
sedangkan didalam mobil raj diam sedari tadi entah apa yang sedang dia pikirkan,pooja merasa tidak enak karna telah membuat raj tidak nyaman.
"raj apa kau marah?"tanya pooja pelan,raj menoleh kearah pooja lalu tersenyum
"tidak,untuk apa aku marah"ucap raj
"maafkan aku,aku tidak tau kalau ada mereka dibutik itu"ucap pooja,raj mengelus puncak rambut pooja lembut
"baiklah sekarang aku hanya akan mendengarkanmu,sekarang kita mau kemana?"tanya pooja,raj sempat berfikir
"rohit kita kebutik tempat langganan mami sekarang"perintah raj
"baik tuan"ucap rohit langsung menerima perintah tuannya.
mobilpun melaju ketempat tujuan,pooja hanya mengikuti kemana raj membawanya karna jujur pooja juga tidak tau butik mana yang terbaik.
tak butuh waktu lama mereka sudah sampai dibutik ternama langganan keluarga salvatrucha,mereka masuk kedalam dan disambut oleh para pengawai disana karna mereka mengenali raj.
"hai raj kau datang kesini"sapa seorang wanita paruh baya,dia adalah yanti pemilik toko butik tersebut.
"kau datang dengan siapa raj?"tanya yanti
"dia pooja kekasihku,lebih tepatnya calon istriku kami kesini ingin memesan gaun pengantin"jelas raj
"oh ya ampun apa kau mau menikah,wah gadismu sangat cantik"puji yanti membuat pooja salah tingkah
"baiklah duduklah,aku akan menunjuk gaun pengantin yang mewah"ucap yanti.
raj dan pooja duduk disofa yang susah disediakan disana sedangkan yanti dia sedang mengambil sesuatu diruangannya,tak lama diapun kembali menghampiri raj dan pooja disofa.
"lihat kalian datang diwaktu yang tepat, aku memang berniat ingin membuat gaun penganti modelan terbaru lihatlah sketsa ini ada 3 pilihan gaun penganti kalian pilihlah"ucap yanti menyerah buku sketsanya kepada raj dan pooja
"kau suka yang mana?"tanya raj kepada pooja sambil melihat sketsa ditangannya
"aku tudak tau semuanya sangat indah,menurutmu yang cocok untuk yang mana?"tanya balik pooja
raj kembali melihat seksama 3gambar sketsa itu sebagai pengusaha yang sering keluar masuk butik raj tentu tau pakaian yang terbaik, sedari awal raj memang sudah tertuju dengan salah satu gambar ditangannya menurutnya gaun itu sangat cocok untuk pooja.
"bagaimana dengan yang satu ini,lihat ini seperti tipemu simple tapi mewah sangat cocok dengan dirimu"saran raj sambil menunjuk gambar pilihannya
"iya,kurasa ini cocok untuk,dia simple kita ambil yang ini aja"ucap pooja setuju dengan pilihan yang raj sarankan
"tante,kami pilih yang ini,tapi kami membutuhkan gaun ini diwaktu dekat apa bisa?"tanya raj kepada yanti
"memang kapan acara pernikahan kalian dilaksanakan?"tanya yanti
"sebulan lagi"jawab raj,yanti sempat berpikir
"baiklah tante usahakan gaun pesanan kalian selesai dalam waktu dekat"ucap yanti
"terima kasih,kalau begitu kami pergi dulu"pamit raj,merekapun keluar dari butik itu dan masuk kedalam mobil.
*
*
*
disisi lain terlihat seorang wanita tengah berjalan ditaman sendiri,menatap jalanan dengan pikiran tidak karuan,dia adalah dita setelah ditinggal oleh krish dita memutuskan untuk jalan-jalan dan meratapi nasibnya yang malang.
tiiiiiit.
suara klakson membuat dita tersadar dari lamunannya dia berjalan dengan pikiran kosong hingga tidak sadar bahwa ada mobil dibelakangnya.
