
Clara berjalan ke kamar mengambil oatmeal, memotong mangga hasil panen di kebun sama pisang
"Harusnya ini buat sarapan, hufft ....disini makanku kacau" gumam lirih Clara sambil membuat jus jambu, lalu membawa makannya ke tempat yang Clara sukai yaitu di tepi kolam
Sambil makan Clara menikmati udara malam ini dimana langit sangat cerah, bintang-bintang tampak bertaburan
"Bang...langit disini sangat luas, coba abang disini" gumam lirih Clara
Ben yang menunggu Clara terheran kemana Nyai barbarnya berada, katanya tadi lapar, ini ditungguin malah menghilang.
"Araaas!!! kamu dimana??!!!" teriak Ben
"Yaaa ampuun Ben...kamu tuch yaa manggil istrinya pake treak-treak"
"Kaloo sama cewek itu yang lembut Ben, jangan kasar biar nyaman di dekatmu"
"Aku gak pernah tuuch ngasarin Raras"
"Tapi bikin dia emosi ama kamu, sama aja Ben kalo kamu suka dekati dia dengan romantis, wanita itu dimana-mana suka romantis"
"Emang tujuanku begitu, biar dalam pikiran Raras hanya ada aku bukan yang lain?"
"Haaah teori percintaan dari mana yang kamu dapet?dasar....salah ituu wanita kalo dah sebel sama pria selamanya gak bakalan berubah jadi cinta, boro-boro mikirin kamu, yang ada kamu bakal ditinggal kalo Pepos nemuin cowok yang lembut dan perhatian bukan nyebelin....dasar begoo dipliara" omel Harry
"Eeh btw kalo aku lihat dimatanya Pepos ada kesepian dan kesedihan, apa ada pria dihatinya?" selidik Harry curiga membuat Ben tercekat
"Sok tahu kamu Cup!!"
"Woooi ngapain ikut-ikut panggil aku Ucup, dasar Bule sinting!!" umpat Harry ( gak krasa dia kalo dia bule๐dasar Ucup Author POV)
"Suka-suka akulah" ujar Ben datar
"Ben....Ben....kamu tuch cari penyakit, kenapa gak terima Eleonor yang sudah lama cinta mati ama kamu...eeeh malah suka sama gadis yang gak suka sama kamu"
"Heeeh Ucup dimana-mana cowok itu ngejar-ngejar cewek bukan sebaliknya kek kamu!!"
"Dari dulu aku tidak suka Eleonor, gadis manja, gak pinter, gak cantik, licik pula, lagipula dia itu hanya terobsesi bukan cinta"
"Heeh ku beri tahu ya, lebih enak tuh cewek yang ngejar kita, kita gak usah repot-repot nyari cewek tinggal pilih aja" ujar Harry Songong
"Eleonor gak cantik? kamu buta?dia mah cantik dan sexi, lagipula ngapain cari cewek pinter, kata ayahku dulu cari cewek itu jangan yang pinter jadi bisa kita atur sesuka kita dan yang penting enak di ranjang" ucap Harry
"Ambil aja buatmu, aku sama sekali gak tertarik sama cewek murahan dan mudah didapat" ujar Ben sambil beranjak mencari Clara keluar rumah karena didapur tidak ada.
