Nyai Raras

Nyai Raras
Extra Part 2 Not Again!!!



Setelah menyelesaikan bermain track-trackan tiga putaran, akhirnya pasangan Nyai dan Burap tertidur lelap selama perjalanan dari Indonesia ke Korea dengan saling berpelukan.


"Kapt....kenapa kita harus terbang secara perlahan seperti pesawat komersil, bukankah pesawat ini bisa menempuh Jakarta-Seoul hanya 4,5 sampai 5 jam saja?" tanya co-pilot pesawat pribadi milik keluarga Ulker.


"Sudahlah kita nurut perintah tuan muda saja, dia maunya lama di udara bersama istrinya ya sudah kita turutin saja" ujar Kapten tetap tenang.


"Hehehe....orang kaya bebas ya kapt, tadi kapten lihat tidak? Nyonya muda kita sangat cantik yaa, udah gitu dokter pula....makanya tuan muda kita nempel terus seperti perangko"


"Selera tuan muda ternyata maut, makanya sampai usia matang baru menikah, kemarin padahal tuan Sam mengkhawatirkan tidak adanya generasi penerus dari keluarga Ulker"


Ketika sudah sampai, kapten pilot segera mengetuk pintu kamar majikannya, sudah berapa kali diketuk boro-boro dibukain, diresponpun tidak.


"Kapt....kita tunggu sampai kapan, tuan dan nyonya tidak merespon" ujar co- pilot dan para kru pesawat yang kebingungan.


Kapten tetap mengetuk pintu kabin kamar tuannya dengan sabar.


Saat diluar semua sudah berusaha membangunkan pasangan gesrek yang masih tertidur lelap, tetapi kemudian Clara terusik dengan bunyi ketukan di pintu.


"Been...ada yang ketuk-ketuk pintu, sana bukain dulu" ujar Clara masih susah membuka matanya.



"Biarin aja Claa, ntarkan lama-lama berhenti" ujar Aron yang juga masih berat untuk membuka mata tetap memeluk tubuh Clara dalam pelukannya.


Tetapi harapan tinggallah harapan, ketukan itu tidak berhenti membuat Aron kesal kemudian bangun dan segera mengambil celana dan memakainya dan bergegas untuk membuka pintu.


Saat pintunya dibuka Aron, Aron segera menatap tajam pilotnya, membuat sang pilot susah menelan ludah.


"Ngapain ketok-ketok gak berhenti, emang kamu pikir kami tuli Hah!!!!" bentak Aron dengan aura intimidasi sangat kuat membuat para kru pesawat ketakutan.


"Maaf....maafkan kami tuan muda, tetapi kita sudah sudah sampai, bukankah tadi anda memerintahkan kepada kami, jika sudah sampai kami harus mengetuk pintu anda" ujar Kapten Pilot dengan kepala tertunduk.


"Ciiih....emang sudah mendarat sejak tadi? kan barusan mendarat gitu aja heboh ngetoknya" omel Aron.


"Sudah 45menit yang lalu tuan kita mendarat" cicit co-pilot pelan.


"Apa kau bilang?45 menit yang lalu?!!! kenapa baru diketok....dasaar kalian!!" ucap Aron ngegas lalu menutup pintunya keras membuat para kru pesawat saling berpandangan dan merapalkan kata-kata wasiat karena mempunyai majikan aneh bin ajib, yaitu SABAR.....SABAR.....bos mah bebas.


"Kapt lihat leher dan dada tuan? hihihi nyonya kita ganas juga" bisik salah satu kru pesawat diiringi cekikikan yang lain, mereka tidak berani tertawa keras-keras takut terkena semburan api maha dasyat dari tuan mereka.


"Schatje, kita sudah sampai bangun dulu yuks" ujar Ben diceruk leher Clara yang masih bergelung dalam selimut


"Masih ngantuk Ben..." gumam Clara.


"Nanti lanjut tidur di hotel saja, yuuks bangun" bujuk Aron kemudian, buru-buru ke kamar mandi karena panggilan alam.


Saat Clara mulai bangun, badannya seperti habis kejatuhan molen (mesin pengaduk semen) terasa sakit semua terutama bagian Guineverenya, membuat Clara meringis kesakitan.


'Yaaa ampuuun punya suami kok ya hobi bermain track-trackan, sudah dibilang masih sakit juga, tetep nekat ....ini pula soulmatenya king Arthur juga mau-maunya dirayu untuk main terus, dasar penghianat ' omel Clara kepada Guinevere.


