
disebuah taman dekat perusahaan,ada seseorang yang sedang mengumpat dirinya sendiri,windi masih terlihat sangat kecewa sang pujaan hati sudah menikah dan bodohnya dia tidak tahu.
semenjak kenal dengan raj windi sudah menetapkan hatinya kalau rajlah jodoh masa depannya,tapi sekarang dirinya tertampar oleh kenyataan kalau orang yang dia kagumi sudah jadi milik orang.
"dasar bodoh,seharusnya aku mencari tahu dulu tentang raj,sekarang jadi gini" gumannya kesal pada diri sendiri.
DRING.....
suara ponsel mengalihkan windi,dengan rasa kesal windi mengambil ponselnya didalam tas,disana tertera nama ayah, kebetulan ayahnya menelfon windi akan mengadu pada ayahnya tentang semua.
windi:"hallo ayah,ada apa?"
hans :"windi,ayah tadi sudah transfer uang yang kau mau,coba dicek"
windi:"iya ayah sudah masuk"
hans :"ada apa denganmu,kenapa suaramu lesu begitu?"
windi:"ayah,kok ayah gak bilang sih kalau tuan raj itu sudah menikah"
hans :"apa menikah,kau yang benar saja"
windi:"iya ayah,tadi aja aku ketemu sama istrinya dikantornya"
hans :"kamu yakin dia istrinya?"
windi:"maksud ayah?"
hans :"tidak lupakan,yasudah ayah masih ada urusan,ayah tutup dulu".
panggilanpun usai,windi mengernyitkan alisnya bingung dengan perkataan ayahnya,dia berusaha mencerna arti dibalik perkataan itu,apa mungkin wanita itu bukan istrinya bisa jadi,pikir windi.
"apa wanita itu bukan istrinya,atau dia menjebak raj,mungkin saja dia menjebak raj kalau dirinya hamil jadi raj terpaksa menikahinya"pikir windi menuduh pooja
"benar,pasti dia itu wanita penggoda,cih menjijikan,aku pastikan dia menyingkir dari hidup raj"ucap windi percaya diri.
windi beranggapan kalau pooja adalah wanita penggoda yang coba menjebak raj,obsesinya untuk mendapati raj kian memunjak,windi pikir dengan membantu menyingkirkan pooja maka raj akan suka dengannya dan menjadikannya istri baru.
"lebih baik aku shopping saja,aku sudah lama tidak berbelanja"seru windi, diapun pergi menuju kesalah satu mall guna menuntaskan hasrat kewanitaannya.
*
*
*
PERUSAHAAN WILLIAM.
tina baru saja tiba diperusahaan william, semenjak berhenti bekerja tina jadi lebih sering mampir kekantor alex,terkadang dia juga sering main kerumah ibunya dan mertuanya jika merasa bosan dirumah.
seperti sekarang ini tina sengaja datang karna ingin mengantar makanan untuk suaminya,tina berjalan masuk kedalam dan berhenti dimeja depan resepsionis.
"selamat siang nona tina"sapa pengawai itu yang memang mengenal tina
"siang,apa tuan alex ada diruangannya?" tanya tina ramah
"sepertinya tuan alex masih ada diruang meeting nona"ucap pengawai beritahu
"oh begitu,yaudah terima kasih ya"ucap tina tersenyum ramah.
tina melangkah menyelusuri koridor kantor,tina berniat menunggu alex diruangannya,tina memasuki lift dan menekan tombol menuju lantai atas.
TING.
pintu lift terbuka,tina keluar dari dalam lift,dilantai atas cuma terdapat 3ruangan yaitu ruangan alex,ruangan direktur utama dan ruangan sekretaris,tina masuk kedalam ruangan alex,tina duduk disofa sambil menunggu alex kembali.
sedang diruang meeting,tampak alex tengah fokus memdengar penjelasan pengawainya,meeting ini berlanjut sejal 1jam yang lalu tapi masih belum selesai padahal ini sudah jam istirahat kantor.
"hm cukup menarik,saya suka dengan hasilnya,saya akan memberi waktu kalian seminggu untuk mengumpulkan hasil kerja kalian mengerti"ucap alex
"mengerti tuan"ucap mereka serempak
"baiklah meeting selesai kalian semua bisa istirahat sekarang"ucap alex.
alex keluar terlebih dulu baru semuanya keluar setelah alex,alex berjalan menuju keruangan,saat membuka pintu alex terkejut mendapati istrinya ada didalam ruangannya,tina menoleh kearah alex.
