
Hari Minggu pagi tepatnya hari libur Naufal dari rumah sakit, mereka berdua akhirnya memutuskan untuk melakukan USG
Dan saat ini Aisha dan Naufal sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit
Namun mereka harus terjebak macet yang membuat Aisha jengkel sendiri dengan kendaraan-kendaraan itu
Ingin rasanya ia menyingkirkan semuanya dari jalanan agar lega tapi sekali lagi itu hanyalah emosi semata
"Mas, kamu pengennya anak kita laki-laki atau perempuan?" tanya Aisha
"Gimana di kasih sama Allah aja, tapi ya berharap gak ada salahnya,"
"Aku berharap sih laki-laki sama kayak mamah," kata Naufal
Naufal memfokuskan dirinya menyetir ketika jalanan sudah mulai longgar
Ia segera mempercepat kendaraannya menuju rumah sakit, begitu sampai Naufal membawa Aisha masuk ke sana
"Permisi sus, dokter Gea nya ada?" tanya Aisha
"Sudah membuat janji?" tanya suster itu
"Sudah,"
"Baik tunggu sebentar ya Bu, atas nama siapa?" tanya suster itu kembali
"Aisha Fatimaturra'syi."
"Baik, silahkan masuk saja Bu,"
Aisha segera menuju ruangan dokter Gea, "Hai Sha," sapa dokter Gea dengan tersenyum
"Hai dok," Aisha membals senyuman itu
"Wahh, perut kamu udah buncit aja ya," kata dokter Gea membuat Aisha terkekeh pelan
Naufal hanya memperhatikan interaksi keduanya tanpa berniat ikut campur dalam obrolan mereka.
Naufal bisa melihat dari layar perkembangan janin Aisha, mereka tumbuh dengan baik
Naufal bahkan sampai meneteskan air mata saking bahagianya
Kini mereka tinggal menunggu hasil USG yang menyatakan jenis kelamin anak mereka
Dan kalian tahu? Sejak tadi Naufal hanya mondar mandir demi menunggu hasil USG itu keluar
"Mas kamu nggak capek apa? bolak balik kayak setrikaan?" tanya Aisha yang jengah melihat Naufal
"Aku tuh udah nggak sabar pengen liat hasilnya," kata Naufal greget pada Aisha yang entah sudah berapa kali istrinya itu bertanya hal yang sama sejak tadi
"Aku tuh greget sama kamu, nggak sabaran banget," kesal Aisha yang sedang memperhatikan ponselnya lebih tepatnya ia tengah chattingan dengan Zilia dan Farah
"Aku lebih greget sama kamu, yang anteng banget nunggu hasil USG nya padahal aku deg-degan nggak jelas." kata Naufal menjawab
Aisha hanya geleng-geleng kepala melihat Naufal, terlihat seperti anak kecil yang tak sabaran
Tak lama dokter Gea pun memanggil mereka untuk masuk kembali ke ruangan
"Wah selamat ya anak kalian kembar, di lihat dari hasil USG mereka berjenis kelamin laki-laki."
Dokter perempuan itu menyerahkan foto hasil USG bayi Aisha dan dengan penuh semangat Naufal menerimanya
"Serius dok?" tanya Naufal bahagia
"Iya, tolong di jaga baik-baik ya kandungannya Sha," kata dokter Gea memberi nasehat
"Iya dok, Terimakasih." ucap Aisha
"Kalau begitu kami permisi dulu," setelah itu Naufal dan Aisha keluar dari sana
***
"Mas ya ampun aku baru liat kamu nangis loh," kata Aisha terkekeh
Mereka kini sudah kembali dari rumah sakit, Aisha terus saja mengejek Naufal karena menangis saat melihat hasil USG
"Ya namanya juga nangis bahagia Sha," bela Naufal
"Iya iya deh, aku percaya." kata Aisha di sertai kekehan pelan
"Sha, kamu mau buah nggak?" tanya Naufal
"Mau apel,"
Naufal memberikan Apel yang sudah di bagi menjadi beberapa bagian, namun Aisha tak kunjung menerimanya
"Kenapa?"
