My Teacher I Love You

My Teacher I Love You
Hidup bahagia



Gilang pun pasrah dengan menerima tawaran yang di berikan oleh Mama Anissa, untuk melakukan perjodohannya.


Dirinya juga tidak ingin keluarga besarnya nanti akan kecewa kepadanya, karena masalah perasaannya.


Kabar tersebut sudah sampai di telinga Abhimanyu dan Dira, yang saat ini sedang mengobrol di dalam kamar.


"Sekarang kamu sudah tidak perlu menghindar dari Gilang lagi. Aku minta maaf atas sikap keponakan ku yang sudah membuat kamu tidak nyaman," kata Abhimanyu saat kakaknya memberi kabar tentang Gilang.


"Aku si hanya memikirkan perasaan kamu Mas. Aku tidak ingin kamu selalu merasa gelisah dan tak tenang, jika bertemu dia di sana," jelas Dira, membuat Abhimanyu tersenyum mendengarnya.


"Terimakasih kamu sudah menjaga perasaan suamimu yang cemburuan ini. Jujur saja, aku sebenarnya tidak nyaman dengan kondisi seperti ini. Keponakan ku sendiri masih mengharapkan kamu, yang jelas-jelas sudah menjadi tantenya. Dia belum merelakan kamu yang sudah menjadi milikku," ungkap Abhi, membuat Indira menempelkan kepala di dada bidang suaminya.


Sedangkan Abhimanyu tersenyum lagi-lagi istrinya selalu bersikap manja, jika sedang suasana seperti ini.


"Aku sayang kamu Mas. Meskipun kamu terkadang nyebelin karena sikap kamu yang cemburuan itu, tetapi aku menyukai nya," Dira dengan senyumnya.


"Yaelah Dira. Habis bilang sayang , tetapi kenapa harus ada kata nyebelin nya segala. Niat gak sih bilang sayangnya," gerutu Abhimanyu, membuat Dira terkekeh mendengarnya.


"Habis memang kamu guru dingin, ternyata bucinnya tingkat dewa." ledek Dira, membuat Abhi melototi nya.


Dira pun tertawa terbahak-bahak saat suaminya menggelitik pinggangnya, membuat Indira merasa kegelian.


Tiga bulan kemudian.


Kini, Indira, Gea dan Hanna. Mereka mengajak pasangan mereka untuk menyaksikan pernikahan sahabatnya, yaitu Alin dan Aldo. Yang di mana kedua pasangan itu, sedang duduk di pelaminan dengan wajah penuh kebahagiaan.


Sudah pastilah perasaan Abhimanyu kini lebih tenang, karena saingannya sudah gugur semua, dan hanya dialah pemenang karena sudah memiliki Indira.


Alin dan Aldo terlihat sangat bahagia, apalagi keduanya sudah memiliki Restu dari para orang tua mereka. Sudah tidak ada lagi selisih atau salah paham.


Di saat itu juga Indira dan Abhimanyu melihat Gilang datang ke acara Alin dengan menggandeng seorang wanita yang terlihat cantik dan senyuman manisnya.


Indira sempat mendengar cerita dari suaminya, kalau Gilang menerima perjodohan yang dengan seorang wanita. Teman orang tuanya, dan ternyata gadis itu teman masa sekolahnya.


Indira berharap semoga Gilang bisa menerima perjodohannya, dan menjalani dengan bahagia.


Dua bulan kemudian setelah pernikahan Alin dan Aldo.


Terlihat wajah mama Anissa memancarkan kebahagiaan, karena putranya mendengar semua nasihat darinya. Meskipun Gilang menikah karena perjodohan, tapi dirinya yakin lambat laun, mereka akan sama-sama saling mencintai dan memiliki perasaan satu sama lain.


Sedangkan Gilang sendiri terlihat tersenyum di hadapan para tamu, bibirnya menunjukan senyuman. Tapi entah hatinya ikut bahagia atau justru sebaliknya.


Indira merasa bahagia. Karena menyaksikan Gilang menikah dengan seorang gadis cantik.


Kini, bukan hanya Dira yang merasa lega, melihat Gilang sudah bersanding dengan wanita yang di pilihkan oleh mamanya. Abhimanyu pun juga merasakan hal yang sama, kini dirinya sudah tidak perlu lagi, khawatir dengan keponakannya yang mengharapkan istrinya.


Satu tahun kemudian


Kini Indira, Hanna, Alin, Gea, dan juga Gilang. Mereka masing-masing sudah memiliki keluarga kecil yang bahagia.


Seperti saat ini, Gilang baru saja menggelar acara syukuran Aqiqah anaknya, yang berjenis kelaminnya perempuan, yang di beri nama Cahaya.


Sedangkan Gea dan Yoga memiliki putra bernama Gio. Alin dan Aldo memiliki anak laki-laki bernama Adnan.


Anak dari pasangan Hanna dan Faisal yang kini berusia dua tahun terlihat begitu aktif. Sama seperti Shira putri Indira dan Abhimanyu, anak itu semakin menggemaskan, persis seperti bundanya yang tidak bisa diam. Mereka semua hidup bahagia dengan pasang yang mereka cintai


Kini mama Anissa sudah menjadi seorang nenek, dengan memiliki dua cucu. Begitupun juga dengan Abhimanyu dan


Indira yang di usianya terbilang muda sudah menjadi seorang nenek dan kakek muda. Karena keponakan mereka Gilang dan Gea masing-masing sudah memiliki anak.


Karena Dira menolak di panggil nenek atau sebagainya. Akhirnya dia meminta di panggil Grandmom saja, begitu juga Abhimanyu, dirinya tidak ingin di panggil kakek terkesan seperti sudah tua, padahal anak juga baru satu dan berusia dua tahun setengah.


Kini keluarga Abhi dan Indira mereka menjalani kehidupan dengan bahagia. Mereka berharap, agar kedepannya kehidupan rumah tangganya bisa bertahan sampai akhir hayat mereka. Hidup bahagia dengan keluarga yang mereka miliki.


...Tamat...


Assalamu'alaikum semuanya.


Mohon maaf ya teman- teman sekalian! Aku menyelesaikan ceritaku ini.Aku tidak ingin cerita ku semakin bertele-tele nantinya, dan akan membuat kalian bosen membacanya.


Untuk itu, author ucapkan banyak-banyak terimakasih untuk kalian. Yang selalu setia membaca karya ku ini


Terimakasih Wassalamu'alaikum 🙏