My Duda

My Duda
MD Pt 2 (Gathan)



"Mom, yang lain pada kemana? Glory, twins? Kok pada nggak kelihatan." Tanya Gathan. Acara makan malam sebentar lagi akan berlangsung, namun adik-adiknya belum nampak turun.


"GHEVA BURUAN TURUN, ADEK SAMA KEMBARAN KAMU DIAJAK TURUN SEKALIAN. MOMMY UDAH LAPER."


"Mom, jangan teriak-teriak nanti tenggorokan kamu sakit." Tegur Gavin sambil menyerahkan segelas air mineral kepada sang istri.


Masih sweet sampe sekarang ya mereka!


Dari atas tangga terdengar suara gaduh, ternyata adalah ketiga anak bu Ghea yang berlarian turun ke bawah.


"Jangan lari-lari!" Seru Ghea mengingatkan.


"Cup, night mom." Seru Gheva sambil menghadiahi sebuah kecupan pada salah satu pipi Bu Ghea.


"Night boy." Balas Bu Ghea.


"Sayang jangan dibiasain, ntar ngelunjak dia." Protes Pak Gavin yang tak rela jika pipi istrinya dikecup oleh anaknya sendiri.


"Ngelunjak apanya, Gepa itu gede dari asinya mommy. Plis deh, daddy nggak usah aneh-aneh!" Celetuk Gheva .


Cup, satu kecupan mendarat di pipi Ghea dari Ghavi.


Cup, gantian Gathan yang memberikan kiss pada kening mommy nya.


Kelakuan mereka bertiga itu sukses memicu kecemburuan Bapak Gavin. Pria itu mendengus pelan saat melihat interaksi manis dari ketiga putranya kepada Ghea.


"Daddy minta kiss Glory aja deh." Gavin menunjuk pipinya kepada sang putri, Glory hanya mengecupnya singkat.


Harapannya adalah agar Ghea jealous, namun kenyataan nya bukan seperti itu. Bu Ghea cuek-cuek saja akan hal itu. Lagian ia juga waras, itu hanya interaksi antar bapak dan anak kandung sendiri, jadi wajar-wajar saja menurutnya.


"Mom?" Rengek Pak Gavin.


"Jatah kamu ntar malem, udah nggak usah rewel deh dad." Seru Bu Ghea. Pak Gavin menjatuhkan wajahnya diatas meja, ia terlalu lemas karena nggak dapet kiss dari ayang.


Ting


"Hp Gathan." Ucap Gathan saat anggota keluarga nya yang lain mengecek hp masing-masing karena suara notifikasi itu. Laki-laki itu mengeryitkan dahinya saat melihat notifikasi dari salah satu aplikasi yang ada diponselnya. Seingatnya ia tak pernah mutualan media spesial dengan Alea, tapi kenapa sekarang medsosnya penuh dengan Alea. Dan kontak nomornya juga ia simpan, padahal ia tak pernah melakukan hal itu.


"Alea menambahkan cerita?" batin Gathan.


Dirinya yang penasaran akhirnya membuka story instagram milik Alea.


alealerasamelon__ 1 menit



Memang benar, berubah menjadi wanita pada umumnya. Tapi bukankah kali ini terlihat sedikit berlebihan. Ah, bahkan bagi Gathan ini sangat berlebihan. Tapi tunggu, kenapa jadi Gathan yang terlihat posesif?


"Emm, Gathan mau telfon orang sebentar. Mommy sama yang lain makan duluan aja, nanti Gathan nyusul."


"Oke boy."


Gathan segera meninggalkan meja makan dan masuk ke dalam kamar nya. Dengan terburu-buru ia mencoba menghubungi Alea.


"Halo, Alea here!"


"Kamu ngapain pake baju kekurangan bahan kayak gitu, Alea?!" Seru Gathan to the point.


"Kenapa, ini bagus kok. Lea juga sukak." Balas gadis itu disebrang sana.


"Kamu mau kemana emang?" Tanya Gathan lagi.


"Emm, ya itu mau ke party sama temen-temen. Emang kenapa sih? Kok kayaknya bang Gathan khawatir gitu, bang Gathan udah mulai meleleh ya sama Lea. Hayo ngaku hihihi."


"Saya serius, kamu mau kemana. Apa jangan-jangan tempat party yang kamu maksud club malem?" Tebak Gathan.


"Benar, 100 buat bang Gathan!"


"Astaghfirullah Alea, kamu tau kan seberapa bahaya tempat kayak gitu. Nanti kalo kamu kenapa-napa siapa yang mau tanggung jawab! Ck. Nggak usah pergi!" Seru Gathan.


"Nggak mau, tetep mau pergi! Lagian Lea juga udah besar, bang!" Bantah Alea.


Terdengar helaan nafas panjang dari Gathan, laki-laki itu tak habis pikir dengan sifat keras kepala yang Alea miliki. "Alea saya kasih tau kamu secara baik-baik, kedewasaan seseorang bukan diukur dari tempat yang mereka kunjungi. Saya bilang jangan pergi, atau,,,"


"Ih tapi Lea udah siap-siap dari tadi sore tau! Masa nggak jadi pergi."


"Baik terserah kamu, saya nggak akan cegah lagi. Tapi saya pastikan mulai besok nggak akan ada akses buat kamu nemuin saya. Saya dan kamu bakal jadi orang asing. Malam!"


Tutt


"AAAAA BANG GATHAN NGAMBEK NICH!!! TBL TBL, TAKUEDD BUANGEDD LOCHH!!"


"Aduh jadi pergi nggak ya? Duh gimana nih?"


___________


TBC