Cold Ceo Fell In Love

Cold Ceo Fell In Love
EPISODE 18



raj menghanjar kedua preman itu,seakan setan merasukinya raj tak henti-hentinya memberi dua preman itu pelajaran,pooja yang melihat kemarahan raj yang memunjak menghampiri raj agar dia bisa meredakan amarah raj.


"raj hentikan hiiks"pinta pooja mendengar suara kekasihnya raj menghentikan pukulannya tapi tatapannya terus menatap tajam


"bawa aku dari sini,aku takut"ucap pooja, raj memeluk tubuh pooja yang gemerar


"urus oranf itu"perintah raj kepada rohit.


raj membuka jasnya untuk menutupi tubuh pooja lalu raj mengendong pooja keluar dari hotel tersebut,sedangkan rohit,dia menyiksa kedua preman itu menggunakan ikat pinggangnya,agar mereka memberi penjelasan.


mobil raj melaju meninggalkan hotel dengan disupiri oleh satpam hotel atas permintaan raj,raj duduk dibelakang bersama pooja yang masih saja menangis ketakutan,raj memeluk pooja berusaha menenangkan pooja agar merasa nyaman.


*


*


*


KEDIAMAN SALVATRUCHA.


kini mobil raj sudah sampai dimansion salvatrucha,raj dan pooja turun dari mobil,lalu raj membiarkan satpam itu membawa mobilnya agar bisa digunakan oleh rohit yang masih berada dihotel.


raj merangkul pooja untuk masuk kedalam rumah,diruang keluarga terdapat shanti,daren dan raina tengah asyik menonton,raina mengarahkan pandangannya keraj dan pooja.


"kak pooja,kak raj"ucap raina,shanti dan darenpun mengalihkan pandangan mereka keraj dan pooja,shanti terkejut melihat kondisi pooja yang begitu lusuh.


"ini kenapa,ada apa dengan pooja?"tanya shanti khawatir,pooja hanya menunduk


"mi,nanti saja ceritanya,pooja sekarang butuh istirahat ya"ucap raj,shantipun mengangguk,raj membawa pooja masuk kekamarnya agar beristirahat.


raj mendudukan pooja dikasurnya,raj mengusap lembut rambut pooja yang sedang berbaring,merasa lebih tenang raj ingin pergi tapi tangan raj dicegah pooja.


"jangan pergi,aku masih takut"pinta pooja


"kau tenang saja,aku hanya ingin mengambil kontak obat,lukamu harus diobati,aku akan segera kembali ya"ucap raj,raj mengambil kotak obat lalu dia mengolesnya keluka pooja dengan hati-hati agar pooja tidak kesakitan.


setelah diolesin obat oleh pooja dan perasaannya lebih tenang dia tertidur pulas,raj yang melihat pooja tertidur pulas merasa lega, dia keluar dari kamar karna tidak ingin mengganggu tidur pooja


diruang tamu semua orang berkumpul termasuk juga rohit yang sudah kembali, melihat raj turun dari tangga semua orang berdiri seakan-akan mereka sudah menunggu kedatangan raj.


"raj,bagaiman pooja?"tanya shanti


"dia sudah tidur mi"ucap raj


"apa yang terjadi,apa ada seseorang yang mau menyakiti pooja?"tanya daren


"mungkin dad,rohit bagaimana info apa kau sudah tau siapa dalangnya?"tanya raj


"iya tuan,mereka mengaku bahwa seseorang menyuruh mereka untuk menculik nona pooja, tapi meraka tidak tau siapa karna orang itu memakain penutup wajah"jelas rohit


"siapa lagi kalau bukan dita pelakunya" ucap raj geram


"dita,dita mantan kakak?"tanga raina yang diangguki oleh raj


"rohit selidiki lebih lanjut"perintah raj, rohit menggangguk menerima tugas raj.


*


*


*


19.00 wib kota amerika.


pooja bangun dari tidur panjang,dia melihat tidak ada raj disamping,suara pintu terbuka mengalihkan pooja,dia melihat raj yang baru saja keluar dari kamar mandi,raj yang melihat pooja tersenyum tipis lalu dia menghampirinya.


