
.
.
.
.
.
Makasih sebelumnya yang udah ngasih saran nama, gledek, ilang, alang, gentar gentur pun ada, semuanya cakep tadi ada salah satu yang sedikit menggugah iman dan taqwa, saya ambil dari salah satu komenan kalian, tapi sedikit saya tambah kan huruf lagi.
Yang ini ya.
Untuk bayi pertama Bu Ghea dan Pak Gavin diberi nama Ghavino Angkasa Dirgantara dan putra kedua nya diberi nama Ghevano Bayu Segara.
_____________________
CEKLEK
Pintu ruang persalinan terbuka dari dalam kemudian keluarlah seorang dokter yang menangani Ghea tadi.
"Bu dokter, gimana kondisi anak saya dan cucu saya? mereka selamat kan?" Tanya Bunda Citra yang langsung mencerca dokter cantik itu.
"Tenang bu, semua persalinan berjalan dengan lancar tanpa sedikit halangan. Putri dan kedua cucu anda selamat dan sehat wal afiat. " jawab dokter itu.
"Kedua cucu saya? maksudnya gimana dok, anak saya ngelahirin dua bayi?" Tanya Bunda bingung.
"Benar bu, Bu Ghea melahirkan sepasang bayi laki-laki kembar tadi." jawab dokter itu.
"Ya Allah bayi Ghea kembarr!! cucu kita tambah 2 jeng!" seru Bunda dengan histeris tak percaya dengan apa yang didengar barusan itu.
"Bu dokter, kita boleh jenguk cucu kita nggak?" Tanya Mamah Wina yang terlihat sangat antusias seperti bunda Citra.
"Boleh, tapi nanti usai pasien dipindahkan ke ruang rawat biasa, dan usahakan jangan ada kebisingan karena pasien terlihat kelelahan usai melahirkan secara normal tadi, ibu-ibu bisa mengunjungi cucu-cucu anda dahulu." jawab bu dokter itu.
"Baik dok."
_____________________
"Laa ilaaha illallaah~."
Dengan suara lembut dan rendah, Gavin mengadzani kedua bayi mungilnya itu secara bergantian. Kemudian setelah itu ia kembali mendekatkan bayi-bayinya pada sang istri.
Syukurnya kedua bayinya itu terlelap dengan tenang hingga tak membuat Ghea kewalahan menghadapinya.
"Selamat ya dek, akhirnya dedek bayi nya lahir juga." Ucap Bunda Citra sambil mengusap lembut kepala putri nya. Acara ngomelnya dipending dulu, sekarang happy dulu.
"Tapi kenapa nggak bilang sama bunda ih, kalo baby nya twins." dumel wanita yang baru nambah cucu itu.
"Surprise." balas Ghea dengan lemas.
"Mamah mau gendong dedek bayi nya dong, boleh kan sayang?" Tanya Mamah Wina pada Ghea.
"Boleh mah."
Kedua besan itu pun dengan perlaha mengambil satu persatu cucu mereka dengan menggendongnya dengan hati-hati.
"Uh cucu nenek, jiplakan Gavin banget ini mah." Ucap Mamah Wina sambil menimang-nimang putra pertama Ghea itu.
"Yang satu malah agak mirip Ghea sama Satya tau, liat deh bibirnya mirip kayak punya Satya malah. Bapaknya sendiri nggak bagian hihihi." Seru Bunda yang gemas sendiri dengan bayi kedua Ghea itu.
Saya mendapatkan firasat jika anak ke dua Ghea adalah titisan Bang Sat, petakilan, rusuh, dan bedigasan. Semoga feeling saya salah ya sodara-sodara, anak Pak Gavin harus meneng-meneng pokok e.
Ya intinya kedua bayi itu identik hanya dibedakan beberapa pahatan diwajah saja.
"Selamat ya udah nambah jagoan lagi, langsung dua lagi." Ujar Papah Harry pada sang putra, Ayah Juan juga mengucapkan selamat untuk Gavin seperti Papah Harry.
"Kamu udah ada nama buat bayi-bayimu itu nak?" Tanya Ayah Juan kepada sang menantu.
"Udah yah, udah Gavin siapin sama Ghea." jawab Bapak tiga anak itu.
"Siapa namanya?"
"Yang pertama kita kasih nama Ghavino Angkasa Dirgantara, yang kedua namanya Ghevano Bayu Segara."
"Wah nama nya bagus juga, kompak Ya pake G semua hahaha." Ucap Ayah.
"Hehe iya yah."
"Duh baby nya bangun nih, pengen mimi sama mommy ya sayang?" ujar mamah Wina pada Baby Ghavino, kalian bisa memanggilnya baby Vino.
"Sayang baby nya mau mimi nih, asinya udah keluar kan?" Tanya Mamah Wina pada sang menantu.
"Udah mah, sini biar Ghea kasih asi." balas Ghea.
"Hei gantengnya mommy, haus ya? Wajahnya mirip banget ya sama daddy, ini anaknya mommy apa daddy sih hm?" oceh Ghea mengajak bicara bayi mungilnya itu. Karna tak paham dengan apa yang dibicarakan mommy nya, bayi hanya terdiam sambil menikmati asi dari sumbernya.
"Ih mommy dicuekin nih?''
Seolah paham, bayi tampan itu berusaha menggerakkan tangannya yang berakhir disentuh oleh Ghea.
"Bund, abang udah dikabarin?" Tanya Ayah Juan.
"Oh iya bunda lupa, Gavin tolong kabarin abang iparmu ya, kasih tau adiknya udah lahiran." Ujar Bunda pada sang menantu.
"Udah Gavin kasih tau bund." balas Gavin.
_______________________
Sampe sini dulu, kalo ada kesalahan inpo mohon dimaapkeu n.
Bay