
Kembali ke tahun 2021
Tak terasa sudah satu bulan Raksa dan Lino beserta para peneliti berada di desa Jlakrah melakukan semua cara untuk mencari Clara, berkali-kali sumur itu diisi, berkali-kali pula air tidak surut, masih tetap penuh memenuhi sumur membuat para ahli berputus asa
Bahkan rombongan para pengungsi dan dokter-dokter relawan seperti Anton Cs sudah kembali ke Jakarta dua minggu yang lalu
Lino meminta di mutasi ke rumah sakit di Yogyakarta, sehingga bisa bolak-balik ke desa di pinggir gunung tersebut, dengan bantuan kuasa keluarga Wiguna.
Lino yang dulunya pendiam bisa menjadi cerewet dan penuh tawa saat bersama Clara kembali ke sifat asal bahkan semakin pendiam hanya bicara yang penting saja jika tidak Lino hanya diam.
"Sa...hentikan semua usaha pencarian Raras, mungkin sudah takdirnya kakakmu harus seperti ini" ujar Sebastian
"Om adik belum mati om...jangan stop usaha ini, Lino mohon" bujuk Lino sambil bersujud dibawah kaki Sebastian
"Bangunlah nak Lino....kamu masih muda, lanjutkan hidupmu yang masih panjang, mungkin putriku yang tidak beruntung bisa mendapatkan suami sebaik nak Lino" ujar Sebastian berusaha tegar.
"Kalau Raras tidak kamu suruh putus dan meninggalkanku, tidak akan begini ceritanya PAPI MERTUA" tiba-tiba terdengar suara bass dari seorang pria asing tampan bermata biru, dengan rahang tegas dan berwajah dingin
"Apa yang kamu lakukan disini Josh!!" bentak Sebastian
"Aku ingin mencari calon istriku dan membawanya kembali disisi ku, nggak peduli kamu restui atau tidak, tetapi saat sampai disini, aku mendengar Rarasku hilang misterius"ujar Josh dengan senyum sinis nya
"Raras adalah calon istriku, jangan mengaku-ngaku kamu!!" bentak Lino
"Hahaha ....mana mungkin Rarasku tertarik dengan pria lembek seperti kamu!!"
"Perlu kamu tahu aku mengenal dan menjaga Raras dari College sampai University, kami saling mencintai....tetapi gara-gara Papi mertuaku ini meminta Raras memutuskan cinta kami dengan menyuruhnya pulang ke Indonesia"
"Sekarang Papi mertua lihat kan baru berapa bulan jauh dari penjagaanku, Raras hilang....papi puaas!!!" bentak Josh penuh emosi
"Jangan panggil aku papi mertua, karena sampai kapanpun aku tidak akan memberikan putriku ke pria bengis seperti kamu, bahkan mengajari Raras yang lembut bisa menghajar orang dengan sadis"
"Pria tersebut layak dihajar Raras karena mau melecehkan Raras, harusnya dia sudah kubunuh saat itu" ujar Josh dengan wajah datar nya
"Kau gila Josh, kamu tidak pantas bersama Kak Raras, kak Raras kembali ke pribadi yang ceria dan penuh tawa saat bersama kak Lino" ujar Raksa
"Hahaha....kamu yang sangat mengenal kakakmu, kamu yakin kakakmu mencintai pria lemah ini...hmmm dr Marcellino Oetomo betul??!!" ujar Josh dengan raut mengejek membuat Lino mengepalkan tangannya
Raksa hanya terdiam, karena tau bahwa kakaknya seperti ada maksud mendekati Lino, tapi semakin hari terlihat mulai mencintai Lino, dengan cara berbeda dari saat mencintai Josh
"Kakak mencintai kak Lino dengan cara yang berbeda dari saat dulu mencintaimu Josh...terimalah kenyataan ini" jawab Raksa sambil menatap Josh tajam
"Hahaha....kita sambung pembahasan ini sampai Raras ditemukan
"Kalau kalian akan menghentikan usaha pencarian kalian, silahkan kalian pergi....aku sudah membawa tim sendiri untuk mencari Rarasku" ucap Josh lalu memberikan kode untuk anak buahnya untuk segera melakukan tugasnya.
Tim keluarga Wiguna segera diusir oleh tim Josh
"Sa ...apakah benar Adik dulu mencintai pria itu?"
"Iyaa....dia cinta pertama kakak, Josh sebenarnya pria yang baik dan sangat mencintai kakak meski perbedaan usia mereka jauh,Josh tidak pernah berbuat kasar ataupun menyakiti kakak, benar-benar menjaga, dan bahkan mengajari cara beladiri sampai Kak Raras sangat kuat dan tangguh, karena Josh adalah bekas pasukan khusus USA"
"Tetapi Papi tidak menyukai Josh karena membuat kakak menjadi wanita terlalu sadis dan dingin, puncaknya saat kak Raras menghajar 4orang pria sampai keempat pria tersebut masuk rs dengan kondisi parah"
"Papi menyuruh kakak putus dan menjauhi Josh, puncaknya disuruh pulang ke Indonesia dan akhirnya bertemu dengan kak Lino" jelas Raksa
"Apakah adik mencintai kakak Sa?"
"Jangan merasa rendah diri kak, si ewet bisa Raksa pastiin memang benar-benar mencintaimu kak...tapi kata papi benar kelihatannya kakak dan Josh merelakan kepergian kakak"
"Aku gak bisa Sa....perasaan kakak adik masih hidup"
"Kita sudah periksa bahkan sampai 1 daerah ini sampai radius 5km sudah kita terusuri kakakku sudah gak ada kak, Raksa mohon meski berat rasanya tapi kita harus merelakannya kak" ujar Raksa dengan mata berkaca-kaca berusaha kuat dan tabah.
"Aku dampingi papi dulu ya kak, papi terlihat shock dan terpukul sama ucapan Josh. Tapi percayalah sampai kapanpun keluarga Wiguna selalu akan membantumu kak jika kakak membutuhkan bantuan kami" ujar Raksa sambil menepuk bahu Lino kemudian beranjak menuju ke tenda ayahnya.
"Haruskah aku merelakanmu dik?meski dalam hati abang ...abang yakin adik masih hidup entah dimana keberadaan adik" ucap Lino sambil menangis dalam diam.
...***...
...TBC...
...Dah double Up ya hari ini...
...Mianhae tidak panjang, ntar panjangnya di next ep yah😁...
...Gumawo🙏😘💖...