"duuh,siapa sih bikin kaget saja"gerutu dita melihat kearah mobil tersebut.
seorang pria turun dari mobil tersebut dan menghampiri dita yang sedang mengerutu sendiri seperti orang yang sedang dikuasa oleh rasa kesal.
"nona kenapa anda menghalangi jalan,untung saya tidak menabrak anda"omel pria tersebut, dita melihat orang itu dita terkejut melihat wajahnya begitu pula dengan pria
"jeff,iya ini aku dita"ucap dita,pria yang disebut jeff itu merasa senang dia langsung memeluk dita,dita membalasnya
"akhirnya kita ketemu,sudah lama aku tidak melihatmu"ucap jeff,diapun melepas pelukannya.
jeff adalah satu-satunya sahabat pria dita sejak sekolah SMA,dia yang selalu menjaga dita disekolah jika ada pria yang mendekati dita,tapi sayang setelah lulus SMA jeff harus ikut orang tuannya keluar kota untuk melanjutkan pendidikannya.
saat ini mereka sedang duduk dikursi panjang yang ada ditaman sambil menikmati kopi dan pemandang air mancur yang ada ditaman.
"bagaimana kabarmu dita?"tanya jeff
"aku baik,kenapa kau kembali kesini bukannya kau bilang akan menetap diluar kota?"tanya dita
"iya aku memang menetap diluar kota,aku kesini karna ada urusan pekerjaan"jelas jeff dita mengangguk kepalannya mengerti
"kau sendiri disini,bagaimana dengan kekasihmu raj?"tanya jeff,dita melihat kearah jeff lalu tersenyum kecut
"dia bukan lagi kekasihku,aku sudah lama putus dengannya"jelas dita
"kenapa,apa dia menyakitimu,apa dia selingkuh?"tanya jeff bertubi-tubi
"sudahlah gak usah dibahas,lalu bagaimana denganmu kau sudah memiliki kekasih?"tanya balik dita jeff diam sesaat
"aku tidak akan mempunyai kekasih,lagipula kau tau siapa orang yang aku suka"ucap jeff dita terbegung menatap jeff yang sedang menatapnya,pasalnya dita tau yang dimaksud jeff itu apa.
ya,jeff memang mencintai dita dari sejak awal menjadi sahabatnya dan dita mengetahui itu tak disangkah bahwa jeff masih mencintainya sampai sekarang,membuat dita terdiam tidak bisa berkata apa-apa.
*
*
*
KEDIAMAN SALVATRUCHA.
hari sudah semakin gelap,kini pooja sedang membantu shanti memasak untuk membuat sarapan makan malam,sarapanpun sudah siap pooja menata makanan dengan rapi dimeja makan,semua keluargapun berdatangan kemeja makan untuk makan bersama.
"pooja apa kau sudah mendapatkan gaun pengantinmu?"tanya shanti disela-sela makan
"sudah tante,kami sudah memesannya"jawab pooja
"baguslah,dibutik mana kau memesan gaunmu?"tanya shinta sekali lagi
"dibutik langganan mami,tadi siang kami pergi kesana"jawab raj
"oh ya itu bagus,jadi besok kalian bisa mencari tempat untuk pernikahan kalian"ucap shanti
"untuk apa masih mencari tempat,kita sudah memiliki beberapa hotelkan,kita tinggal pilih saja hotel mana yang akan ditempati"ucap kakeh fahri
"grandad benar mi,kita mengadakannya dihotel kita saja,lagipula hotel kita hotel ternama jadi sayang kalau gak dipake"ucap raj setuju usul kakek fahri.
shanti setuju dengan perkataan raj,tempatnya sudah ditentu kini tinggal hal lain-lainnya yang dikerjakan,semua orang kembali diam menikmati makan malam mereka dengan keadaan hening hanya ada suara dentingan sendok dan garpu yang bersentuhan.
*
*
*
*
*
SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA
DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA
VOTE+KOMEN+LIKE