Cold Ceo Fell In Love

Cold Ceo Fell In Love
EPISODE 64



3 minggu kemudian.


hari-hari telah berlalu,hari ini jadwalnya pooja periksa kandungan,sekarang mereka berada dirumah sakit,semenjak pooja hamil raj memang menyuruh rohit untuk mengosongkan jadwal khusus untuk pemeriksaan kandungan pooja karna dia ingin menemani istrinya.


karna raj sudah membuat janji khusus dengan dokternya,jadi mereka langsung masuk keruangan pemeriksaan,dan tenang saja dokternya telah diganti oleh dokter wanita atas keinginan suami.


"pagi nona pooja,tuan raj"sapa dokter itu saat raj dan pooja masuk keruangannya


"pagi dokter"balas sapa pooja ramah


"mari,kita langsung periksa nona"ucap dokter itu,pooja mengangguk setuju.


pooja mulai berbaring,dokter mengoles gell dan mulai menggerakkan alatnya diatas perut pooja,dimonitor terlihat jelas gambar perkembangan bayi mereka,raj fokus menatap monitor dengan tangan yang selalu mengenggam tangan pooja.


"perkembangan bayinya sangat baik, detak jantungnya juga normal semuanya sangat baik"jelas dokter itu,


"alhamdulillah"ucap pooja senang sambil terus menatap monitornya begitu juga raj


"apa nona pooja mempunyai keluhan?" tanya dokter setelah selesai memeriksa


"itu istri saya sekarang sering bangun malam karna merasa lapar apa itu tidak ada masalah?"tanya raj serius,


"tidak tuan,justru itu bagus jika nona nafsu makan,terkadang ada ibu hamil yang sama sekali tidak mau makan,jika yang dimakan ibu pooja makanan sehat maka itu tidak masalah"jelas dokter itu


selesai pemeriksaan dan menerima obat vitamin mereka keluar dari rumah sakit, diparkiran sudah ada rohit yang sedari tadi menunggu tuan dan nonanya.


"baiklah,kau langsung berangkat kerja saja aku akan pulang naik taksi"ucap pooja hendak pergi fapi dicegah oleh raj


"tidak kau tidak boleh naik taksi sendiri biar aku yang mengantarmu"tolak raj


"raj jika kau mengantarku akan memakan waktu sudah aku naik taksi saja"ucap pooja kekeh,raj menatap tajam pooja


"by kau saat ini sedang hamil kalau naik taksi itu bahaya,sudah aku yang akan mengantarmu"ucap raj tidak mau kalah.


pooja pasrah dan mengikuti keinginan raj karna semakin dirinya melawan akan semakin membuat raj marah jadi akan lebih mengalah,mereka semua masuk kedalam mobil,mobilpun melaju pergi.


*


*


*


KEDIAMAN KELUARGA WILLIAM.


sekarang alex dan tina berada dirumah utama keluarga william,mereka mampir kesana karna susah semingguan tidak bertemu dengan bella dan nathan,saat masuk mereka melihat bella dan nathan mereka berlangkah mendekati mereka.


"hai ma,hai pa"sapa alex,merasa ada yang manggil keduanya menoleh


"hei kalian,sini duduk"ucap bella,alex dan tinapun ikut duduk disamping mereka


"sudah lama kalian tidak main kesini mama kita kalian lupa sama kita"ucap bella sedikit menggoda mereka berdua


"maaf ma,akhir-akhir ini badan tina tidak enak jadi belum sempat main kesini" ucap tina tersenyum canggung


"yaampun sekarang bagaimana,udah periksa kedokter,sakit apa?"tanya bella


"tina udah gak papa kok ma,tina hanya masuk angin saja"ucap tina menjelaskan


"syukurlah,oh ya kalian mau minum,biar bibi buatkan kalian minum"tawar bella


"tidak usah ma,biar tina saja"ucap tina bella hanya tersenyum mengangguk.


tina melangkah hendak menuju kedapur tapi baru beberapa langkah tina terjatuh pingsan,semua yang ada disana panik melihat tina yang tiba-tiba saja pingsang mereka segera berlari mendekati tina.


