amber, tangan Elonor sudah ditangkap Clara


Dengan tersenyum sinis, Clara menghempaskan tangan Elonor.


"Lebih terhormat seorang pe***r, setidaknya dia melakukan itu untuk mendapatkan bayaran untuk bertahan hidup"


"Sedangkan anda yang dibilang seorang wanita terhormat, tetapi mau menjadi wc umum pria-pria, yang anda bayar untuk buang hajat" ujar Clara dengan muka datar dan membantu Amber berdiri dengan lembut


"Aaa-apa kau bilang wc umum?!!heeh Raksa apa kamu tidak tau siapa aku?" bentak Elonor emosi


"Tau...kamu adalah nona Elonor Van Der Chord, tadikan anda sudah bilang" jawab Clara dengan muka songong lalu tetap membawa Amber pergi meninggalkan Elonor yang mengumpat-umpat mereka


"Lepaskan tangan kotormu dari kekasihku banci kepa**t" bentak seorang bule pria berpakaian jas rapi mengacungkan pistol ke arah Clara


Bentakan itu membuat semua membalikkan badannya dan melihat seorang pria bule berdiri didekat Elonor


"Walter turunkan pistolnya" bujuk Amber dengan tubuh bergetar


"Kak....jangan bunuh Raksa, bunuh itu j***gmu yang berani menggoda priaku" bujuk Elonor


"Diam kamu Elle, jangan buat malu keluarga dengan menyukai pria pribumi kotor itu" bentak Walter


'Ealah..........ternyata kakaknya, pantes sama polahnya, .........emak mereka dulu ngidam apa yah kok sampe punya dua anak minim ahklak seperti mereka' batin Clara


"Amber sini kamu!!! " bentak Walter kasar membuat tubuh Amber bergetar ketakutan, hal ini tidak luput dari pandangan Clara.


Clara menggenggam tangan Amber yang sangat dingin lalu maju kedepan untuk menentang kedua kakak beradik iblis dan dedemit, tetapi belum sempat Clara ngomong terdengar suara bariton membentak


"Walter Van Der Chord, belum cukupkah hukuman yang kuberikan padamu? bukannya dirumah merenungi kesalahanmu, malah kelayapan kemari membuat keributan!"


"Mayor?!...bb-bukan begitu maksud aku, aku kemari hanya ingin menemui kekasihku, tetapi itu si banci ma........" belum selesai ucapan Walter sudah di sela Donald.


"Tidak usah banyak alasan, pulang dan bawa adikmu pergi dari sini!" bentak Donald.


"Kak Donald sayang, ayolah...." bujuk Elonor dengan genit berusaha merayu Donald


"Kapan aku jadi kakakmu, singkirkan tangan kotormu itu, apa kamu ingin aku laporkan ke pamanmu Gubernur Jenderal Holken, bahwa kamu melarikan diri dari rumah sakit jiwa Elle?!" ujar Donald sinis.


"Bb-bagaimana kakak tahu, aku tidak gila kak, paman jahat"


'Wooo pasien rsj, makanya tingkahnya gak beres......ckk orang bule gila itu gak kelihatan yah, .....beda banget ama orang pribumi kita kalo gila pasti udah terlihat dari rambut gimbal, baju compang-camping (buset Cla, itukan orang gila yang gak ada yang merawat dan klayapan di jalan๐Ÿ™ˆ *author POV)


"Kamu sama kakakmu sama, banyak alasan....buruan pulang, atau masalah ini akan ku perpanjang" ancam Donald dengan muka mengerikan menatap kedua bersaudara tersebut.


"Baik Mayor" ucap kedua kakak beradik berbarengan lalu segera kabur ketakutan


"Lain kali berusahalah menghindar dari kakak beradik bermasalah itu" ujar Donald singkat lalu meninggalkan mereka.


"Terimakasih Mayor Donald" ucap Amber sambil menunduk


Belum sampai dua langkah Clara dan rombongan berjalan


"Dokter Raksa...obat papa habis, apakah besok anda bisa memeriksanya kembali?" tanya Donald.


"Baik mayor, besok pagi akan saya periksa" jawab Raksa singkat lalu meninggalkan Donald yang masih menatap punggung Clara yang semakin menjauh darinya.


"Aku pasti gila ya Tuhan" keluh Donald lalu segera meninggalkan Le chat Noir.


^^^


"Daus....dapat darimana perhiasan itu?" tanya Clara setibanya pulang dari Le Chat Noir, melihat Daus yang mengeluarkan dari kantongnya


Praaak.....terjatuhlah sekantong kain berisi kalung, cincin dan anting terbuat dari emas


"Aaa-anu Nyai........ ini perhiasan warisan keluarga, ......s-ssaya tidak mencuri" ujar Daus dengan suara tergagap.


"Udah gak usah takut dan berbohong, ......sini berikan perhiasan itu aku beli" ujar Clara sambil memberikan segepok uang gajinya yang Clara dapat dari Simon sebagai bayaran.


"Cukup gak?" tanya Clara


"Kebanyakan ini Nyai, saya tidak berani menerimanya"


"Udah ambil saja, sekarang katakan dengan jujur darimana kamu dapatkan ini hmm..." tanya Clara dengan lembut


"Saya takut Nyai..."


"Takut dengan Phil? tenang aja dia baru rapat dengan saudaranya, makanya buruan cerita singkatnya aja gak usah detail, keburu Phil kemari" bujuk Clara kembali.


Maka meluncurlah cerita dari mulut Daus apa yang terjadi malam itu


"Terimakasih ya Daus, tenang aja rahasia ini Phil tidak akan tau" ujar Clara sambil mengedipkan matanya ke Daus lalu sambil bersiul riang meninggalkan Daus yang masih bingung menatap majikan ceweknya yang sama anehnya dengan tuannya.


"Pingin tau rasanya neraka dunia Dedemit? hehehehe sebentar lagi kamu rasakan, salah sendiri memisahkan seorang Clara Maharani dari suaminya" ujar Clara sambil terkekeh.


...***...


...TBC...


...Rencana apalagi yang dipikirkan Clara yah๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ™ˆ...


...Dah double up loh ini๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜...