
Setelah selesai perform lagu pertama, Indira menyanyikan lagi ke 2 nya. Yang di mana Indira mendapatkan tepukan tangan yang meriah.
πΆπΆπΆπΆ
Andai engkau tahu
Ku hanya ingin dirimu
Tak peduli yang lain
Menentang hatiku
Jika kau sayang aku
Buktikanlah hatimu
Agar aku tak ragu
Jalani bersamamu
Demi nama cinta
Yang tumbuh di hatiku
Ku serahkan cintaku
Hanya untukmu
Demi nama cinta
Yang tumbuh di hatiku
Ku serahkan cintaku
Hanya untukmu
Demi nama cinta
Yang tumbuh dihati
Ku serahkan cinta
Hanyalah untukmu
Demi nama cinta
Yang tumbuh di hati
Buktikanlah cintamu
Andai engkau tahu
Ku hanya ingin dirimu
Tak peduli yang lain
Menentang hatiku
Jika kau sayang aku
Buktikanlah hatimu
Agar aku tak ragu
Jalani bersamamu, wo-wo
Demi nama cinta
Yang tumbuh di hatiku
Ku serahkan cintaku
Hanya untukmu
πΆπΆπΆ
Begitu lah bait lagu yang di nyanyikan oleh Indira. Indira juga dapat merubah suasana yang awalnya bosan di acara itu, menjadi semangat kembali.
"Bukannya itu cewek yang kemarin tanding di sekolah kita ya. Dan dia juga kan yang terakhir masukin bola ke dalam Ring, di akhir waktu?" Tanya seorang murid pria dari sekolah SMAN*** Jakarta.
"Iya emang tuh cewek yang kemarin tanding. Keren juga tuh cewek, udah cantik, pintar, suaranya pun bagus pula," jawab salah seorang teman nya.
Dan mereka pun masih menyaksikan Indira yang masih bernyanyi di atas panggung. Dengan terus menatap ke arah Indira.
Faisal dan Adam pun kini memberikan senyuman kepada Indira.
"Kak Ical, Adam kalian disini?"
"Kak Ical pengen lihat kakak manggung katanya. Gak nyangka ya kakak keren loh,"
"Masa si Dam, terimakasih loh. Aku senang kalian datang kesini," kata Indira dengan merangkul pundak adiknya.
"Masa iya, kamu manggung kakak gak lihat. Sedangkan tuh pria bucin aja, ngeliatin kamu, bahkan sampai gak meleng meleng tuh mata menatap kamu sampai mata nya hampir lepas hahahah... ," Sambil mata nya mengarah ke arah Abhimanyu, yang hanya menanggapinya dengan senyuman di sindir oleh Faisal.
Indira pun juga ikut tersenyum, memang sejak tadi Indira memperhatikan Abhi selalu menatapnya. Lalu Alin Gea dan Hanna pun menghampiri mereka.
"Loh kalian datang,?" Tanya Alin.
" Memangnya kenapa gak boleh, kami datang," Jawab Faisal dengan tersenyum.
"Apaan si Lin, ko elo ngomong nya gitu,!" Kata Hanna dengan membela Faisal, " Boleh dong ka Ical, masa cogan kaya kakak datang gak boleh si," Ucap Hanna dengan tersenyum manis.
"Iya iya, kalah gue di sini. Tuh ada yang belain KA Ical tuh,"kata Alin sambil mencebikkan bibir nya ke arah Hanna. Dan semua nya pun di buat tersenyum.
Acara pun terus berlangsung Indira pun kini berada bersama teman-teman nya. Namun tiba-tiba ada seorang laki-laki menghampiri Indira di saat bersama dengan Gea.
Ekhem... Laki-laki itu berdehem. Indira pun menoleh. "Hai, boleh tanya,?"
"Iya ka ,ada yang bisa kita bantu."
"Gak ada yang di bantu si, cuma mau tanya. Kalian bukan nya yang kemarin menang basket di sekolah kami ya,?" Indira dan Gea saling bertatapan.
" Iya ka, kami yang kemarin tanding basket. Ada apa ya ka,?" Tanya Indira dengan sopan.
