My Duda

My Duda
Eps 82



Bosen? sama w juga. Pengen buruan w tamatin tapi belum nemu konflik:)


.


.


.


.


"Larinya yang semangat ya anak mommy, mommy tungguin digaris finish, semangat!!!" Seru Ghea memberi semangat pada putranya.


Saat ini adalah babak final lomba lari seangkatan teman-teman Gathan, kaum bocil.


"Nanti kasih hadiah buat Athan ya kalo menang." Ucap Gathan.


"Kan nanti dikasih sama miss kalo kakak menang." Balas Ghea.


"Mau hadiah dari mommy." Ucap Gathan.


"Iya sayang ntar mommy kasih hadiah, ntar kita minta ke daddy okey." Seru Ghea.


"Okey." Balas Gathan.


Dengan semangat dan percaya diri, Gathan ikut bergabung digaris start bersama lawan-lawanya.


Kalo ada Satya seru nih pasti, tapi Bang Sat sibuk Ye kan.


"Dalam hitungan ke tiga nanti anak-anak semua lari ya."


Semua anak-anak patuh mengangguk.


"Satu." siap-siap.


"Dua." ancang-ancang.


"Tiga." Gass.


"Yakk lari!!"


Terdapat 6 peserta yang masuk kedalam babak final, salah satunya Gathan. Para bocil itu berlari sekencang mungkin untuk mendekati garis finish terlebih dahulu.


Bukan hanya anak-anak saja yang semangat, para emak-emak yang nunggu digaris finish juga semangat, semangat tereak.


Sebenernya larinya pada nggak cepet-cepet banget sih, namanya juga bocil. Lari jarak pendek aja sih, tapi seharusnya minimal kan 100 meter nah untuk kaum bocil dikasih seperempatnya aja.


"Sayang bentar lagi sampe finish, ayo semangat ntar mommy beliin cilok!!" Seru Ghea diujung sana.


Mendengar kata-kata cilok, jiwa semangat Gathan berkobar-kobar.


Sekarang demi cilok dulu, baru hadiah dari emaknya.


Dengan sekuat tenaga, kaki kecil itu terus melangkah dengan cepat mengejar garis finish, hingga akhirnya....


Prittttt


"Yeayyy Athan menang!!!" Seru Gathan melompat kegirangan saat mengetahui jika dirinya lah yang sampai garis finish terlebih dahulu.


"Aaaaa anak kesayangan mommy menang!!" Pekik Ghea tak kalah heboh. Emak dan anak itu berpelukan merayakan kemenangan Gathan.


Ya gitu, hal sederhana aja bisa buat orang bahagia. Kamu gimana? hari udah bersyukur belum?


"Ayo sayang kita foto-foto dulu." Ajak Ghea pada putranya. Mereka mengambil banyak gambar untuk dijadikan kenang-kenangan masa TK Gathan.


"Permisi mama, kita ambil piagam sama foto bersama dulu ya, silahkan disana." Ucap salah satu panitia penyelenggara acara itu.


"Baik miss, sayang ayo kesana ambil hadiah kamu." Ucap Ghea.


"Ayo mommy." Seru Gathan sambil menarik lengan Ghea.


Keibuan banget ga si? atau b aja.


Dari 6 peserta tadi, semua dapat hadiah ya. Dibagi menjadi juara 1,2,3 Dan harapan 1,2,3. Tau lah gimana anak-anak kalo nggak dapet hadiah, bukan masalah menang kalah yang ada diotak mereka tapi hadiahnya hehe.


Tapi tetep GATHAN juara satu, apalagi dihati:)


Setelah selesai dengan acara pemberian hadiah dan foto bersama, Ghea dan Gathan memilih istirahat dulu disalah satu ruang kelas.


Si bocil kecapekan, lari 3 babak. Tangan Ghea sibuk mengipasi wajah mulus Gathan dengan kipas kertas, lupa nggak bawa kipas kecil tadi. Sedangkan yang satunya sibuk menyuapi Gathan cilok yang ditusuk di lidi.


Emak favorit banget nggak tu, udah baek, perhatian, sayang ama anak, pinter lagi, siapa lagi kalo bukan emaknya Gathan.


"Mommy nanti ke tempat daddy kerja ya, Athan mau minta hadiah sama daddy." Ucap Gathan sambil mengunyah cilok di mulutnya.


