Cold Ceo Fell In Love

Cold Ceo Fell In Love
EPISODE 12



07.30 kota amerika


pooja terbangun dari tidur panjangnya,dia berdiri dan pergi kekamar mandi untuk mencuci wajahnya dan berlalu kedapur untuk memasak sarapan paginya.


pooja kini sedang memasak nasi goreng ke sukaannya,karna menurut pooja sangat mudah memasaknya,selesai memasak pooja menaruh nasi gorengnya dipiring dan membawanya kemeja makan lalu memakannya.


selesai sarapan pooja mencuci semua peralatan-peralatan yang kotor,usai mencuci pooja pergi keruang tengah sambil membaca buku novel,memang kebiasaan pooja jika sedang libur,dia akan menghabiskan waktunya dengan membaca novel atau pergi jalan-jalan bersama tina temannya.


"aah,bosan sekali,enaknya ngapain ya?"ucap pooja sambil memikirkan sesuatu


"apa aku ngajak tina jalan-jalan aja yaa?eh gak ah,dia kan sedang membantu ibunya"ucapnya


pooja menghembuskan nafas berat,berfikir untuk mencari aktifitas yang lain,tiba-tiba dia mengingat seseorang yang dia sukai.


"oh ya,ngomong,ngomong dia sedang ngapain ya?"pikir pooja pada seseorang


"apa aku ngajak dia aja"ucap pooja


"tidak-tidak,dia pasti sedang sibuk dikantorkan, apa aku kekantornya saja bawain dia makanan" pikir pooja keras.


akhirnya setelah berdebat dengan pikirannya pooja memutuskan untuk pergi kekantor dan membawakan makanan untu makan siangnya.


pooja bersiap-siap untuk membeli bahas makanan yang akan dibuatkan untuk seseorang spesial,setelah selesai bersiap-siap pooja pergi kemini market terdekat.


sesampainya dimini market,pooja mengambil keranjang dan mulai memilih bahan-bahan, seperti ayam,ikan,buah-buahan,sayur-sayuran dan bumbu-bumbu lainnya,merasa semuanya sudah cukup,pooja kekasir dan membayarnya lalu pergi dari mini market tersebut.


*


*


*


11.50 kota amerika.


PERUSAHAAN SALVATRUCHA.


tampak seorang wanita baru saja turun dari taxi dan berhenti didepan gedung perusahaan salvatrucha,wanita tersebut adalah pooja,pooja berniat ingin menemui raj,pooja tau keberadaan kantor raj karna dia menanyakan kepada raina.


pooja melangkahkan kakinya masuk keperusahaan raj sambil membawa ranting makanan yang dia buat,pooja terus melangkah sampai berhenti didepan meja resepsionis.


"selamat siang bak"sapa pooja sopan


"selamat siang,ada yang bisa bantu?"ucap resepsionis sopan


"begini saya mau nanya apa tuan raj ada didalam?"tanya pooja


"maaf nona,kalau boleh tau apa Anda sudah ada janji dengan beliau?"tanya resepsionis lagi


"saya..."ucapan pooja terpotong


belum sempat pooja menjawab menjawab ada seseorang yang sedang memanggil namanya.


"selamat siang nona pooja"sapa seseorang yang ternyata adalah sekretaris rohit


"oh sekretaris rohit,selamat siang"ucap pooja


"apa nona sedang mencari tuan?"tanya rohit


"iya,apa dia ada disini?"tanya pooja


"ada nona,mari saya antar"ucap rohit


"baiklah,terima kasih sekretaris rohit"ucap pooja dengan senyuman


rohit dan pooja berjalan kearah lift yang khusus untuk ceo,mereka masuk kedalam dan rohit menekan tombol angka enam dan liftpun berjalan kearah atas.


tiing.


bunyi lift terbuka,pooja dan rohit sudah sampai dilantai atas,mereka keluar dan menuju keruangan utaman yaitu ruangan sang ceo raj.


pooja sedang menunggu diruang tunggu, sedangkan rohit pergi keruangan raj,rohit mengetuk pintu terlebih dahulu baru masuk setelah mendapatkan izin dari raj.


"maaf tuan mengganggu waktunya"ucap rohit


"ada apa?"tanya raj tidak mengalihkan pandangannya


"tuan,nona pooja ada disini"ucap rohit sopan


raj yang mendengar nama pooja langsung melihat kearah rohit didepan pintu.


"nona sedang menunggu diruang tunggu tuan" ucap rohit


"suruh dia datang kesini"ucap.raj antusias


"baik tuan"ucap rohit


rohit menutup pintunya dan pergi kearah pooja yang sedang menunggunya,rohit memberitahu pooja disuruh keruangan setelah memberitahunya rohit pergi keruangannya.


pooja melangkah maju kedepan pintu ruangan raj,pooja mengetuk pintu dan membukanya setelah mendapatkan izin dari sang pemilik, pooja terpesona dengan ruangan raj yang sangat luas dan buku yang tertata sangat rapi.


"hay beb kau datang kesini"ucap raj tersenyum


"ayo kemarilah aku sangat merindukanmu" ucap raj bahagia.


pooja tersenyum melihat tingkah raj yang lucu, pooja melangkahkan kakinya masuk,tapi baru tiga langkah masuk ada seorang wanita menerobos masuk dan langsung menghampiri raj dan memeluknya.


"honey"ucap seorang wanita dengan langsung memeluk raj yang sedang mematung,siapa lagi kalau bukan dita mantan kekasih raj.


pooja yang melihat itu langsung menundukkan kepalanya,raj melepaskan pelukan dita dan mendorong dita sampai terjatuh kelantai.


"untuk apa kau datang kemari lagi"ucap raj sambil menahan amarahnya


"raj,aku kan kekasihmu wajar aku ingin menemuimu"ucap dita sambil berdiri lagi.


mata dita terahlikan kepada pooja yang sedang berdiri didepan pintu sambil menundukkan kepalanya,dita menebak pasti pooja adalah pembantunya karna dita melihat tangan pooja yang sedang memegang rintingan makanan.


"honey dia siapa?apa dia pembantu barumu" ucap dita dengan nada mengejek


"jaga bicaramu,dia bukan pembantuku"ucap raj tidak terima dengan perkataan dita


"jika buka pembantu lalu apa?"ucap dita masih dengan nada mengejek


"dia kekasihku"ucap raj sambil menghampiri pooja dan merangkulnya.


dita yang mendengarnya sedikit kaget,lalu kemudia dia tertawa terbahak-bahak,raj dan pooja heran dengan ketawanya dita.


"ohh ayolah raj,tidak mungkin dia kekasihmu, seleramu tidak serendah itu"ucap dita


"tutup mulutmu dita,dia memang kekasihku" ucap raj dengan agak emosi


"apa hebatnya dia dibandingkan diriku,apa kau sudah membayar dia untuk memuaskanmu" ucap dita dengan mengejek pooja


"JAGA UCAPANMU DITA"bentak raj


dita yang mendapat bentakkan dari raj terkejut, apalagi dengan pooja karna dia baru pertama kali melihat raj marah dan membentak seseorang dengan sangat emosi.


raj menghampiri dita dan mencengkram leher dita dengan sangat kuat sampai dita kesusahan bernafas.


"ra..raj le..pa..kan.."ucap dita terbata-bata


"dengar dia bukan seorang jalang,bahkan dia seratus persen lebih baik dari pada dirimu yang sudah kotor ini,jika kau mengatakan kekasihku lagi dengan mulut kotormu ini aku tidak akan tinggal diam"ucap raj penuh dengan amarah dan emosi yang meluap.


raj melepaskan cengkramannya dan memanggil satpam untuk mengusir dita,dua satpam berdatangan dengan berlari kecil dan berhenti diruang raj.


"tuan"ucap satpam dengan menunduk


"seret dia keluar dan jangan biarkan dia menginjakkan kakinya kesini lagi"perintah raj


dua satpam tersebut langsung menjalani perintah sang bos dan menyeret dita keluar, meski dita menolak dan terus berteriak satpam itu masih menyeret dita hingga hilang dihadapan raj dan pooja.


*


*


*


*


*


SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YAA.


DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA


VOTE+KOMEN+LIKE