
hari-hari telah berlalu,semenjak lahirnya vanes dikeluarga salvatrucha membawa kebahagiaan dikeluarga salvatrucha,hari hari mereka lalui bermain dengan sikecil vanes yang tampan dan menggemaskan.
jika keluarga salvatrucha bahagia atas kelahiran pewarisnya lain halnya dengan keluarga william yang sangat antusias menunggu lahirnya sang penerus ahli waris dikeluarga william dikelak nanti.
usia kandungan tina sudah membesar, dulu saat hamil usia kandungan tina hanya berpaut 2bulan dengan pooja dan sekarang usianya sudah memasuki 7bulan,perut tinapun semakin buncit.
sekarang ini tina,alex dan bella sedang berada disalah satu mall ternama,bella berencana untuk belanjan kebutuhan untuk calon cucunya,tina dan alex hanya mengikuti keinginan sang ibu/mertua.
biasanya yang paling antusias belanja tentang kebutuhan sibayi adalah sang ibu,tapi ini berbeda tampak yang paling antusias disini adalah bella,alex dan tina sampai dibuat pusing dengan hebohnya.
sekarang mereka memasuki salah satu toko baju untuk bayi,melihat pakaian bayi yang menggemaskan membuat bella tidak bisa mengendalikan dirinya,rasa semua ingin dia borong sampai habis.
"yaampun lihatlah,baju ini sangat lucu pasti cocok untuk anakmu tina"ucap bella melihat salah satu 1set baju bayi
"ma sudah cukup,kita sudah membeli banyak baju ma"ucap tina memberitahu
"hai sayang itu mana cukup,apa kau tahu kebutuhan bayi itu sangat banyak tina jadi kita harus bersiap siaga"ucap bella
"tapi ma..."ucapan tina terpotong
"sudah honey turuti saja apa kata mama" ucap alex,tina menghela nafas pasrah.
akhirnya mereka memilih dan membeli baju untuk sekian kalinya,entah sudah berapa baju yang dibeli oleh mertua tina, sebenarnya tina senang diperhatikan tapi hanya saja tina merasa itu berlebihan.
mereka terus berbelanjan untuk sibayi mulai dari baju,sepatu,mainan,box bayi alat mandi dan sebagainya,dan jangan tanya siapa yang membayarnya karena pasti yang membayar semua itu bella.
selesai berbelanja kebutuhan sibayi kini sudah waktunya untuk mengisi tenaga yang hilang terkuras,mereka mampir disalah satu restoran mall untuk mengisi perut mereka yang sudah keroncongan.
"aah hari ini mama sangat belanja sudah lama sekali mama tidak belanja seperti ini"seru bella senang merasa puas
"iyalah,orang tadi mama yang paling semangat belanja"ucap alex menyindir
"diamlah kau seorang pria kau mana ngerti"ucap bella tidak terima disindir.
anak dan mama jika bertemu memang tidak pernah akur,jika keduanya keras kepala maka perdebatan akan terjadi tina yang sudah biasa dengan hal itu hanya tersenyum menggeleng kepala pusing.
"tina apa kau lelah sayang?"tanya bella khawatir karna mereka habis berbelanja
"tidak ma,tina baik-baik saja"ucap tina
"syukurlah,mama tidak sabar menunggu dia lahir"ucap bella mengelus perut tina
"sabar ya ma,sebentar lagi cucu mama akan lahir"ucap tina memberitahu,bella tersenyum menatap tina menantunya.
tak lama kemudian makanan pesanan mereka sudah sampai,pelayan menata dengan rapi pesanan mereka,setelah pelayan pergi mereka mulai menyantap hidangan pesanan mereka dengan lahap.
selesai makan dan belanjan kebutuhan sibayi yang nyaris hampir memborong mereka memutuskan untuk pulang karna hari juga sudah mulai sore,mereka ber3 masuk kedalam mobil lalu pergi dari mall
alex pergi kerumah utama dahulu untuk mengantar bella,setelah mengantar bella baru alex dan tina pergi menuju tempat tinggal mereka apartemen alex yang tidak terlalu jauh dari rumah utamanya.
sesampainya diapartemen tina langsung ambruk diatas kasur,rasa lelah tiba-tiba menyerang dirinya,alex yang melihat itu mendekat dan duduk disamping tina yang tengah leluasa berbaring terlentang
"apa kau lelah honey?"tanya alex sambil mengelus kepala tina dengan lembut
"hhm aku sangat capek"ucap tina lesu
"beristirahatlah honey"ucap alex lembut.
alex lebih memilih pergi keruang kerjanya untuk mengerjakan pekerjaan kantornya yang sempat tertunda,alex akhir-akhir ini memang sering bekerja dirumah jikapun kekantor itu hanya untuk meeting penting
alex lebih milih menghabiskan waktunya diapartemen supaya bisa menjaga tina dan untuk urusan kantor sementara ini nathan yang menghandle,nathan tidak masalah karena dia mengerti niat alex.
malam hari sekitar pukul 20.00 malam, selesai sarapan malam alex dan tina kembali masuk kedalam kamar,dua insan yang sedang kasmaran memilih menikmati waktu berdua didalam kamar.
saat ini tina dan alex sedang menikmati waktu pacaran,tina bersandar didada bidang alex sedang alex merangkul tina kedalam dekapannya agar tina merasa hangat berada dipelukan suami tercinta.
"honey menurutmu anak kita nanti akan seperti apa?"tanya tina kepada alex
"jika nanti dia pria dia akan sepertiku dan kalau dia wanita maka dia akan secantik dirimu"ucap alex menggombal ketina
"apaan sih,modus"ucap tina salting
"bercanda honey,mau seperti apapun dia nanti kita tetap akan menyayanginya" ucap alex sambil mengelus perut tina.
tina tersenyum manis,alex mengelus perut buncit tina,tiba-tiba ada gerakan dari perut tina,mereka saling pandang mereka tahu kalau dikecil menendang membuat mereka tersenyum senang.
"sepertinya dia senang kalau dielus-elus sama papinya"ucap tina memberitahu
"benarkan,bayinya yang senang atau maminya yang senang"goda alex
"berhenti menggodaku alex"ucap tina malu,alex tersenyum gemas melihatnya
"aku mencintaimu honey"ucap alex tulus
"aku juga mencintaimu"jawa tina tulus.
mereka saling pandang satu sama lain pandangan mereka terkunci seakan tidak ingin lepas memandangi satu sama lain alex mengelus lembut pipi tina sambil terus menatap dalam begiru juga tina.
perlahan wajah alex makin dekat dengan wajah tina,alex dan tina menutup mata mereka lalu bibir menyatu,alex ******* lembut bibir tina yang sudah menjadi candunya,tina membalas ciuman alex.
alex mendorong tekuk leher tina guna untuk memperdalam ciuman mereka, ciuman berlangsung cukup lama hingga pada akhirnya alex melepas tautan bibir mereka karena sudah kehabisan nafas.
"sebaiknya kita tidur,jika tidak aku akan hilang kendali nanti"ucap alex bercanda
"kau saja yang lemah"ucap tina bercanda
mereka saling lempar senyum,alex dan tina membaringkan tubuh mereka,tina memeluk alex menyembunyikan wajah didada alex,alex membalas pelukan tina mereka berdua tidur saling berpelukan.
*
*
*
*
*
SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA
DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA
VOTE+KOMEN+LIKE