"Ditelen dulu sayang, nanti keselek." Ucap Ghea mengingatkan, Gathan menganggukkan kepalanya dengan patuh.


"Udah mommy." Ucap Gathan.


"Okey!" Seru Gathan.


_____________________


"Ayo mommy cepetan." Ucap Gathan tak sabaran.


Mereka sudah sampai di Galaxy Group. Untuk beberapa karyawan disana memang sudah tau kalau Ghea adalah istri bos mereka, jadi Ghea dan Gathan disambut ramah dan baik oleh mereka.


"Siang bu bos." Sapa salah satu karyawan dikantor suaminya itu.


"Siang juga." Balas Ghea dengan ramah.


"Pak bos masih didalem kan?" Tanya Ghea.


"Masih bu bos." Jawabnya.


"Oke makasih, silahkan dilanjut kerjaannya." Balas Ghea, mereka para karyawan menganggukkan kepalanya dan kembali melanjutkan aktifitas masing-masing sambil menunggu jam makan siang tiba.


Ghea menggunakan lift khusus direktur untuk menuju ruangan suaminya yang terletak di lantai paling atas. Nggak masalah, toh direkturnya suaminya sendiri okey.


"Mommy Athan capek." Ucap Gathan dengan lesu.


Belum sampe tujuan tu anak udah klenger duluan, dasar bocil.


"Mommy gendong sini." Ucap Ghea merentangkan tangan nya.


"Ndak mau." tolak Gathan.


"Kenapa hm, katanya capek sini mommy gendong." Ucap Ghea.


"Athan kan berat mommy, nanti adik kejepit kan kasian." Ucap Gathan.


Masih bentuk kecebong aja sayangnya udah sebesar itu, apalagi kalo udah lahir entar. Sayang banget pasti tuh ama adiknya.


"Nggak sayang, sini mommy gendong hati-hati." Ucap Ghea menyakinkan keraguan putranya.


Dengan malu tapi mau, akhirnya Gathan mendekati Ghea dan merentangkan tangan nya minta digendong.


"Hm nggak papa kan, adik juga nggak kejepit kan asal kakaknya anteng okey." Ucap Ghea, Gathan hanya mengangguk dalam diam. Ia masih mau menikmati moment-moment dimana ia digendong Ghea nemplok ala koala.


Dengan menggendong Gathan sambil menjingjing tas sekolah Gathan ditangannya, Ghea berjalan santai menuju ruangan suaminya.


hot mommy banget ga tuh.


Pas di mau sampe didepan ruangan Pak Gavin, Ghea liat ada cewe keluar dari sana. Pikirannya berusaha buat positif nih mungkin karyawan suaminya. Jangan sampe pak Gavin neko-neko kalau sampe terjadi sesuatu yang membuat hati Ghea hancur berkeping-keping, bisa dipastikan Gavin bakal digelud bang Sat.


"Pak Gavin nya ada?" Tanya Ghea saat berpapasan dengan wanita itu.


"Ada, tapi lagi sibuk nggak mau diganggu!" Ketus wanita itu sambil menatap sini Ghea dan Gathan.


"Sabar Ghe sabar, jangan sampe lu emosi sampe banting ni mak lampir, ada anak lu!" batin Ghea.


Tak menanggapi seruan ketus dari wanita dihadapannya itu, Ghea meraih handle pintu ruangan Gavin. Niatnya mau membuka pintunya, tapi tunggu.. tangannya ditahan oleh mak lampir.


"Lo ngapain ke ruangan Pak bos, udah gua bilangin orangnya lagi sibuk nggak mau diganggu, ngeyel banget sih! Dasar cewek kegatelan!" Bentak wanita itu sambil menghempas tangan Ghea dengan kasar.


Ghea mah nggak terkejut dapet bentakkan kek gitu, tapi dia kan kasian ama telinga anaknya yang terkontaminasi sama suara laknat itu.


Sampe kaget loh si bocil, kasian kan.


Sebelum melancarkan aksinya, Ghea menutup kedua telinga anaknya rapat-rapat kemudian..


"Ga usah bacot!! Lu mau gua bantai!!!"


Srepet


BRUKK


aku nggak ikutan loh✌


inget ya rapat-rapat, untung si bocil udah ngorok hihi.


Btw Ghea, lu maen TikT0k ye?


.


.


.


.


.