
"Huaaaa nggak mau, Lea nggak mau nikah hiks...."
"Hiks nggak mau, cancel aja pokoknya hiks..."
Kabar mengejutkan adalah seorang gadis SMA dipersunting oleh seorang laki-laki muda kaya raya, ralat sudah dewasa. Sebenarnya ucapan Gathan beberapa hari lalu hanya candaan, tapi mommy-nya langsung bergerak cepat untuk menyiapkan acara yang bahkan belum is pikirkan sebelumnya.
"Lea nggak boleh gitu, acaranya sebentar lagi mulai, jangan sampe make up kamu yang udah dibayar mahal-mahal luntur ya. Kamu emang nggak kasian sama keluarga calon suami kamu, mereka bikin acara mewah buat pernikahan kamu loh." Ujar mami Alea. Wanita itu sangat senang saat gadis semata wayangnya mendapat lamaran dari keluarga 6G.
"Hiks tapi nggak mau, mih!" kekeh Alea sambil menangis sesegukan.
Rubah ekor sembilan memang banyak tingkah. Siapa yang dulu yang suka merengek kepada Gathan untuk dinikahi?Minta dijadikan ibu dari anak-anak Gathan kelak, nan menjadi makmun disetiap ibadah Gathan?
Sekarang keadaan seolah berubah seratus delapan puluh derajat, Alea genjar menolak Gathan. Padahal hari ini bisa dipastikan mereka akan sah menjadi sepasang suami istri.
"Aduh mami capek ngeladenin kamu, Jack urusin sepupu kamu nih! Aunty pusing, mau keluar dulu." Wanita bernama Stefani itu kesal sendiri dengan anaknya. Dan menyerahkan tugas kepada keponakannya untuk membujuk Alea.
"Kamu kenapa kelihatan nggak suka gitu? Bukannya itu cowok inceran kamu yang di airport?" Tanya Jack terheran.
"Iya tapi kan nggak lansung married juga, Lea takut tauk!" Jawab Alea.
"Takut kenapa?" Dahi Jack mengeryit.
"Anu, em bang Gathan kan gede-"
"What?! Maksud kamu yang gede apaan? Jangan bilang kalian pernah buka-bukaan berujung mendes*h keenakan!" Sela Jack memotong perkataan Alea.
Bugh
"Mana ada, fitnah banget!" Omel Alea, sedangkan Jack nampak mengusap kepalanya yang dipukul Alea dengan cukup keras. Gadis itu benar-benar strong untuk masalah menistai orang lain.
"Maksudnya tuh ya kamu dengerin baik-baik, jereng telinga kamu yang budeg itu. Kan kalo nikah terus boboknya bareng kan, nah terus Lea kan takut kalo nanti pas bangun tidur badan Lea gepeng gara-gara ditindih sama Bang Gathan. Lea ini mungil, dan Bang Gathan itu kayak atlet boxing, Jack. Emesh-emesh gini kan kasian kalo jadi keripik dendeng." Celoteh Alea yang tanpa sadar sudah berhenti menangis.
Jack mengusap ujung matanya yang berair. Ia tak habis pikir dengan isi pikiran yang ada didalam otak mini Alea. Teori macam apa itu?
"Kenapa ketawa!" Sewot Alea sebal.
"Gini ya my love, my world, my trip my adventure. Kamu nggak usah khawatir sama itu semua. Intinya hari ini kamu nikah, terus ntar malem boboknya sama suami kamu, udah selesai gitu doang. Kamu belum pernah ngerasain tidur dikelonin ayang, belum kan?" Tebak Jack.
"Emang Jack pernah?" Tanya Alea. Laki-laki mengangguk cepat, "Udah lah, bahkan lebih dari itu. Dan sekarang dia lagi ngandung anak aku." Jawabnya santai. "Tapi tenang, sebelum baby nya lahir kita pasti udah married." Sambung Jack.
"Hih kok ada ya cewek luar sama kamu, cowok nggak bener!" cibir Alea.
"Karen-"
"Saya mau ngobrol berdua sama Alea, bisa tinggalkan ruangan ini?"
"Oke bro, she's yours."
Jack segera meninggalkan ruangan itu guna memberikan ruang bagi Gathan dan Alea untuk mengobrol empat mata.
"Jack." Rengek Alea berusaha menarik lengan sepupunya agar tidak meninggalkannya berdua bersama Gathan. Namun tak dihiraukan oleh Jack, laki-laki benar-benar keluar.
Jika diingat-ingat, Alea begitu malu dengan tingkah bar-bar yang ia tujukan pada Gathan pada awal-awal perkenalan mereka. Ah, kenapa bisa sampai begitu dulu dirinya.
"Sumpah demi apapun ya bang, demi alek sekalipun. Dulu tuh sikap agresif Alea yang ngajarin Si Jack. Aslinya Lea nggak gitu kok, Lea tuh anaknya pendiem, lemah lembut, penyabar dan-"
Cup
"Saya suka semua sisi kepribadian kamu."
"Tapi kan- mphhh!"
Demi cilok segerobak, mereka silahturahmi bibir!
"Akhh!" Gathan melepas bibir itu, bibirnya sendiri terlihat berdarah.
"Belum halal!" Ketus Alea.
"Kamu nggak denger tadi diluar orang-orang pada teriak SAH? Kurang jelas teriakan mereka?" Seru Gathan.
"WHAT?! TAPI KAN-"
Nggak ada angin nggak ada hujan, Gathan bener-bener doyan banget nyaplok bibir Alea yang sedari tadi mengoceh itu. Ah, apakah Gathan kesal dengan kedekatan Alea dan sepupunya tadi? Bisa saja.
"Kiyomasa, baru halal udah dicaplok aja. Hayoloh tak potret loh!"
Cekrek
"Breaking news, lantaran tak sabar melaksanakan malam pertama. Seorang pengantin pria tega membantai istri kecilnya diatas sofa! Berita disiarkan secara live melalui Mak nyinyir news." Setelah melaporkan berita, reporter jadi-jadian itu langsung melarikan diri dari TKP.
"BANG GATHAN!!!" Teriak Alea dengan keras kemudian mendorong tubuh laki-laki yang telah resmi menjadi suaminya itu dengan kuat hingga membuat Gathan yang awalnya mengukung tubuhnya menjadi terjerembab diatas lantai.
Finish.