LOVE IN THE GAME

LOVE IN THE GAME
Four



Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan!!


...^_________^...


"Queen, datang ke Batu Tiga Kehidupan. Mari mengakhiri hubungan kita." Kata Arrierty memberi pesan.


"Mengapa?" Tanya VodooQueen heran.


"Maafkan aku, jangan tanya kenapa. Aku akan memberikan satu set peralatan sebagai ganti rugi." Kata Arrierty menjawabnya.


"Ada biaya perpisahan?" Tanya Virra kaget.


"Tidak perlu. Aku akan segera kesana. Sampai jumpa." Kata VodooQueen menolak.


...^_________^...


Virra akhirnya menemui Arrierty di Batu Tiga Kehidupan.


"Kau disini Queen, aku benar-benar minta maaf." Kata Arrierty meminta maaf.


"Tidak apa-apa, sekarang ayo pergi!" Kata VodooQueen menjawab.


Akhirnya mereka sampai di hadapan Batu Tiga Kehidupan.


[Kau yakin akan mengakhiri hubungan ini?]


[Ya] [Tidak]


Mereka berdua memilih jawaban 'Ya'.


Keluarlah satu tetes air mata dari patung Batu Tiga Kehidupan, air mata tersebut terbagi dua dan masing-masing air mata menghampiri mereka berdua.


Setelah minum Ramuan Lupakan Cinta, kekasih jadi orang asing


Mereka berdua pun meminum ramuan tersebut.


VodooQueen dan Arrierty sekarang terpisah, takdir mereka telah berakhir dan mereka akan berpisah


"Aku ada misi, aku akan pergi sekarang." Kata VodooQueen pamit.


"Tunggu!" Kata Arrierty mencegah.


"Ambil peralatan ini. Anggap saja sebagai kompensasi." Kata Arrierty mengeluarkan sebuah pedang.


"Itu tidak benar-benar diperlukan. Kita jadi pasangan untuk menyelesaikan misi. Tidak perlu merasa buruk mengenai perpisahan." Kata Virra menolak.


"Aku akan kembali ke rutinitas harian ku. Jika ada kesempatan kita akan bersama melawan monster lagi." Kata Virra memberitahu.


"Baiklah." Kata Arrierty setuju.


Mereka pun berpencar berpisah melanjutkan misi mereka masing-masing.


...^_________^...


Datanglah Xenia dan menghampiri VodooQueen yang sedang mengumpulkan tumbuh-tumbuhan untuk membuat ramuan.


"VodooQueen!" Panggil Xenia.


"Kau masih dalam mood untuk mengumpulkan ramuan?" Tanya Xenia heran.


"Apa yang salah?" Tanya VodooQueen balik.


"Kau berpisah dengan Arrierty?" Tanya Xenia lagi.


"Ya, kau membuat ku berpikir sesuatu yang besar akan terjadi." Jawab VodooQueen Bingung.


"Bagaimana kau bisa tenang?" Tanya Xenia heran.


"Aku mendengar dia akan berpasangan dengan penyihir RipperRoo." Kata Xenia memberitahu.


"RipperRoo?" Tanya VodooQueen tak tahu.


"Kau tidak tahu?" Tanya Xenia terkejut.


"Dia di peringkat satu dalam pemilihan Mimpi Malaikat dan juga terkenal sebagai wanita cantik nomor satu." Kata Xenia menjelaskan.


"Cepat dan lihat website!" Kata Xenia memberitahu.


"Aku akan lihat." Kata VodooQueen setuju.


Virra mulai melihat dan menyelidiki RipperRoo di website.


"Kalian benar berpisah?" Tanya Xenia kefo.


"Iya, kami hanya jadi pasangan untuk menyelesaikan misi. Jangan berpikir berlebihan tentang itu." Kata Virra menjawab.


"Aku masih merasa malu. Arrierty tidak seburuk itu. Siapa sangka dia akan lemah dengan rayuan? Tapi RipperRoo cukup cantik. Aku dengar dia target sebelumnya, dia adalah seorang di peringkat peralatan leaderboard. Aku tidak berharap dia berpasangan dengan Arrierty. Tapi akhir-akhir ini, aku sering melihat mereka naik level bersama." Kata Xenia memberitahu dengan panjang lebar.


"Oh, jadi itu yang terjadi." Kata Virra seadanya.


"Aku tidak menyalahkan Arrierty. Queen sebenarnya..." Kata Xenia menggantung.


"Apa sebenarnya?" Tanya VodooQueen kefo.


"Kau sangat kuat, kau peringkat ke-enam dalam peringkat PvP Dan kau tidak pernah meminta peralatan dengan orang lain tapi kau tidak memperlihatkan foto mu. Sebenarnya, semua orang mengira kau adalah ban-ci." Kata Xenia memberitahu yang sebenarnya.