"Enggak kenapa kenapa, kami hanya ingin kenal dengan kalian." Indira dan Gea pun tersenyum." Ow iya kenalin gue putra, anak kelas 3. Dan ini teman gue namanya Tama, dia teman sekelas dengan gue. Ke 2 laki laki itu mengulurkan tangannya kepada Indira dan Gea.
"Gue Dira, dan ini teman gue Gea." Sambil membalas uluran tangan nya.
"Oooh iya, tadi kita sempat liat kalian di atas panggung. Ternyata selain main basket, elo bisa nyanyi juga ya. Dan suara Lo juga keren,"kata pria bernama Tama.
"Hahaha... Terimakasih, kalian menilai gue berlebihan, suara gue biasa aja ko," jawab Dira dengan santai.
Putra dan Tama pun akhirnya mengobrol dengan Indira. Dan tanpa Indira sadari, Abhimanyu sedang memperhatikan kedekatan Indira dengan 2 pria yang sedang mengobrol dengannya.
Dan waktu terus berlangsung, kini waktu pun sudah menunjukan pukul 3 sore. Di mana acara PENSI pun berakhir. Kini sang MC pun memberitahu siapa pemenang yang yang memiliki seni. Ada 2 pemenang yang sudah di sebutkan, dan pemenang berikut pun masih jadi tanda tanya untuk yang menunjukkan bakat mereka.
"Siapa yang menang ya ka kira kira?" Tanya Indira yang saat ini sedang berkumpul dengan Abhimanyu, Adam, Faisal dan juga teman-teman nya.
"Kakak si mau nya kamu yang menang dek," jawab Faisal, di angguki oleh Adam.
"Kakak gak tau aja, dari pagi yang yang isi acara ini, bakatnya bagus bagus,"
"Siapa tau Dir, kali aja kamu menang," Abhimanyu ikut menjawab di angguki boleh Faisal dan semuanya.
"Amiiinnn....." Semuanya mengamini ucapan Abhimanyu. Indira hanya tersenyum mendengarnya.
Indira dan semuanya masih menunggu pembawa acaranya memanggil nama pemenangnya.
"Baik kita langsung saja ya, kita sebutkan siapa pemenangnya acara kita ini." Sambil melihat ke arah teks, dan tersenyum 2 pembawa acara tersebut." Waduh, bener kan gue tebak, pasti dia nih pemenang nya." Si pembawa acara si pria.
"Siapa si ka Dika,?" Si MC ya g bernama Intan pun terkejut saat melihat namanya. " Wow... Beneran deh kayaknya tebakan elo benar, kalau dia yang menang," Dika pun mengangguk." Yups.. Kalau begitu kita sebutkan saja siapa pemenang PENSI saat ini. Kita hitung ya sampai 3.
1
2
3
"Car*Mel band," Kata si 2 pembawa acara itu. Mendengar nama band nya di sebut, Indira terkejut dan merasa tak percaya.
"waaaahh... Kalian menang, bener kan tebakan kakak kalau kalian pasti akan jadi pemenangnya.," Kata Faisal dengan rasa bangga.
Indira pun disuruh maju dan naik ke atas panggung oleh teman temannya. Dan akhirnya Indira pun naik ke atas panggung dengan wajah bahagia. Indira dan personil yang lainnya pun juga ikut naik panggung untuk pemberian hadiah, untuk di dokumentasikan. Karena ikut bahagia, Adam, Faisal dan juga Abhimanyu ikut mengambil foto Indira yang sudah menjadi pemenang.
Setelah selesai pemberian hadiah, mereka pun turun dari panggung. Indira dan teman temannya pun mereka saling merangkul karena merasa bahagia.
Saat itu juga acara pun berakhir, dan para penonton dan peserta pun sudah meninggalkan Soleh Puspita Pertiwi. Di saat itu, Indira dan teman temannya pun semuanya berfoto bersama. Bahkan para guru guru pun juga tak mau kalah ikut eksis berfoto-foto.
Setelah berfoto mereka pun bekerja sama untuk membersihkan sekolah mereka dari sampah yang berserakan.
Kini Indira dan Abhimanyu sudah kembali kerumah, dengan rasa lelah Indira pun sampai tertidur di sofa. Abhi yang keluar untuk membeli makan, untuk dirinya dan juga Istrinya. Saat kembali, Abhi di buat terkejut dengan Indira yang tertidur pulas di sofa.
Bersambung...