Aron keluar dari kamar mandi melihat Clara yang kesulitan untuk berdiri, segera mendekati Clara.


"Masih sakit?aku gendong yah ke kamar mandi?"


"Kamu sich Ben udah tau sakit, masih aja minta tambah terus" omel Clara sambil mukulin bahu Aron.


"Hehehe habisnya enak Cla....lagipula kamu juga mendesah-desah juga" jawab Aron sambil mengangkat tubuh Clara ala bridal style menuju ke kamar mandi membuat Clara mukanya memerah.


Dengan telaten Aron memandikan Clara, dan memakaikan baju dan menyisir rambut Clara



Clara kali ini memakai kaos dan jaket kulit warna hitam dan bercelana jeans navy, sedangkan Aron jaket kulitnya berwarna coklat



"Ben gendong" ujar Clara manja membuat Aron gemas dan menggendong istrinya dengan piggyback ride melewati para kru pesawat yang sudah membungkuk memberi hormat.


Selama satu minggu mereka berdua berkunjung ke tempat-tempat yang Clara ingin kunjungi, tetapi jangan kalian kira mereka ke tempat wisata Korea yang terkenal itu seperti Namsan Seoul Tower atau istana Chandeok--- maka anda salah besar.


Clara malah mengajak Aron ke tempat pemandian air panas Jjimjilbang dan memakaikan handuk dengan model lingkaran di sebelah kanan dan kiri kepala mereka.



Setelah itu mereka ke Aqua planet 63 dan ke Nami Island, selebihnya mereka hanya menghabiskan dihotel *yaah you know lah apa yang mereka lakukan apalagi kalau tidak bermain track antara king Arthur dan soulmatenya.


Dari Korea mereka pulang ke Oregon karena ada masalah di perkebunan yang harus Aron selesaikan sendiri, karena teman lucnutnya si Kingkong Orong-orong sedang berjuang mendapatkan restu dari pakde Joyo.


Akhirnya usaha Aron dan Clara untuk segera mencetak generasi emas Ulker membuahkan hasil, Clara dinyatakan hamil setelah tiga bulan mereka tinggal di Oregon.


Dan bisa kalian duga tingkah aneh Aron semakin menjadi yaitu dengan memaksakan Clara untuk ngidam atau mual padahal Clara tidak mengalami kedua hal tersebut bahkan Clara tidak merasa kalau dirinya hamil, hanya terlambat tidak datang bulan saja.


"Ayolah Claa...mual-mual gitu ato pingin hal aneh-aneh gitu, kaya wanita pada umumnya masa kamu anteng-anteng aja"


"Ben sayang tidak semua wanita hamil itu seperti itu, nah Clara salah satunya....udah nggak usah diributin....harusnya kamu tuch bersyukur istri dan anaknya tidak rewel dalam kandungan" jelas Clara berusaha bersabar dengan tingkah aneh suaminya, untung sayang kalo tidak beuuuuh sudah Clara tendang sampai ke Indonesia eeh....


Selain itu Aron semakin protektif dan membatasi ruang gerak Clara, sehingga Clara hanya boleh mengintili Aron saja dan tidak boleh kembali berkarya di rs terlebih saat tahu dr Barlow meskipun sudah tua tetapi masih sangat tampan beuuuh si Aron seperti kebakaran jenggot.


Meskipun Clara jengkel ralat sangat jengkel tetapi dia nggak mau ribut dengan suaminya yang memang dari sononya memang sudah aneh dan tidak ingin membuat anaknya nanti bakalan sama dengan papanya yang super aneh bin ajib ini.


Ketika pada akhirnya bayi kualitas premium akhirnya terlahir semua anggota keluarga Clara dari Indonesia berdatangan untuk menengok si baby imut yang diberi nama Alexander Joseph Ulker


"Claa....ini mah mukanya suamimu banget, kagak ada Indonesianya sama sekali" protes Sebastian saat melihat baby Al.


"Yaa jelas mirip papanya, kalo mirip pria lainkan aneh piye to kamu Bas...!!!"omel Joyo.


"Iya mas Bas aneh, orang mamanya juga mukanya Indo gitu ngarep muka cucu kita muka Indonesia, naah nek anake Nadia itu baru Indonesia banget" ucap Lena sambil mukul bahunya Sebastian kesal.


