
TIGA HARI KEMUDIAN.
3hari sudah berlalu semenjak tina lahiran dan dirawat dirumah sakit kini tina sudah diperbolehkan pulang dan sekarang tina sudah berada diapartemen,kini mereka bukan lagi tinggal ber2 melainkan ber3.
pagi hari rutinitas tina kini bertambah,dia pagi-pagi sudah bangun karena harus menyusui sijason,selesai menyusui tina memandikannya,sedangkan alex masih tidur,dia bermalasan karena ini hari libur.
dikamar mandi tina dengan telaten dan berhati-hati memandikan jason,jason tampak tenang saat dimandikan oleh tina,beberapa menit kemudian tina sudah selesai dengan rutinitas mandiin sijason.
"anak mami sudah wangi,tampan lagi" seru tina saat selesai mengurus jason, tina melihat kearah alex yang masih tidur
"lihat papimu masih tidur,ayo sayang kita bangunin papi"ucap tina mau menjaili.
tina menggendong jason lalu dengan sengaja menaruhnya diatas tubuh alex, tangan jason bergerak-gerak diwajah alex membuat tina menahan tawanya, alex yang merasa terganggu terbangun.
"loh kok jason bisa ada diatasku?"tanya alex heran,alex bangun dari tidurnya dan menggendong jason kepangkuannya.
"akhirnya kau bangun juga"ucap tina
"ada apa honey?"tanya alex kepada tina
"dengar,kau jagalah dulu jason aku mau masak ok"ucap tina memberitahu.
tina keluar menuju dapur untuk membuat sarapan,sedang alex menatap anaknya yang sedang berada digendongannya itu dia baru sadar kalau anaknya jason pagi-pagi sudah rapi,wangi juga tampan.
"ternyata anak papi sudah wangi apa kau mandi dengan mamimu tadi hmm"ucap alex berbicara kepada sijason anaknya.
sambil menunggu tina selesai memasak alex menjaga serta bermain dengan jason,meski jason hanya diam sambil menutup mata jason tetap berbicara berkomunikasi dengan jason anaknya.
tak lama kemudian tina memanggil alex untuk sarapan,alex segera turun dengan membawa jason kedapur,mereka makan secara bergantian,terutama alex selesai itu tina dan alex yang menjaga sijason.
selesai sarapan tina mencuci semua perabotan dapur yang kotor bekas dia masak tadi,selesai semuanya dicuci tina pergi menyusul alex dan jason diruang tengah,tina berjalan mendekati mereka.
"apa dia menangis?"tanya tina sambil ikut duduk disofa disamping alex
"tidak,sepertinya dia sedang tidur"ucap alex memandangi jason digendongannya
"kalau begitu taruh saja dia dibox kalau begitu terus nanti kau capek"usul tina
"tidak papa honey,nanti kalau ditaruh dibox yang ada nanti dia bangun terus menangis kasiankan,sudah biarkan saja seperti ini aku tidak papa"ucap alex.
tina tidak bisa berkata apa-apa lagi,tina merasa bersyukur mempunyai suami seperti alex,yang selalu memberinya cinta,menyayangi jason putra mereka memberinya kasih sayang sepenuh hati.
mereka bertiga menghabiskan waktu libur dirumah,meski hanya duduk santai tapi itu lebih menyenangkan karena ada sikecil jason yang mengisi kebahagiaan mereka.buah hati kunci kebahagiaan.
*
*
*
disisi lain rohit menghabiskan waktu libur bersama istrinya karin,hari ini rohit dan karin pergi keluar untuk menghabiskan waktu bersama,mumpung rohit tidak ada kerjaan jadi dia berniat ngedate berdua.
sekarang rohit membawa karin kesalah satu restoran jepang diamerika,karin saat ini sedang mengidam makan sushi jadi sebagai suami yang baik rohit akan menurutinya,mobil berhenti direstoran.
"ayo sayang kita sudah sampai"ucap rohit,mata karin berseri-seri,dia segera keluar dari mobil dan masuk kedalam meninggal rohit sendiri,rohit tersenyum gemas melihat keantusiasan istrinya.
rohit segera pergi menyusul karin masuk kedalam restoran,rohit duduk disamping kursi kosong karin,sedang karin sibuk melihat buku menu yang membuatnya semakin tergiur dengan menu-menunya.
karin memesan beberapa sushi yang menurutnya enak,rohit hanya mengikuti keinginan sang istri,tak lama pesanan mereka sudah sampai,tidak menunggu lama karin langsung menyantap lahap.
