
Halo semuanya…
Semoga kalian suka sama tulisan aku ini.
Jangan lupa Like, Comment dan juga Votenya agar aku semakin bersemangat menulisnya.
Dan Jangan lupa tekan Favorite supaya kalian gak ketinggalan update-an terbarunya.
Selamat membaca.
.
.
.
Kesesokan harinya.
Helena bersiap-siap untuk pergi kekantor pusatnya HD Group. Karena ini pertama kalinya ia menginjakkan kaki ke kantor pusat setelah 4 tahun, ia memutuskan menggunakan pakaian semi formal. Walaupun sebenarnya dia lebih suka berpakaian santai sesuai style-nya tapi untuk hari ini adalah pengecualian.
Ia mengenakan kemeja ruffle warna putih, pallazo pants berwarna coklat dan tak lupa high heels warna putih. Tak lupa ia menggerai rambut panjangnya dan kacamata hitam bertengger di hidungnya.
Setelah ia memastikan penampilannya sudah sempurna, ia mengambil tasnya lalu keluar dari apartmentnya. Di depan gedung itu sudah ada Julia menunggu di samping mobil. Tanpa buang-buang waktu Helena langsung masuk ke mobil yang sudah di bukakan Julia.
Di perjalanan. Julia yang ada di belakang setir mobil merasa sedikit cemas setelah membaca sebuah pesan.
“nona muda. Maaf sebelumnya. Sepertinya media sudah mengetahui kalo anda sudah kembali dan sekarang mereka ada di depan gedung kantor” ucap sekertaris Julia.
“Julia… kau harus ingat ini baik-baik. Aku. Tidak. Suka. Diusik. Kau mengerti maksudku” Helena menekan setiap katanya.
Walaupun Julia hanya melihat bosnya dari spion mobil tapi ia dapat merasakan tatapan tajam dan mematikan darinya. Tiba-tiba ia merasakan hawa dingin mencekam.
Dengan tangan gemetar, dia menghubungi seseorang untuk mengusir para reporter itu. setelah mendapat jawab seseorang di seberang sana, ia langsung mematikan telponnya.
Sesampai dikantor. Julia buru-buru keluar dari mobil dan membukakan pintu untuk bosnya. Untuk beberapa saat Helena melihat sekitar lalu berjalan masuk kedalam gedung.
Di lobby kantor, semua karyawan berbaris menunggu kedatangan Helena. Beberapa dari mereka bertanya-tanya sosok bosnya itu, pasalnya mereka adalah anak baru jadi mereka belum pernah melihatnya.
Tak. Tak. Tak.
Suara langkah seseorang wanita membuat semua mata tertuju padanya.
“apa di bos kita?”
“keliatanya masih muda”
“cantik banget nona muda kita, gak sia-sia kerja disini”
“hebat banget bos kita. Udah pinter, bodynya keren, cantik lagi”
Semua karyawan baru terus saja berbisik-bisik tentang bosnya dan tentu saja Helena mendengar semuanya tapi ia tampak santai saja.
“semuanya diam dulu! ini adalah nona muda Helena, bos kita yang sudah lama diluar negri untuk mengurus kantor cabang kita dan sekarang dia sudah kembali ke kantor ini” intruksi Julia.
“selamat datang kembali nona muda” semua karyawan serempak membungkuk memberi hormat. Selangkan Helena membalas anggukan kecil.
Sebelum ia berbicara, ia memperhatikan karyawanya dan melepas kacamatanya lalu menyerahkannya ke Julia.
“terimakasih untuk sambutan kalian dan kerja keras kalian selama saya tidak ada, saya menghargainya”
“tapi saya lihat-lihat sebagian dari kalian orang-orang baru jadi saya hanya akan menjelaskan kepada kalian peraturan yang sangat penting ini”
“1. Kalian harus disiplin, 2. Turuti perintahku dan yang ke-3, ini adalah yang paling penting. Kinerja kalian harus memuaskan dan kalo tidak sesuai standar perusahaan ini. Aku tidak akan segan-segan menendang kalian dari sini. Mengerti?” ujar Helena.
“mengerti, nona muda” semua menjawab serempak.
Setelah penyambutan singkat itu, semua karyawan kembali ke ruangan masing-masing dan Julia mengantarkan Helena keruangannya.
-BERSAMBUNG-