"Haizzz susah memang kalo sama yang baru kasmaran" omel Harry
^^^
"Katanya lapar, kenapa gak makan?" tanya Ben yang tiba-tiba duduk disamping Clara
"Udah habis satu mangkuk ini" jawab Clara sambil menunjuk mangkuk kosongnya
"Emang kamu makan apa?semua nasikan dimeja makan"
"Bubur oat, pisang dan mangga"
"Apaan itu?kamu buat jus jambu yah?" tanya Ben langsung meminum jus tempat Clara
"Laaah itu jus aku Meneer" omel Clara sambil cemberut
"Makanya kalo buat yang banyak"ujar Ben watados
"Ya....ya...ya..Meneer selalu benar" ucap Clara malas
"Henry???Rasss kalo aku tinggal kamu nglayap kemana?udah berani kamu godain pria lain" bentak Ben sambil menatap Clara marah
"Sssttttt......." ucap Clara sambil menaruh telunjuknya dibibir Ben
"Henry itu salah satu pria yang aku hajar dulu itu, Meneer ingat?tadi pagi mereka datang kemari supaya Raras sembuhin itu peepe apa itu duuuh bahasa Belanda itu susah ngingetnya"
"Naah Henry itu minta diperiksa, nah menurut Raras Henry terkena sipilis, Raras kuatir istrinya yang sedang hamil juga terkena"
"Makanya Raras mau periksa mereka berdua, naah aku suruh malam waktu Meneer sudah dirumah, jadi bisa temenin Raras periksa, gak mungkin tooh Raras periksa si Pepee sendiri"
"Maka dari itu ntar Meneer temenin Raras periksa Henri oke!" bujuk Clara
"Haizz merepotkan aja!! suruh ke dokter lain selain kamu kenapa"
"Inilah duniaku Meneer, aku seorang dokter...harus melayani pasien tanpa pandang bulu"
"Emangnya Bang..bang tut nggak keberatan kamu jadi dokter yang kesana kemari periksa pasien?"
"Nggak...karena abang juga dokter, jadi kami tahu apa tugas kami masing-masing" jawab Clara dengan senyum lebar dan mata berbinar saat mengingat Lino
"Ya udah, ayooo kita berangkat!!" jawab Ben ketus sambil menarik tangan Clara
"Aku ganti baju dan membawa peralatanku dulu Meneer"ujar Clara lalu menuju kamar dan mengambil Snelli, stetoskop, dan beberapa peralatan medis beserta obat-obatan
...Pura-pura nya itu Snelli yah yang dipake Clara๐ jangan diprotes yess๐๐...
Saat Clara keluar Ben memandang Clara tak berkedip, karena Clara memakai celana kain hitam, atasan biru dan memakai Snelli putih, rambut diikat tinggi
"Hapus gincumu" ucap Ben
"Gincu? apaan itu?" tanya Clara
"Itu di bibirmu Ras....warnanya membuat mataku sakit"
"Heeh??!!! lipstik maksudnya Meneer? aku cuman pake liptint Meneer" terang Clara berusaha sabar menjelaskan
"Terserah buruan kamu hapus sendiri atau aku hapusin pake ciuman" ujar Ben dengan smirk mesoemnya membuat Clara segera menghapus liptintnya dengan bergidik
"Udaah ini....puasa???" ujar Clara sewot
"Puas!!" jawab Ben datar membuat Clara segera bergegas meninggalkan Ben
"Eeeh kalau jalan itu pelan-pelan gak terburu-buru kenapa" ujar Ben yang menarik tubuh Clara tiba-tiba membuat Clara hilang keseimbangan dan terjatuh menubruk tubuh Ben, sedangkan Ben yang tidak siap ikutan terjatuh tertimpa tubuh Clara, dimana tangan Clara tepat di Bentor
Beberapa saat keduanya terdiam. sebelum akhirnya Clara tersadar saat tangannya tertusuk sesuatu yang keras dan berdenyut makin membesar
"Yaaa ampuun ya Gustiiii, apa inih?" ujar Clara lalu melirik ke arah tangannya dan shocklah Clara sambil melotot kan matanya saat menyadari bahwa yang berada ditangannya adalah si Bentor
"Sudah puas memegangnya Ras? kamu harus bertanggung jawab sudah membangunkan Bentorku" ujar Ben dengan wajah memerah
Dengan panik Clara segera menjauhkan tangannya dari si bentor yang dalam mode siap tarung, dan berlari meninggalkan tubuh Ben yang masih tergeletak di lantai
"Yaaa ampuuun tadi bibirku, sekarang tanganku sudah tidak perawan lagi huwaaaaa!!! " seru Clara sambil berusaha mengenyahkan ingatannya mengenai reaksi si bentor....besar juga Cuy...tuuh kan bahkan otak polos di kepala mungilnya telah RIP
...***...
...Mianhae ya ๐๐๐ late update, beberapa hari ini badan aku baru gak fit...
...Gaess Thoor sudah update triple tapi gak lolos review sudah dua hari, jika sampai besok masih gak lolos ini aku End kalian langsung pindah di Nyai Raras dua yah๐ข๐ข๐ข...