
beberapa bulan kemudian.
dirumah sakit beberapa perawat sedang berlarian sambil mendorong kursi roda, perawat itu sedang membawa ibu hamil menuju ruang persalinan untuk lahiran.
wanita hamil itu adalah pooja,sebentar lagi pooja akan melahirkan anak kedua, raj yang ada disamping selalu menemani dan menyemangatin istrinya,itu cukup membantu meredakan kesakitan pooja.
"aah sakit banget"ringis pooja kesakitan
"by kamu tahan ya,bentar lagi anak kita akan lahir,kamu pasti kuat by"ucap raj
pooja sudah sampai diruang persalinan dia segera dimasukkan diikuti oleh raj dibelakangnya,pooja dibaringkan diatas kasur,raj berada disamping pooja untuk menemani dan menyemangati istrinya.
"aah raaj"ucap pooja terus meringis sakit
"tahan by,demi anak kita,aku ada disini bersamamu"ucap raj menyemangatinya.
pooja menarik nafas dalam-dalam guna untuk meredakan rasa sakitnya,sedang para perawat tengah menyiapkan segala keperluan lahiran pooja,setelah itu dokter datang mendekati pooja membantunya.
"ikuti instruksi saya ya,tarik nafas yang dalam,lalu mengejan"ucap dokter,pooja mengikuti instruksinya,pooja mengejan sekuat tenaganya,pooja coba berusaha semaksimal mungkin untuk melahirkan.
raj menggenggam tangan pooja dan tak lupa sambil terus menyemangatinya,raj sebenarnya sangat tidak tega melihat pooja kesakitan,tapi raj sadar kalau hal ini sudah sewajarnya bagi ibu melahirkan
"ayo by kamu pasti bisa"ucap raj terus menyemangatin pooja,seluruh tubuh pooja sudah dibasahi oleh keringat,tidak hanya itu tenaga pooja juga makin lemah
"ayo nona sebentar lagi anaknya akan keluar"ucap dokter memberi instruksi pooja dengan sekuat tenaga mengejan sedikit demi sedikit anaknya sudah mulai keluar,raj terusan menyemangati pooja.
"hueek,hueek"tangisan bayi sudah mulai terdengar,selamat bayi pooja sudah lahir kedunia,air mata raj tidak terbentung lagi dia terharu melihat anaknya sudah lahir.
"selamat tuan nona,anaknya wanita dia sangat cantik sekali"ucap dokter memuji
"by kau berasil,anak kita sudah lahir,kau hebat,terima kasih baby"ucap raj terharu
pooja tersenyum lemah,dia juga nangis melihat anak yang diperjuangkannya kini sudah lahir,meski itu menyakitkan tapi rasa itu seketika hilang usai mendengar suara tangisan buah hati tercintanya.
sambil menunggu sipooja dipindahkan kekamar inap,bayi mereka dibersihkan lebih dulu,sekarang ini pooja tertidur karena kelelahan habis melahirkan,raj membiarkan pooja untuk beristirahat.
sementara diluar ruangan,keluarga raj sudah tiba kerumah sakit,shinta,daren dan vanes menunggu diluar dengan cemas,tiba-tiba pintu ruangan terbuka mendapati raj keluar,smua orang datang mendekati raj seakan meminta kabar.
"dad mommy dimana?"tanya vanes panik
"mommy sedang istirahat"ucap raj pelan
"lalu raj bagaimana,apa pooja sudah lahir gimana kondisinya?"tanya shinta cemas
"sudah mi,pooja melahirkan anak wanita dan sekarang sedang diurus"ucap raj
"benarkan,syukurlah kalau mereka ber2 selamat"ucap shinta bisa bernafas lega
"lalu dimana adikku dad?"tanya vanes
"sabar,adikmu tengaj dibersihkan oleh perawat"ucap raj memberi pengertian.
semua orang merasa senang dan lega mendengar kabar tentang pooja,rasa syukur dan bahagia mereka rasakan,kini keluarga salvatrucha bertambah satu sungguh membawa berkah dan bahagia.
setelah urusan pooja selesai,kini pooja dipindahkan dikamar inap dan tentunya kamar vvip yang fasilitasnya lengkap dan terjamin,raj ingin semua kebutuhan istri dan anaknya tercukup selama dirawat.
"permisi"ucap perawat yang ditiba-tiba masuk kekamar inap pooja,perawat itu datang dengan membawa anak pooja, sang perawat memberikan bayi tersebut pada kepooja,lalu dia pamit pergi keluar.
pooja menggendong anaknya dengan penuh kasih sayang,semua orang datang mendekat untuk melihat sang bayi,apa lagi vanes yang sangat antusias melihat adiknya sampai ikut naik keatas kasur.
"oh yaampun dia cantik sekali"puji shinta
"dia sangat menggemaskan,siapa nama adikku mom?"tanya vanes antusias
"raj apa kau sudah menyiapkan nama untuk anak kita?"tanya pooja pada raj
"tentu aku sudah memiliki nama untuk bidadari kecilku ini"ucap raj memuji
"vanessa,itu nama putri kita"ucap raj
"kau membuat nama yang indah untuk cucuku raj"ucap shinta tersenyum.
VANESSA itulah nama putri raj dan pooja raj memberi nama yang indah untuk putri kecilnya,semua orang menyukai nama pemberian raj,nama anak kedua raj dan pooja adalah VANESSA SALVATRUCHA.
"mom apa aku boleh menggendongnya?" tanya vanes ingin menimang adiknya
"belum boleh sayang,diakan masih kecil tunggu nanti ya"ucap pooja menjelaskan
"apa yang dikatakan mommymu benar nanti saja kau menggendongnya"ucap raj
"kalau begitu biar mami saja,sini mami ingin menggendongnya"ucap shinta.
poojapun memberikan putrinya kepada shinta,shinta sangat gemas dibuatnya, wajahnya yang begitu imut yang sedang tidur begitu menggemaskan bikin hati tentram siapapun yang melihat bayinya.
mereka asyik bermain dengan mainan baru mereka,hingga lupa kalau hari mulai sore,mereka sepertinya sangat enggan untuk berpisah dengan vanessa kecil.
"mami papi ini sudah sore,sebaiknya kalian pulang saja"ucap raj beritahu
"aku tidak mau pulang,aku mau disini menemani adikku"ucap vanes nolak
"vanes kau tak boleh berlama-lama disini nanti kau kena virus sayang"ucap pooja
"iya,vanes ikut eyang sama atok saja ya besok kita kesini lagi"ucap shinta pelan
"hm baiklah vanes ikut eyang dan atok pulang kerumah"ucap vanes terpaksa
"yasudah kalau begitu kita pulang dulu" ucap daren pamit mewakili shinta/vanes
"iya nitip vanes ya pi"ucap raj berpesan.
raj mengambil alih vanessa dari shinta, selesai berpamitan shinta daren dan vanes pergi keluar untuk pulang,selepas kepergia mereka kini hanya tinggal raj dan pooja yang tersisa dikamar inap itu.
"by kau susui dulu dia,mungkin dia lagi haus"ucap raj,pooja mengangguk raj menyerahkan vanessa pada pooja,pooja langsung menyusui memberinya asi.
vanessa sangat anteng saat disusui oleh ibunya,dia terlihat damai digendongan pooja,sedang raj melihat pemandangan yang menurutnya indah didepan mata.
"dia sangat cantik,persis sepertimu"puji raj membuat pooja tersipu malu,emang benar putri mereka lebih mirip kepooja, mata,hidung dan wajah sangat mirip hanya mulut dan bulu mata seperti raj.
merasa cukup pooja menyudahi *****, raj membantu pooja menaruh vanessa kecil kebox bayi karena dia sudah tidur, raj kembali melangkah mendekati pooja.
"by kau istirahatlah,aku tahu kau masih lelah habis melahirkan"ucap raj lembut
"kau juga beristirahatlah raj"ucap pooja
"tentu aku akan menemanimu"ucap raj.
raj naik ikut berbaring dikasur disamping pooja,untung kasurnya sudah diganti dengan yang lebih besar jadi muat untuk dua orang,raj memeluk pooja lalu mereka tisur bersama sambil berpelukan,dasar dirumah sakit masih aja tidur romantis.
*
*
*
*
*
SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA
DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA
VOTE+KOMEN+LIKE