Nyai Raras

Nyai Raras
Episode 58 Speechless



Clara segera membaringkan badannya, sambil menatap kosong atap diruang kamarnya


'Tuhan apa aku itu terlalu bandel yah, sampe mencintai cowok aja susah amat....amat aja gak susah loo Tuhan kikikikik ..... piss Tuhan' monolog Clara dalam hati ( dr minim ahklak km Cla..🙈😣.*author POV)


Cinta pertamanya ama Josh disuruh putus ama papi.....lalu dapat cowok bener-bener kaya Abang eeh malah Clara travelling ke jaman kuno gini, disini dah dapat suami Ben meski aneh bin ajaib teteup dipisahin juga ....gini-gini amat yah nasib gue Tuhan


Saat Clara mau memejamkan mata terdengar ketokan di pintu


"Yaa...sebentar" ujar Clara lalu membukakan pintu


"Neng mau bersih-bersih?ini saya pinjemin baju aye....ya ampuun neng itu muke kenape?" tanya seorang wanita muda memakai kebaya betawi


"Pippo?" tanya Clara yang terkejut melihat penampakan wanita didepannya yang mukanya sama persis dengan Poppy sahabatnya


"Eeeeh....nama aye Jaenab Neng...." ujar Jaenab sambil cengengesan


'Ellaah nenek moyangnya Pippo ini pasti, sama sifatnya cengengesan' batin Clara dengan tersenyum lebar


"Panggil Raras aje Nab...biar lebih akrab gitu" ucap Clara


"Ooo...iye...iye Ras, eeh elo belum jawab pertanyaan aye, tuh muka dan rambut loe kenape? cantik-cantik kok lebam-lebam semuanye"


"Hahaha biasa Nab, gue semalam tonjok-tonjokan ama nonik-nonik dedemit" jawab Clara enteng


"Buseet loe Ras, nonik loe lawan...ngapain loe gelut ama nonik? ngrebutin bule mata biru ntuh ye?"


"Enaaak aja....Phil mah temen aje, suami aye dipenjara gara-gara si dedemit Nab"


"Waaa...butuh bantuan kagak loe Ras?gue bantuin loe becek-becek mukanye nonik dedemit itu" ujar Jaenab ikutan emosi membuat Clara tertawa terbahak-bahak membuat Jaenab bingung


"Ras...loe gak gila kan?"tanya Jaenab kuatir tamunya kurang waras


"Yaa nggaklah....sifat loe persis ama temen gue makanya gue ketawa, makasih y-yy...."


Belum sempat Clara selesai ngomong tiba-tiba tangan Clara digeret Phil menjauh dari Jaenab


"Phil mau kemana lagi sich, sakiit tangan aku ini"


Seakan tuli, Phil terus menarik tangan Clara, baru melepaskan saat sudah sampai di halaman belakang rumah babe Sabeni. Setelah itu Phil melepaskan tangan Clara, Phil tampak berdiri membelakanginya.


Clara yang melihat itu jelas kesal dan memandang punggung Phil sinis, ingin rasanya Clara menstransfer bulgun(bule gundul) satu ini ke planet yang tak berpenghuni, biar tahu rasa.


"Bolehkan aku manggil Nyai hanya Raras saja, seperti Jaenab tadi?" tanya Phil setelah lama terdiam akhirnya mengeluarkan suaranya, kemudian membalikan badannya menghadap Clara.


Belum sampai Clara menjawab pertanyaan Philip, sudah disambung dengan pernyataan Phil


"Ras...aku sudah memutuskan"


Clara memicingkan matanya, entah kenapa perasaannya tidak enak, semoga bukan hal yang aneh.


"Putusin apa?"tanya Clara seraya menyipitkan matanya curiga "Kamu jangan aneh-aneh ya Phil"


Sambil tersenyum lebar dan menatap Clara


"Tenang aja, kamu pasti suka ini"


Clara semakin mengerutkan dahinya, alih-alih merasa tenang, tetapi makin membuatnya khawatir. Bukannya apa-apa suka menurut versi hidup seorang Phil koplo yang kejiwaannya masih dipertanyakan itu berbeda. Gak percaya kalian? lihat aja nanti


"Suka apa dulu?"


Phil sambil berdehem, memegang pundak Clara dan berkata


"Ras ....ayo kita tinggal bersama"


Nani?