"oh kau sudah kembali"ucap tina saat menyadari kedatangan alex suaminya
"honey kau ada disini"ucap alex berjalan mendekati dan duduk disamping tina
"kenapa tidak bilang kalau mau kesini kau pasti lama menungguku"ucap alex
"tidak juga,aku sengaja datang kesini untuk membawakanmu makanan"ucap tina menunjuk rantang yang dia bawa
"sungguh,kebetulan aku belum makan, apa kau sudah makan?"tanya alex
"oh ya,apa bayi ingin bermanja dengan papi"ucap alex mengelus perut tina.
tina menanggapinya dengan senyuman manis hal yang bikin dia senang adalah melihat alex yang selalu bicara dengan janinnya,ada rasa bahagia dan terharu mendapati perhatian lebih dari suami.
mereka makan bersama diruangan alex, alex dengan telatin menyuapi tina,tina dengan senang hati menerima perhatian alex,jika alex menyuapi tina,dia akan lebih bernafus makan dari sebelumnya.
*
*
*
17.10 WIB KOTA AMERIKA.
malam hari pooja menyiapkan makan malam untuk mereka berdua,ini pertama kalinya pooja memasak semenjak hamil tua,biasanya mereka akan memesan atau makan diluar karna raj melarangnya memasak,tapi kali ini pooja ingin masak.
pooja dengan lihai membuat beberapa jenis makanan yang sangat ingin dia masak,setelah hampir sejam memasak masakan poojapun siap,pooja menyaji makanan diatas meja tersusun rapi.
"baby"panggil raj sedikit berteriak
"aku didapur raj"ucap pooja sedikit teriak.
raj berjalan kedapur mendekati pooja,raj terpana melihat beberapa makanan ada diatas meja,semua makanan itu juga termasuk makanan kesukaan raj yang biasa sering pooja buatkan untuk raj.
"by kau yang memasak semua ini?"tanya raj pooja mengangguk sebagai jawaban
"by,aku sudah bilang tidak perlu masak bahaya by"ucap raj memperingati pooja
"aku hanya ingin memasak raj,lagipula sudah lama aku tidak memasak untukmu jadi aku memasak sekarang"ucap pooja
"ayo duduk dan cobalah masakanku"ajak pooja,merekapun duduk dikursi makan.
pooja melayani raj terlebih dahulu baru dirinya,aroma masakan pooja membuat raj semakin merasa lapar,jujur raj juga rindu dengan masakan pooja,raj mulai memasukan lauk kedalam mulutnya.
"bagaimana apa enak?"tanya pooja,dia harap rasa masakannya tidak berubah
"enak,masakanmu memang tidak perlu diragukan lagi,aku sudah sangat lama tidak merasakan masakanmu ini"puji raj
"syukurlah kau suka"ucap pooja senang.
merekapun menikmati makan malam bersama dalam keheningan,meskipun mereka hanya tinggal berdua,mereka tidak merasa kesepian justru malah lebih lengket karna tidak ada yang mengusik.
skip,selesai makan mereka berdua ada didalam kamar,mereka tidak tidur hanya berbaring menikmati hangat dimalam hari sambil berpelukan dibawah selimut yang menghangatkan tubuh mereka.
"by besok aku harus hadir diperjamuan mungkin besok aku pulang telat"ucap raj memberitahu,pooja menoleh keraj
"perjamuan,tumben kau tidak minta untuk ditemanin,biasanya kau selalu mengajakku"ucap pooja keheranan
"kaukan lagi hamil by,mana mungkin aku mengajakmu"ucap raj,pooa menatap raj
"kenapa,kamu malu ngajak aku karna aku gendut?"tanya pooja sedikit ketus
"bukan begitu by,aku tidak ingin kau kenapa-kenapa disana"ucap raj lembut
"alasan,bilang aja kalau udah ada wanita lain yang nemenin iyakan"tuduh pooja
"oh yaampun,aku sangat menyukai saat kau cemburu seperti ini"ucap raj gemas
"baiklah,jika kau ingin ikut ayo,besok malam temanin aku iya"ajak raj,pooja tidak menjawab malam memalingkan wajahnya membuat raj tersenyum geli
"sudah jangan ngambek lagi,entar pipi kamj melutus loh"goda raj sambil menusuk gemas pipi chubby pooja
"iih,mana ada pipi meletus,udah aku mau tidur"ucap pooja kesal
"good night baby,i love you"ucap raj lalu mencium kening pooja lembut
"i love you too"ucap pooja dengan mata masih tertutup.raj tersenyum lalu dirinya juga ikut tidur dengan memeluk pooja
*
*
*
*
*
SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA
DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA
VOTE+KOMEN+LIKE