LOVE IN THE GAME

LOVE IN THE GAME
Episode 81



Hari-hari berlalu begitu cepat, tak terasa sudah sebulan mereka menjalani rumah tangga yang selalu di warnai keributan kecil karena tingkah Jackson yang selalu ingin bermanja-manja dan juga mesum.


Apalagi semenjak laki-laki itu mulai bekerja di kantor cabang keluarganya. Laki-laki itu selalu meminta istrinya untuk memasangkan dasi tetapi tangannya selalu menggerayangi tubuh Helena dan juga merengek untuk di bawakan makan siang ke kantornya. Wanita itu tak habis pikir kenapa suaminya berubah sedrastis ini.


Oh iya, untuk keluarga Vina. Kalian pasti penasaran bagaimana jadinya setelah malam resepsi itu. perusahaan mereka bangkrut dan seluruh hartanya habis di sita bank, papah Vina harus menekam di penjara karena semua kejahatannya dan taka da satupun orang sudi untuk menolongnya.


Untuk mamah Vina\, wanita itu di siksa habis-habisan oleh anak buah Bima dan setelah itu mengirimnya ke sebuah club malam dan menjadikannya seorang p******. Sungguh hidupnya berubah menjadi kelam. Tiap malam ia menangis\, menyesali perbuatannya yang mengikuti kemauan anak satu-satunya. Ia tak menyangka kalau lawannya bukan orang yang mudah.


Dan untuk Vina, kalian pasi mengira ia sudah mata tapi kalian salah. Benar malam itu Vina sudah tak bernyawa tapi jantungnya kembali berdetak. Perempuan itu masih hidup walaupun dalam keadaan koma.


Di bawah pengawasan Helena\, Vina di rawat dengan ketak di markasnya dan setelah ia sadar maka Helena akan mengirimnya menjadi p****** seperti ibunya.


Kebingungan helena bukan hanya pada jatuh pada suaminya melainkan pada mertuanya. Helena sering sekali melihat ketidak harmonisan keluarga ini saat mereka bersama. Ibu mertuanya bertingkah seperti orang ketakutan di depan Jackson dan ayah mertuanya seakan sudah lelah menasehati anaknya.


Wanita itu ingin menanyakan apa yang terjadi tetapi ia enggan melakukannya, ia memilih bungkam dan berpura-pura tidak tau sambil menunggu sampai salah satu di antara mereka membuka suara. Walaupun seperti itu, ia juga tetap menyuruh anak buahnya untuk mencari tau diam-diam.


Memang Helena menerapkan peraturan untuk mengecek latar belakang para kliennya yang menyewa jasa pengawalan karena tidak ingin mengambil resiko jika kliennya melakukan sesuatu di luar batas. Tetapi kali ini ia meresa ada yang janggal dan jadilah seperti sekarang ini.


“apa yang lo temukan?” ucapnya to the point saat melihat siapa yang masuk keruangannya.


“sebaiknya lo baca sendiri.” Dewa menyerahkan sebuah map di hadapannya.


Tanpa berlama-lama gadis itu membaca dengan teliti laporan Dewa. sesekali ia mengernyitkan dahi lalu membuka kacamatanya. “apa maksudnya ini?”


“seperti yang lo lihat, nyonya Angel bukanlah istri pertama tuan Logan dan dia bukan ibu kandung suami lo. ibu kandungnya Sasha Joan yang sekarang hilang kemana.”


Wanita itu mengepalkan tangannya kuat-kuat. “jadi mereka semua mencoba menipu gue. Gak bisa di biarin ini.”


“dan lo. kenapa lo baru kasi tau sekarang ha?” lanjutnya membentak.


“lo pikir gue gak syok apa nemuin semua ini. gue syok. Apalagi gak ada satupun bukti-bukti pernikahan pertama tuan Logan selama ini. yang orang-orang tau nyonya Angel adalah istri satu-satunya tuan Logan. Mereka benar-benar pintar menyembunyikan fakta tapi mereka gak bisa nyembunyiin apapun dari gue.” Ucap Dewa yang tidak kalah kesalnya.


Dengan emosi yang belum surut, wanita itu menghubungi seseorang dari intercom dan tak lama orang itu masuk dengan wajah yang penuh tanda tanya melihat Dewa dan Helena saling diam dengan wajah memerah menahan amarah.


“sekarang om hubungin papah mertua aku dan suruh dia datang ke restoran *** sendirian. Aku ingin bicara empat mata dengan dia.”


Satria membulatkan matanya terkejut. Sebenarnya ada apa ini. ia melihat kearah Dewa menuntut kejelasan tapi laki-laki itu hanya menggelengkan kepalanya sebagai tanda untuk menahan pertanyaannya itu dulu.


“baiklah. Om akan lakukan sekarang.” ucapnya pasrah mengurung niatnya untuk bertanya lebih.


.


.


.


Sebenarnya Logan bingung kenapa menantunya ingin bicara di luar berdua saja padahal mereka bisa bicara di telpon atau di rumah tetapi ia tidak mau ambil pusing, mungkin saja wanita itu ingin melakukan kerjasama proyek baru. Pikirnya.


Setelah sampai di restoran, seorang pelayan menuntunnya ke ruang private yang ternyata sudah ada Helena di dalamnya. Baru saja ia menduduki bokongnya di kursi yang ada di hadapan menantunya, wanita itu melempar beberapa foto pernikahannya dengan Sasha.


“ada apa ini? kenapa dengan semua foto-foto ini.” tanya Logan.


“tak ku sangka kau adalah orang yang sangat licik, Logan. Kau pasti sengaja menikahkan aku dengan anaknya Sasha supaya aku bisa melupakan semua perbuatannya pada keluargaku, iya. Cepat jawab.” Sekarang ini Helena sudah di selimuti dengan amarah bahkan ia melupakan siapa yang di aja bicara di depannya ini.


“apa maksudmu? Aku tidak mengerti apa yang kau bicarakan dan juga kenapa kau mengeraskan suaramu padaku.” Logan semakin di buatnya bingung.


“alah… jangan pura-pura bodoh kau, Logan. Aku tau, kau pasti sengaja menyembunyikannya agar aku tidak bisa membunuhnya kan.” Helena tetap saja berteriak tanpa memperdulikan perkataan Logan


“CUKUP HELENA. AKU JUGA PUNYA BATAS KESABARAN!!” teriak Logan yang mulai terpancing emosi.


“BAGAIMANA AKU BISA TENANG SEKARANG KALO TERNYATA AKU MENIKAHI ANAK DARI ORANG YANG SUDAH MEMBUAT KEDUA ORANG TUAKU TIADA. ORANG YANG SUDAH MEMBUATKU MENJADI YATIM PIATU SAAT AKU UMUR SEPULUH TAHUN. BAGAIMANA!! BAGAIMANA!!” Helena bahkan berteriak lebih keras dari pada tadi dengan berlinangan air mata yang sudah ia tahan dari tadi.


-BERSAMBUNG-