"sudah merasa baikan?"tanya raj lembut,pooja mengangguk kepalanya


"mandilah dulu,setelah itu kita makan bersama ya"ucap raj,pooja mengangguk lalu dia pergi kekamar mandi.


kini semua orang sudah berkumpul dimeja makan,bahkan raj dan pooja sudah berada disana,sudah menjadi peraturan keluarga salvatrucha untuk makan bersama.mereka makan dengan keadaan hening, hanya ada dentingan suara garpu dan sendok yang bersentuhan,


setelah acara makan bersama usai,semua orang kini tengah berkumpul diruang tengah dengan ditemani beberapa cemilan dan minuman yang telah disiapkan,mengobrol tentang banyak hal.


"kak pooja gimana sekarang?"tanya raina


"udah baikan kok,tadi kakak cuma kaget saja sekarang sudah lebih baik"ucap pooja


"syukur deh kalau begitu"ucap raina senang diapun memeluk manja pooja


"apa yang kau lakukan"ucap raj tidak suka


"memangnya kenapa,aku hanya memeluk kak pooja saja apa salahnya"ucap raina,raj menarik pooja lebih dekat kearah


"dia punyaku bukan punyamu"tegas raj


"cih,dasar posesif"guman raina tapi masih didengar oleh mereka semua.


"sudah-sudah jangan bertengkar,lebih kita semua kekamar,istirahat,ini sudah malam ayo pergi kekamar masing-masing"pinta shinta.


semua bubar pergi kekamar mereka masing-masing,pooja pergi kekamar raj atas permintaannya,awalnya pooja ingin tidur bersama raina.tapi raj tidak mengizinkannya,akhirnya pooja tidur dikamar raj,dan disinilah mereka berada,mereka sudah berbaring tapi mata mereka masing terbuka.


"raj aku ingin menanyakan sesuatu"ucap pooja,raj menoleh kearah pooja


"apa?"tanya raj,dia memiringkan badannya agar menghadap kepooja


"dari mana kau tau kalau aku diculik?" tanya pooja penasaran


"ah itu,tadi ada temanmu yang menghubungiku lewat ponselmu,lalu dia memberitahuku kalau diculik,tapi aku lupa siapa namanya"jelasnya raj


"lalu bagaimana kau bisa sampai kehotel itu,dia tidak taukan kalau aku dibawa kesana"ucap pooja,raj memegang kalung yang dia berikan pada pooja.


"karna ini,aku sudah menaruh pelacak dikalung ini agar kau selalu aman"ucap raj


"maksudmu,aku tidak mengerti yang kau bicarakan?"ucap pooja kebingungan


"dengar,sekarang kau adalah kekasihku,kekasih raj salvatrucha,aku sengaja menaruh pelacak dikalungmu agar aku bisa mengawasimu"jelas raj


"kepana harus begitu?"tanya pooja


"jika sampai orang tau kau adalah kekasihku raj salvatrucha,aku yakin banyak orang yang mengincarmu,contohnya tadi ada oramg yang menculikmukan"ucap raj,pooja mengangguk memgerti dengan alasan raj.


pooja menatap dalam raj begitu pula dengan raj,pooja bisa melihat ketulusan dimata raj,sungguh dia merasa bersalah karna meragukan cinta raj untuknya.


"raj"panggil pooja lembut


"iya,kenapa hhm"ucap raj


"I LOVE YOU"ungkapan pooja mampu membuat raj sedikit terkejut,raj ridak menyangkah bahwa pooja akan mengakatakan hal seperti itu.


raj tersenyum senang begitupun dengan pooja, raj langsung mencium bibir pooja ******* lembut bibir manisnya,pooja dengan senang hati membalasnya,meski dia tidak sehebat raj tapi pooja berusaha untuk menyeimbangan ciuman raj.


kali ini pooja tidak ragu lagi dengan cinta ra,pooja bisa melihat kesungguhan raj saat dia menyelamatkannya,demi dirinya raj rela bersusah payah untuk menyelamatkan kehormatannya.


*


*


*


*


*


SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YAA


DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA.


VOTE+KOMEN+LIKE