LOVE IN THE GAME

LOVE IN THE GAME
Episode 26



Halo semuanya…


Semoga kalian suka sama tulisan aku ini.


Jangan lupa Like, Comment dan juga Votenya agar aku semakin bersemangat menulisnya.


Dan Jangan lupa tekan Favorite supaya kalian gak ketinggalan update-an terbarunya.


Selamat membaca.


.


.


.


“bagus deh kalo kamu suka. Oh ya Helena, sepertinya ada sedikit masalah. Manajer keuangan kita, pak Wira ternyata sudah korupsi uang perusahaan 4,5 miliar” mendengar penuturan Satria sontak saja ia menghentikan gerakan tangannya.


Seketika nafsu makannya hilang. Ia langsung mengambil air minumnya. “dan om masih disini?”.


Mengerti maksud pekataan Helena, ia langsung menunduk memberi hormat dan bergegas keluar dari ruangan itu.


Tak berapa lama ia kembali lagi dengan membawa laki-laki paruh baya berbadan buncit di belakangnya. Laki-laki itu tampak sangat gugup dan hanya menunduk saja.


Melihat kedatangan mereka, Helena bangkit dari kursi kebesarannya lalu berpindah duduk di single sofa dengan gaya angkuh. Setelah Helena duduk, Satria langsung berdiri tepat di sebelah kirinya sedangkan laki-laki itu berdiri di hadapan Helena.


“kau tau kenapa kau ada disini?” Tanya Helena.


“tii..tidak nona muda. Sa..ya tidak tau.” Jawabnya terbata-bata.


“tidak tau? Tidak. Tau? Kau bilang tidak tau tapi kenapa kau ketakutan seperti itu. baiklah aku akan beritahu kesalahmu adalah sudah mengambil uang perusahaan dan itu membuat perusahaan ku ini merugi. Kau tau itu. ”


Pak Wira langsung berlutut. “maafkan saya nona. Saya tidak bermaksud begitu. Saya terpaksa mengambil uang itu. anak saya yang kuliah di jerman ingin mobil baru, dia malu menggunakan mobil lamanya.” Tuturnya.


“kau pikir dengan membelikan anakmu mobil dengan uang korupsi, anakmu tidak akan malu? Dasar bodoh” sarkah Helena.


“sekarang kita lihat saja bagaimana anakmu di permalukan oleh ayahnya sendiri” ucapnya dengan senyum devil menghiasi wajahnya.


Wajah Helena kembali datar. “sayangnya aku tidak sebaik itu untuk mengampuni orang yang sudah bermain-main denganku. Om bawa laki-laki ini ke Bima, biar dia yang mengurus si tua Bangka ini” titah Helena.


Bima adalah laki-laki yang menjabat sebagai ketua mafia “Serigala Putih” milik Helena. Walaupun ia ketuanya tapi ia hanya ketua bayangan untuk menutup identitas Helena. Sedangkan orang-orang yang secara khusus mengetahui Helena memanggilnya dengan sebutan “Black Rose”.


>> back to topic


“baik” ia langsung menyeret laki-laki itu keluar dengan paksa.


“nona ampuni saya. Saya bersalah nona. Jangan lakukan ini pada saya nona. Saya mohon. Nona… nona..” Wira terus berteriak sampai suaranya tidak terdengar lagi.


.


.


.


Jackson menghampiri teman-temannya yang sudah berkumpul di dalam kelas. Di lihat baru beberapa mahasiswa yang ada disana karena jam pelajaran belum di mulai.


“Luci” panggilnya pada Luciana yang sedang asik membuka medsos di ponselnya.


“ngapain manggil-manggil gue?” jawabnya tanpa beralih sedikitpun.


Jackson langsung duduk disebelahnya.“kok gue gak ngeliat adek lo sih? apa dia bolos?”.


“wah parah. Anak baru udah mulai ngebolos aja. berani bener. pasti dia pindah dari luar negri gara-gara suka bikin masalah” ucap Leon yang di hadiahi pukulan di kepalanya oleh yasmin.


“woy sembarangan aja lo ngomong. Di denger sama orangnya mampus lo dibuatnya” seru Yasmin.


“emangnya ngapain lo nyari adek gue? Gue ingetin ya lo, lo Jangan macem-macem lo sama dia. Abis lo di tangan gue” ucap Luciana galak.


“dari tadi gue Tanya elo perasaan susah banget ngejawabnya” malah Jackson yang lebih galak membuat nyali Luciana menciut.


-BERSAMBUNG-