Sebastian hanya diam saat dikeroyok adik lucnutnya dan kakaknya. Meski pada awalnya Sebastian tidak begitu interest dengan cucunya tetapi baby Alex meski masih kecil tetapi pandai meluluhkan kekerasan hati kakeknya.


Pada saat baby Alex menangis karena merasa terganggu keramaian para tamu, hanya diam saat digendong oleh Sebastian.


"Makanya kamu itu belajar menggendong baby Al senyaman mungkin, bukan cuman bisa buatnya saja" omel Sebastian kepada Aron sambil bangga menunjukkan baby Al tampak nyaman digendong opanya.


"Udah gak usah kode-kode gitu, kalo pingin nyium istrinya sini" goda Clara.


"Claaa....jangan pancing-pancing king Arthur dong....kan dia harus puasa 40 hari bermain track" ujar Aron dengan wajah memelas.


"Kan gak harus di terowongan Guinevere, kan bisa pakai pegunungan dan terowongan satunya" goda Clara genit membuat Aron tersenyum lebar.


"Eleuh-eleuh pinternya nyonya muda Ulker....makiiiin sayang dech kalo gini" ucap Aron sambil mendrusel-drusel leher istrinya


"Wooooiiiii.....masih banyak tamu ini, kalian tuch yaa suka banget lupa waktu dan tempat" omel Raksa kesal.


"Yang Jomblooo iriii yaaa?" ejek Clara


"Idiiih gue kagak jomblo Wet....cewek gue banyak"


"Heleeeh bilangnya banyak, tapi wujud riilnya kagak ada....hallu kamu Sa!!" ejek Lena membuat semua tamu tertawa terbahak-bahak Membuat Raksa makin cemberut mukanya


Baby Al tumbuh menjadi baby yang tidak rewel dan cenderung manis dan tenang, membuat siapapun disekitarnya sayang terhadapnya, tetapi gaess dibalik kesempurnaan baby Al teteup saja baby Al adalah putra dari Aron Bennim Ulker yaitu memiliki tingkah tengil seperti papanya hal itu mulai terlihat sejak baby Al sudah mulai bisa berjalan.


Seperti pagi itu saat Aron selesai memandikan baby Al dan sedang mengambilkan baju ganti, tiba-tiba terdengar teriakan istrinya.


"Beeeeen......lihat anakmu inih"



Ben segera berlari takut ada apa-apa terhadap putranya, tetapi saat Aron melihat bahwa putranya baik-baik saja dan sedang sibuk membongkar pampersnya dilaci membuatnya tertawa terbahak-bahak.


"Malah ketawa, kamu tuch kebangetan banget sich masak makein pampers di kepala Al"


"Yeee...itu anak pake sendiri, orang aku baru nyariin Al baju juga" bela Aron dengan nada sewot yang tidak mau disalahkan.


Keramaian keluarga Ulker semakin dimeriahkan oleh lahirnya bayi kedua yaitu Charlotte Eve Ulker, bayi perempuan yang ceria dan lincah dan selalu nempel papanya.



Kelahiran baby Lotta bersamaan dengan kelahiran bayi pertama dari mbak Galuh dan Sean yang bernama Maulia Dini Weiltheimer.


Dan tanpa mereka tahu juga diikuti kelahiran seorang putri cantik di Indonesia yang bernama Avery Putri Oetomo, kalian pasti bisa menebakkan bayi siapa ini? yess itu adalah putri pertama dr Lino yang akhirnya bisa ditaklukkan gadis cantik keponakan Galuh....masih ingat Sani kan gaess???


^^^^


20 tahun kemudian


Pernikahan Clara dan Aron tak terasa sudah 20 tahun suka, duka, tawa dan tangis telah memenuhi kehidupan rumah tangga mereka, Aron memang benar-benar menepati janjinya untuk menjadi seorang suami dan ayah terbaik dalam keluarganya, itulah yang membuat Clara sangat mensyukuri anugerah yang diberikan oleh Tuhan kepadanya.


Kebahagiaan yang dulu Clara tidak berani impikan ternyata diperoleh Clara meskipun penuh perjuangan hidup dan mati, tetapi pada akhirnya dia peroleh dari seorang pria tampan dari reinkarnasi Benjamin Von Traaps dari masa lalu.


...



