LOVE IN THE GAME

LOVE IN THE GAME
Six



Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan!!


...^_________^...


Virra membawa gelasnya dan duduk di hadapan komputer yang sedang menyala menampilkan game SMM (Solve Mission Mates).


"Huh?" Virra terheran-heran melihat ada 3 orang asing yang berdiri di sebelah calon suaminya.


Berdirilah VodooQueen, Remington, Bephomet, Destroy dan Gazelle.


"Apakah kau gadis yang mencuri hati kakak ketiga?" Tanya Destroy, nama Davie dalam game.


"Bukan seperti itu! Biar aku yang melakukannya." Kata Grady pede.


"Apakah kau gadis yang jatuh ke kakak ke-tiga?" Tanya Gazelle, nama Grady dalam game.


Mereka berempat saling bertatapan dan tertawa, melihat kekonyolan yang Grady perbuat.


Virra yang melihatnya heran dan bingung tak mengerti apa yang mereka bicarakan.


"Siapa kau?" Jawab VodooQueen, nama Virra dalam game.


"Mereka tim tetap ku. Destroy, Gazelle dan Bephomet." Jelas Remington, nama Ravan dalam game.


Merasa terpanggil namanya mereka bertiga menunjukkan wajah yang bangga dan senyum-senyum di depan laptop mereka masing-masing.


"Halo! Aku mendengar banyak tentang kalian." Sapa VodooQueen ramah.


"Wah! Jadi dia benar-benar kakak ipar kita." Kata Bevan memuji.


"Aku tidak bisa percaya dia punya istri. Sekarang orang-orang tidak akan mendiskriminasikan kita lagi, ini sangat menjijikkan menyebutnya dengan Single Men's Club." Kata Grady lega.


"Eh! Tapi username kakak ipar terlihat tidak asing." Kata Davie memotong topik pembicaraan Grady.


"Sekarang yang kau sebutkan itu, aku pikir dia termasuk kedalam Top Ten." Jawab Bevan menyadarinya.


"Aku tahu! VodooQueen! Dia mantannya Arrierty!" Heboh Davie menatap Ravan mengejek.


"Kakak ipar! Apakah kau dulu istri Arrierty?" Tanya Destroy blak-blakan.


Bevan yang merasa Davie tak sopan memukulnya dengan alat penggaruk punggung yang sedari tadi dia pegang.


"Aku dan Arrierty..." Jawab VodooQueenqueen bingung akan menjawab apa.


"Itu benar dia mempercayai laki-laki yang salah sebelumnya. Tapi sebaiknya kau tidak menganggapnya seperti itu." Jawab Remington membantu.


"Baik-baik! Kami mengerti. Kita harus mengaku bahwa di dunia ini ada banyak lelaki brengsek, kan?" Tanya Davie blak-blakan.


Mereka bertiga serempak yang mendengar Davie berbicara hanya bisa mengangguk dan menunjuk Davie.


Davie yang melihatnya pun langsung diam dan kembali fokus pada laptopnya.


"Lupakan dia, kakak ipar! Kakak ketiga jauh lebih baik darinya." Kata Gazelle mencoba mengembalikan suasana.


"Ayolah! Ayo ke Dungeon!" Kata Bephomet mencoba membantu Gazelle.


Mereka berlima pun pergi ke Dungeon dan bertemu 2 Monster Bamboo.


Mereka bertarung melawan monster dan Monster Bamboo pun mati.


"Kakak ipar tidak terlalu buruk. Tidak banyak orang yang bisa bersaing dengan kami." Puji Bephomet kepada VodooQueen.


"Terima kasih." Balas Remington cemburu.


"Huh! Kami tidak bermaksud itu kau kata Gazelle kesal.


"Kapan perayaan pernikahanmu? Jangan lupa mengundang kami." Kata Bephomet mengalihkan topik pembicaraan.


"Lusa." Jawab Remington.


"Tapi, aku pikir-" kata Bephomet terpotong.


"Tidak apa-apa, aku bisa membuatnya." Potong Remington cepat.


"kau sibuk hari itu? Kita bisa memilih hari lain." Kata VodooQueen tak enak.


"Tidak apa-apa. Mari tetap hari itu, itu hari terbaik untuk menikah." Jawab Remington cepat.


"Aku tidak percaya! Apa perlu memilih hari baik untuk menikah dalam game?" Tanya Grady tidak percaya.


Ravan bangkit dari duduknya dan pergi begitu saja.


...^_________^...


Jangan lupa VOMENT!!! Dan terimakasih atas vote dan membacanya