"apakah enak?"tanya rohit memastikan
"hem ini sangat lezat"puji karin berbinar
"kalau begitu makanlah yang banyak agar bayi kita tumbuh sehat"ucap rohit.
karin mengangguk antusias lalu kembali melahap makanannya,rohit tersenyum senang lihat karin makan dengan lahap karena beberapa hari ini karin susah makan dan itu membuat rohit khawatir.
selesai menuntaskan rasa ngidamnya karin dan rohit keluar dari restoran usai membayar pesanan mereka,mobil melaju pergi ketempat tujuan,mereka pergi ketempat lain untuk pergi ngedate.
*
*
*
diapartemen,selesai makan malam dan beres-beres,sudah waktunya bagi pooja untuk menyusui sivanes,vanes terlihat sangat aktif ketika menyusu mungkin karena sudah lapar jadi dia lebih aktif.
sejam kemudian terlihat vanes sudah terlelap tidur,pooja perlahan menaruh vanes kebox bayi bertetapan pintu kamar terbuka mendapati raj yang baru selesai dari ruang kerjanya,raj mendekati pooja.
"vanes sudah tidur?"tanya raj berbisik
"iya,jangan berisik"ucap pooja berbisik.
tiba-tiba raj menarik pinggang pooja dan itu sukses membuat pooja terkejut tapi raj malah tersenyum dan mengeratkan rangkulannya agar pooja semakin dekat raj menatap intens wajah cantik pooja.
"raj apa yang kau lakukan lepaskan aku" ucap pooja berusaha untuk terlepas
"tidak akan,baby ini sudah waktunya bagi kita untuk bermesraan"ucap raj merayu
"maksudmu?"tanya pooja tidak paham
"aku merindukanmu baby"bisik raj tepat ditelinga pooja,pooja tersenyum manis pooja mengerti apa maksud ucapan raj
"really"goda pooja sambil mengalungkan tangannya keleher raj,mereka tersenyum.
raj menarik pinggang ramping pooja agar makin dekat,dalam sekejap bibir mereka sudah menyatu,raj ******* rakus bibir pooja,lidahnya terus menari-nari didalam mulut pooja,pooja membalas lebih rakus.
ruangan seketika berubah menjadi panas ciuman panas berlangsung cukup lama raj semakin rakus ******* bibir pooja tiba-tiba suara tangisan bayi terdengar mereka melepaskan tautan bibir mereka.
"vanes"lirih pooja melihat vanes nangis pooja segera menimang vanes untuk menenangkannya,sementara raj kesal karena ciuman mereka telah terganggu.
setelah berusaha cukup lama,poojapun berasil meniduri vanes kembali,pooja kembali menaruh vanes kebox dengan perlahan,raj yang melihat itu mendekati pooja berniat ingin melanjutkannya lagi.
"by ay....."ucapan raj terpotong
"raj kau jaga vanes ya,aku pergi ketoilet dulu"pinta pooja lalu dia pergi ketoilet.
raj tertegun melihat pooja pergi begitu saja kekamar mandi,raj harus menahan sebentar lagi,raj berjalan mendekati box bayi vanes,raj melihat vanes yang tertidur lelap dan itu semakin membuat raj kesal.
"hei bocah,apa kau tadi segaja menangis untuk mengangguku"gerutu raj kevanes
"kenapa kau mengganggu,apa kau tidak ingin memiliki adik ah"kesal raj kevanes.
raj terus menggerutu gak jelas didepan vanes yang sedang tertidur lelap,pooja sudah selesai dengan kegiatannya,dia keluar dari kamar mandi,pooja melihat raj sedang menggerutu didekat vanes.
"apa yang sedang kau lakukan raj?"tanya pooja,raj terkejut raj berbalik menghadap pooja yang sedang berjalan kearahnya.
"tidak by,aku hanya memastikan kalau vanes sudah tidur nyenyak"bohong raj. raj kembali merangkul pinggang pooja
"jadi apa kita bisa melanjutkan yang tadi baby"ucap raj mencoba merayu pooja
"tidak raj,aku sudah malas lain kali saja ya"ucap pooja menolak keinginan raj
"ayolah by masak kau tega membiarkan aku menahannya"rengek raj kepooja
"tapi aku sedang tidak bergairah raj lalu aku harus apa?"tanya pooja frustasi
"yaudah susui aku saja"usul raj santai.
terpaksa pooja menuruti kemauan raj itu dari pada raj merengek menimbulkan suara yang ada nanti vanes terbangun lagi,jadi lebih baik pooja menidurkan bayi besar itu dulu agar tidak raj merengek.
raj dengan santai menyusu seperti bayi keibunya,pooja gemas melihat wajah raj yang sedang menyusu,raj sepertinya mulai terbiasa tidur sambil menyusu,apa pooja harus menyusui raj seperti vanes.
*
*
*
*
*
SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA
DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA
VOTE+KOMEN+LIKE