Alex Ulker (20 tahun) putra sulung Clara dengan Aron ini meski masih muda otak brilliantnya membuat usaha Ulker menjadi perusahaan terbesar di Oregon dan USA. Mempunyai sifat tenang dan masa bodo, menurutnya cewek tercantik hanya mama dan adiknya....



Charlotta Ulker (18th)putri kesayangan Aron Ulker mengikuti jejak mamanya sebagai mahasiswi kedokteran di Harvard, memiliki sifat ceria dan bandel ......


Lotta mewarisi aura mamanya yang membuat banyak pria nekat mengejar-ngejarnya, tetapi tanpa setau papanya, Lotta mencintai putra dari pamannya Josh, yaitu Matthew Seinfreid



Matthew Seinfreid (19th) satu-satunya putra yang dimiliki Joshua Seinfreid dengan Emma Barlow ini adalah mahasiswa kedokteran di Harvard, meskipun terlihat tenang tetapi jika bertemu dengan Lotta ikut rame dan berisik.


Mereka sekeluarga setiap tahun harus pulang ke Indonesia dan tepatnya ke kota Solo karena sejak mas Bayu kakak mbak Galuh naik tahta menggantikan pakde Joyo yang meninggal 5tahun yang lalu, mas Bayu mengadakan Arisan Trah keluarga Joyodiningrat, hal inilah yang membuat Aron selalu uring-uringan karena rencana liciknya untuk menjodohkan Sani dengan si muka pucet berhasil tetapi menjadi senjata makan tuan baginya karena setiap tahun mereka harus bertemu, terlebih putranya yang anti disentuh wanita ternyata bisa bersentuhan dengan putri Lino, membuatnya kebat kebit takut berbesanan dengan Lino.


...



Avery Oetomo (18tahun) putri tunggal dari dr Marcellino Oetomo dengan Sani ini adalah Mahasiswi Farmasi di UI, mempunyai sifat tenang dan halus seperti papanya...dari kecil mata dan hatinya selalu tertuju dengan pria dingin kakak sahabatnya yaitu Alex Ulker



Dini Weiltheimer (17th) putri tunggal Sean Weiltheimer dan Galuh ini adalah mahasiswi di Harvard jurusan bisnis, Dini mewarisi sifat tengil dan badungnya si kingkong orong-orong.


Dini dan Lotta seperti anak kembar kemana-mana selalu bersama, jika pulang ke Indonesia mereka bermain dengan Avery selalu membuat kehebohan.


Meskipun memiliki perbedaan sifat tapi mereka bisa kompak saling melengkapi, Lotta adalah pencetus ide, Dini eksekutor pelaksanaan ide bandel Lotta dan Avery adalah pengamat dan penjaga supaya kenakalan mereka selalu aman dan berjalan lancar.


.


.


.


Ketika acara arisan trah selesai, dan hanya tinggal menikmati makan bersama dan acara ramah tamah tiba-tiba mbok Sarni pembantu dari mbak galuh yang diberi tugas untuk melayani tiga cewek badung Lotta, Dini dan Avery ..... berlari mendekati Clara.


"Ndoro....ndoro ayu (panggilan ke majikan ceweknya dalam bahasa jawa) ndoro putri Lotta menghilang tadi terlihat terakhir kali di dekat sumur di pendopo putri di belakang" lapor simbok dengan nafas ngos-ngosan.


Clara dan Aron mendengar bahwa putrinya menghilang di sumur langsung memucat dan berseru " Not again....Lottaaaaa!!"


...***...


...Apakah bakalan ada Nyai Lotta?????...


...Who Knows 😁😁😁...


...Terimakasih banget buat para pembacaku, saya sangat bersyukur sampai episode ini mendapatkan para pembaca yang baik-baik dan semakin suka kalian itu cerdas dan ternyata ikutan gesrek seperti Authornya πŸ˜‚πŸ˜‚...


...Akhirnya Nyai Raras selesai di extra part ini saja, selanjutnya Author mau menyelesaikan karya The Girl Inside Me, novel ini tidak panjang, jadi bisa kemudian lanjut madam Yakuza dan mungkin Wajah Dalam Lukisan...


...Semoga kalian juga berkenan membacanya nantinya, sekali lagi Author ucapkan Gumapta, Tuhan selalu memberkati kalian semua, tetap sehat dan tetap bahagiaπŸ™πŸ˜˜πŸ˜ŠπŸ’–πŸŒΊπŸŒΊ...