"Aku mau kukit apelnya di kupas," kata Aisha
"Lahh,"
Namun Aisha malah menggeleng, "Kenapa lagi?" tanya Naufal bingung
"Pengen di potong dadu," kata Aisha
Naufal greget sekali dengan sikap Aisha yang seperti ini, oke Naufal turutin
"Udah, sok di makan." kata Naufal, tapi lagi-lagi Aisha menggeleng
"Kenapa lagi sekarang?" tanya Naufal ia sudha pasrah dengan seluruh permintaan aneh Aisha
"Pengen kamu yang nyuapinnya," kata Aisha membuat Naufal terkekeh
Lantas ia menyuapi potongan apel itu satu persatu pada Aisha yang di terima dengan senang hati
***
Naufal tengah menelpon Rifa untuk memberitahukan perihal hasil USG
"Serius Fal?!"
Rifa sampai menjerit saat mengetahui jenis kelamin cucu pertamanya
"Iya Mah, tadi hasilnya jenis kelaminnya laki-laki." kata Naufal
"Oh iya satu lagi mah, ternyata Aisha lagi hamil anak kembar mah," kata Naufal antusias
"Lah, serius kamu?! Masya Allah mamah bersyukur banget. Kamu harus jagain istri kamu itu apalagi dia lagi hamil bayi kembar harus ekstra."
Jelas Rifa, Naufal tersenyum simpul meski mamahnya itu tak bisa melihat senyumannya
"Ya pastilah mah,"
"Yasudah mamah tutup dulu, masih ada kerjaan."
Setelah panggilan terputus Naufal kembali menghampiri Aisha yang anteng di depan tv sembari duduk lesehan di karpet bulu-bulu bermotif doraemon itu
Dan jangan lupakan macam-macam bungkusan cemilan yang berserakan di mana-mana
Naufal tersenyum geli melihat kelakuan Aisha saat hamil, ia menjadi lebih manja dan menggemaskan
Usai memberitahukan kedua orang tua Aisha dan Naufal, pasangan itu menghabiskan waktu mereka di taman belakang
Lebih tepatnya karena Aisha yang mengajak Naufal untuk bermain di taman belakang
Ia menyuruh Naufal untuk menangkap kupu-kupu dengan sayap berwarna kuning dan coklat
Naufal sedikit kesulitan namun apapun demi istrinya akan dia lakukan
Bahkan Naufal merelakan baju kesayangan kotor terkena genangan air saat akan menangkap kupu-kupu itu
Sedangkan Aisha? Dia malah menertawakan suaminya yang jatuh
"Sha, kamu nistain aku terus nih," ujar Naufal berpura pura sedih
Melihat hal itu membuat Aisha menjadi tidak tega, ia menyuruh Naufal untuk ikut duduk di sebelahnya
Lelaki itu pun menurut untuk duduk dengan pakaiannya yang kotor, Aisha membersihkan rambut Naufal yang di penuhi tanah dan daun
Meski tidak dapat apa yang ia mau, namun Aisha tak menyangkal bahwa ia terhibur dengan kegiatan Naufal barusan
"Nih aku punya minuman," kata Aisha sembari menyerahkan minuman botol itu pada Naufal yang sengaja ia ambil dari dalam kulkas tadi
Dengan senang hati Naufal menerimanya dan meminumnya hingga tersisa setengah
Menangkap serangga terbang itu membutuhkan tenaga ekstra karena mereka berterbangan sana sini
"Hei, baby nya Ayah udah senang ya?" tanya Naufal dengan suara menggemaskan
Saking gemasnya bahkan Aisha sendiri sampai tertawa lepas karenanya
Naufal memperhatikan tawa itu seketika ia terdiam, Aisha yang menyadari perubahan Naufal ikut ikutan diam
"Kenapa tiba-tiba diam?" tanya Aisha heran
Naufal tersadar, hei apa barusan? Apa Naufal melamun?
"Mas habis ngelamun ya?" tebak Aisha dengan tertawa
"Nggak, siapa juga yang ngelamun? Ah kamu kalo ngomong suka ngelantur." kata Naufal terkekeh
"Mas, lagi mikirin sesuatu?" tanya Aisha lagi
"Nggak, mas nggak lagi mikirin apa-apa," jawab Naufal
Aisha sedikit aneh dengan Naufal, gelagatnya membuat Aisha sedikit menaruh curiga
Namun Aisha tak mempersalahkan itu, yang terpenting sekarang ia bahagia dengan kehadiran si kembar di rahimnya dan juga perubahan sikap Naufal yang semakin hari semakin menghangat