...^_________^...


"Banci?!" Kata Virra sedikit keras.


Lina terkejut mendengar Virra berkata 'banci' dan menolehkan kepalanya ke arah Virra, memperhatikan Virra yang fokus terhadap laptopnya.


"Virranza! Kau departemen kecantikan! Kalau kamu bilang begitu, sisanya apa yang harus kita lakukan? Harap tenang!" Kata Lina kaget.


...^_________^...


Selamat! Arrierty dan RipperRoo! Janji cinta abadi terikat bahagia!


Tanpa sengaja VodooQueen mendatangi dan melihat pesta pernikahan Arrierty dan RipperRoo.


...^_________^...


Tiba-tiba Virra merasakan tidak enak pada perutnya dan berlari ke dalam kamar mandi untuk buang air besar.


Virra lupa bahwa dia belum keluar dari acara pernikahan Arrierty dan RipperRoo.


...^_________^...


Ditengah-tengah keramaian acara tersebut berdirilah VodooQueen dan tanpa sengaja Arrierty dan teman-teman RipperRoo melihatnya.


"Aku tidak bisa tidak memikirkan VodooQueen sekarang! Aku penasaran apa yang dirasakannya"


"Eh! VodooQueen!"


Mereka melihat VodooQueen berdiri ditengah-tengah orang-orang yang sedang melihat acara tersebut.


"Bukankah kau VodooQueen?"


"Apakah semua orang melihatnya? Aku melihat mantan Arrierty berdiri di tengah-tengah keramaian orang-orang!"


"Ya, aku melihatnya!"


"Itu benar!"


"Aku melihatnya, aku pikir dia terlihat sedih dari belakang!"


"Pasangan baru tertawa sementara pasangan lama menangis~"


"Ya ampun! Hari ini akan menyenangkan! Dia mungkin di sini untuk merebut pengantin pria!"


^_________^


Sedangkan, di dalam kamar mandi kamar asrama Virra.


Virra berusaha mengeluarkan 'sesuatu' dari dalam perutnya agar perutnya lekas tenang.


Tok! Tok! Tok!


Di luar kamar mandi, Lina terus saja mengetuk pintu.


"Virra! Cepat! Aku juga harus masuk!" Kata Lina tidak sabaran.


"Tunggu sebentar!" Kata Virra menjawab.


Lina pun berusaha menunggu walau dia tak tahan ingin membuang air.


"Ahhh!" Teriak Lina tak kuat.


"Baiklah! Baiklah! Hampir selesai!" Kata Virra dari dalam kamar mandi.


...^_________^...


"Pengganggu! Dia wanita cantik. Kenapa melakukan ini?"


"Kenapa begitu mencolok? Dia mencuri pasangan orang, tentu saja sekarang dia sekarang pamer!"


"Penyihir RipperRoo tak tahu malu! Dia benar-benar tidak tahu malu!"


"Apa masalahnya dengan VodooQueen? Dia sudah dibuang tapi masih berani muncul dan menyebabkan masalah?" Bela Valhein, teman RipperRoo.


"Itu benar, Arrierty bagaimana kau menangani ini? Dia pasti membenci RipperRoo dan sengaja datang untuk membuat masalah!" Tantang SkyBird, teman RipperRoo.


"RipperRoo sedang ditindas. Kau sebaiknya memberi kami penjelasan!" Saran Valhein kepada Arrierty.


"Ya, beri kami penjelasan!" Paksa SkyBird.


"Jangan salahkan Arrierty. Dia juga tidak menginginkan ini. Aku percaya dia." Kata RipperRoo sok manis.


"RipperRoo, aku akan membereskannya!" kata Arrierty sok bijak.


...^_________^...


"Virra! Cepatlah!" Teriak Lina tak tahan menahannya.


Keluarlah Virra dari kamar mandi, Virra menatap geli pada Lina dan Lina yang tak sabar pun menarik Virra agar Lina cepat-cepat bisa masuk kamar mandi.


Virra geli sendiri melihat Lina seperti itu dan Lina kembali duduk melihat laptopnya yang masih menyala.


"Hah!!" Virra terkejut melihat laptopnya karena dia tak tahu kalau 'dia' sedang berdiam diri ditengah acara perayaan Arrierty dan RipperRoo.


Virra menscroll dan membaca pembicaraan orang-orang dalam game yang Virra tinggalkan.


"Aku hanya ingin ke kamar mandi. Dan apa yang untuk membuat kesalahan lain untuk berniat merebut pasangann pria?" Kata Virra masih tidak percaya.


"Penggosip akan berpikir aku patah hati dan sedang menangis." Kata Virra berbicara sendiri dan berpikir mencari solusinya.


...^_________^...


Jangan lupa LIKE!!! Dan terimakasih dukungannya:3