"honey,honey bangun,hei kau kenapa,tina bangun honey"ucap alex menepuk-nepuk tina agar tina sadar,tapi tidak berhasil


"sebaiknya bawa tina kekamar dulu,biar papa panggil dokter"usul nathan,alex yang panik hanya mengangguk setuju.


alex mengendong tubuh tina menuju kekamar dengan diikuti bella dibelakang, alex membaringkan pelan tubuh tina, sedangkan nathan dibawah sedang menghubungi doktwr kepercayaannya.


selang beberapa menit dokter sudah tiba, nathan langsung mengarahkan dokter itu kekamar alex,dikamar ternyata tina sudah siuman,dokter itu langsung memeriksa keadaan tina dengan serius.


"bagaimana dokter,kenapa dengan istri saya?"tanya alex khawatir kepada tina


"tuan tidak perlu cemas,ini susah biasa terjadi dengan ibu hamil"ucap dokter semua yang mendengar merasa bingung


"selamat tuan istri anda sedang hamil" ucap dokter membuat orang tercegah


"apa dok,sa...saya hamil?"tanya tina tidak percaya,jujur dirinya sangat bahagia


"iya,tapi lebih jelasnya lebih baik kalian konsultasi kedokter kandungan"usul dokter itu semua bahagia mendengarnya


"baiklah kalau begitu saya permisi dulu" pamit dokter itu,semuanya mengangguk.


nathan keluar mengantar dokter tersebut sedangkan didalam kamar,tina tak henti hentinya tersenyum,alex memeluk erat tubuh tina seakan mwngutarakan rasa terima kasih kepada tina lewat pelukan.


"honey kau hamil,akhirnya kita akan punya anak"ucap alex bahagia,tina hanya bisa mengangguk merasa kebahagiaan


"selamat ya sayang,bentar lagi kalian akan menjadi orang tuan"ucap bella ikut senang karna menantunya lagi hamil


"terima kasih ma"ucap mereka bareng


"yasudah,kau istirahatlah ibu hamil tidak boleh capek-capek,alex jaga istrimu ya" ucap bella,alex mengangguk kepalanya.


bellapun keluar dari kamar,membiarkan tina istirahat dengan tenang,didalam kamar alex terus menghujani wajah tina dengan ciuman,rasa bahagiannya tidak bisa dikatakan lewat kata-kata mutiara.


*


*


*


18.12 wib kota amerika.


malam hari diapartemen pooja sedang menunggu kepulangan raj diruangan tengah sambil menonton,pooja sangat fokus menonton filmnya hingga dia tidak sadar kalau seseorang membuka pintu.


raj yang baru saja sampai melangkah masuk tapi langkahnya terhenti karna melihat pooja sedang ketawa-ketawa sendiri karna menonton film lucu,raj melangkah berjalan mendekati pooja.


"by"panggil raj memegang bahu pooja, pooja menoleh kearah belakang


"raj kau disini,kapan kau pulang kenapa aku tidak menyadarinya?"tanya pooja


"kau terlalu fokus menonton hingga tidak menyadari kepulanganku"ucap raj


"hehehe,maaf habisnya film seru"ucap pooja cengengesan,raj tersenyum tipis


"lalu kenapa kau ada disini,apa kau sudah makan?"tanya raj


"belum,aku menunggumu kau taukan kalau tidak akan makan sebelum kau menyuapiku"ucap pooja merengek


"manjan banget siiih,yasudah ayo kita makan"ucap raj gemas kepada pooja.


mereka pergi menuju kemeja makan, diatas meja makan terdapat beberapa hidangan makanan,raj menyiapkan makanan untuk pooja makan dengannya lalu dia menyuapi pooja dengan telatin.


pooja memang begitu,semenjak hamil dia hanya ingin disuapi oleh raj,mungkin hormon ibu hamil tapi raj tidak merasa keberatan dengan itu justru dia dengan senang hati menyuapi pooja istrinya.


"sudah kenyang?"tanya raj saat makanan dipiringnya sudah habis tidak tersisa pooja mengangguk sebagai jawaban


"ini minum dulu susunya"ucap raj menyodorkan susu ibu hamil milik pooja.


pooja meminum susu itu sampai habis, akhir-akhir ini pooja memang rutin rajin mengonsumsi susu ibu hamil karena dianjurkan oleh dokter,usai sarapan malam mereka pergi menuju kamar.


*


*


*


*


*


SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA


DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA


VOTE+KOMEN+LIKE