Clara mengerjab-ngerjabkan matanya sambil menggaruk daun telinga seakan tidak percaya apa yang barusan dia dengar, iyakan? semoga aja


"Apa maksudmu barusan?" tanya Clara untuk memastikan pendengaran nya


"Phil menarik nafas dalam-dalam lalu menatap Clara tepat di bola mata Clara



"Kamu dan aku tinggal bersama dalam satu rumah, sementara ini kata pak Sabeni di sebelah itu rumah kosong nanti aku beli, kita tinggal di Batavia selama satu tahun, setelah itu kamu ikut aku kembali ke England, gimana kamu mau kan?"


Dasar Bulgun...emang Clara perempuan apaan?


Clara segera menghempaskan tangan Phil dari bahunya, kemudian tertawa


"Hahaha tentu...."Clara mengulum senyum sambil menjeda ucapannya


Phil yang mendengar itu sontak tersenyum senang namun


"Tentu saja Raras gak mau, yang benar aja aku wanita bersuami"


Mendengar ucapan Clara membuat senyuman di bibir Phil menghilang digantikan dengan dengusan kesal


"Kenapa?padahal enak lo tinggal dengan saya" ujar Phil dengan pongah "Semua kebutuhanmu akan ku penuhi, selain itu kamu aman karena tidak ada nonik-nonik yang bakalan mengusik kita"


Clara memicingkan matanya, kenapa katanya? ooo ayolah Clara tahu mahluk didepannya ini aneh tapi dia tidak menyangka keanehannya melebihi suaminya yang Ajib. Bagaimana dia bisa mengajak perempuan bersuami untuk tinggal bersama? Apa dia gak mikir apa akibat dari perbuatannya, yah itupun kalo Phil bisa berpikir...apa kata dunia coba kalo Phil itu bisa berpikir normal


"Yah kamu pikir aja sendiri, apa kata orang nanti perempuan bersuami tinggal dengan pria lain ...apalagi budaya bangsaku bisa-bisa kita digerebek warga, emang bangsamu biasa kumpul kebo tanpa ikatan" cerocos Clara panjang kali lebar "Diih amit-amit Raras ogah, suami satu kaya Ben aja dah lebih dari cukup"


Bukannya tersinggung dan marah, Phil malah senyum-senyum sendiri. Melihat hal itu Clara menyipitkan matanya curiga, 'Diih malah senyum-senyum seperti iklan pasta gigi' omelin Clara keki


"Ya udah kita nikah aja Ras!!" ujar Phil watados " Jadi kita tidak perlu khawatir digrebek warga, gampangkan


Uhuuuk.....uhuuuk....Clara terbatuk-batuk mendengar ucapan Phil yang semakin ngawur


"Tuuchkan saking senengnya aku ajak nikah sampai kamu terbatuk-batuk" celoteh Phil penuh percaya diri


"Tenang aja aku ikhlas kok jadi suamimu yang kedua"


Clara melengos kesal....ya ampun Gusti punya suami satu ajah sudah super duper aneh bin ajaib, laah ketambahan satu lagi yang level keajaibannya diatas Ben, membayangkan saja Clara gak sanggup, apalagi kalau terjadi, entah apa yang akan terjadi dalam hidupnya


"Situ yang ikhlas, saya nggak" sembur Clara lalu tanpa menunggu ucapan Phil langsung beranjak meninggalkan Phil


Melihat itu Phil berusaha menghalangi jalan Clara


"Oke....oke kamu pasti butuh waktu untuk berpikir, tapi percayalah aku mau kau jadikan suami keduamu, nanti kita sama-sama nylametin suamimu pertama" paksanya, bukan Phil namanya kalo tidak keras kepala dan pantang menyerah, sudah ditolak mentah berkali-kali bukannya berhenti malah semakin gencar memaksanya bahkan cenderung nekat.


Clara memijit pelipisnya yang tiba-tiba terasa pening 'Ya ampun ya Gusti apa yang ada dalam pikiran Phil sampai ngotot jadi suaminya, bahkan rela menjadi suaminya yang kedua, andai saja Clara diajak nikah sama personel BTS punya suami tujuh mah Clara hayuk-hayuk wae, laah ini dua bule aneh dan menjengkelkan seperti mereka akan menjadi suaminya, bisa gila dan mati muda karena stroke Clara


Tiba-tiba terdengar suara Bariton


"Phil what are you doing here?"


"Clift.....what about you?" tanya Phil yang kembali ke ekspresi dinginnya


Melihat peluang untuk kabur saat Phil lengah dan sibuk berbincang dengan bule satunya, maka Clara segera melarikan dirinya, meski kemudian terdengar teriakan Phil.


"Pokoknya jawabanmu harus iya, tidak boleh tidak....kamu dengarkan Ras!!"


...***...


...TBC...


Yess finally double up, semoga suka yah🙏😘