
08.00 WIB KOTA KOREA SELATAN.
matahari sudah mulai menampakkan diri tapi sepasang suami istri ini masih tidak ada untuk bangun,hingga beberapa detik kemudian salah satu dari mereka bangun karna terganggu sinar matahari.
raina bangun lebih dulu dari riyaz,raina melihat kearah samping dimana riyaz berada,raina tersenyum tipis melihat riyaz tidur sangat pulas itu sangat lucu baginya,raina melihat kearah jam dinding
"udah jam 08"gumannya,raina turun dari ranjang kasur menuju kekamar mandi.
raina memulai aktifitasnya dengan mandi terlebih dulu,sedangkan riyaz masih setia dengan kasur,beberapa menit kemudian raina sudah selesai,dia keluar dari kamar mandi dan melihat riyaz masih tertidur.
"dia belum bangun juga"lirih raina tak percaya,raina melangkah mendekatinya
"sayang bangun ini sudah pagi"ucap raina berusaha membangunkan riyaz
"mmh ada apa sayang"ucap riyaz malas
"bangun,ini sudah jam 08 lewat jika kau masih" tidur nanti kita malah kesiangan jalan-jalannya"ucap raina mengeluh
"iya ini aku bangun"ucap riyaz terpaksa
"sana,kau cepatlah mandi lalu kita akan sarapan"ucap raina,riyaz mengangguk.
dengan malas riyaz melangkah menuju kekamar mandi,sambil menunggu riyaz selesai mandi raina pergi bersiap-siap, tak lama riyazpun selesai mandi,riyaz segera bersiap-siap untuk pergi liburan.
selesai bersiap dan sarapan pagi mereka pergi keluar untuk kembali mengelilingi kota seoul,hari ini mereka memutuskan untuk pergi petite france,tempat dimana para wisatawan biasa berkeliling disana.
setelah menempuh perjalanan akhirnya mereka sampai ketempat tujuan,mereka dari mobil dan mulai berkeliling disekitar petite france,mereka menjelajahi tempat indah itu,mereka selfi sebanyak mungkin.
bukan hanya menjelajahi tempat bahkan raina juga menjelajahi semua makanan korea yang ada dipinggiran jalan,raina mencoba semua makanan yang ada disana,riyaz yang melihat itu terkagum.
"sayang kau tidak kenyang,kau makan banyak sekali?"tanya riyaz tak habis pikir
"ini tuh enak tahu,kamu ciba deh"ucap raina sambil menyuapi riyaz makananya
"enakkan?"tanyanya saat riyaz mencoba
"enak,meski begitu kau jangan makan terlalu banyak sayang nanti kamu sakit perut,inikan pedas semua"ucap riyaz
"iya sayang,ini yang terakhir"ucap raina.
raina melanjutkan makan sisa cemilan ditangannya,riyaz menggeleng kepala melihat kelakuan istrinya,raina memang seperti itu,dirinya tidak bisa dikendalikan jika menyangkut makanan khas korea.
selesai menjelajahi tempat petite france dan jajanan pinggiran jalan,mereka pergi kesalah satu toko untuk berbelanja,raina dan riyaz memilih beberapa barang untuk dihadian kepada keluarga besar mereka.
selesai berbelanja hadiah,mereka pergi melanjutkan aktivitas keliling mereka entah sudah berapa lamanya mereka mengelilingi kota seoul,bukannya lelah justru mereka malah menikmatinya.
*
*
*
13.15 WIB KOTA AMERIKA.
dilain sisi,keluarga salvatrucha berniat ingin mengunjungi rohit dan karin yang baru saja lahiran dirumah sakit,keluarga salvatrucha memang dah menganggap keluarga malhotra sebagai keluarganya.
kini raj,pooja,daren dan shinta sudah ada dirumah sakit tempat karin dirawat,tentu mereka tidak lupa membawa vanes kecil tidak mungkin mereka meninggalkan dia sendirian dirumah,tentu pooja tidak tega.
mereka melangkah masuk menelusuri koridoor rumah sakit,mereka mencari kamar inap karin hingga akhirnya mereka menemukannya,mereka langsung masuk kedalam,terlihat jelas wajah terkejut rohit
"tuan besar,nyonya besar kalian datang kemari"ucap rohit terkejut melihatnya
"tentu saja,bagaimana mungkin kami tidak datang"ucap daren menanggapi
"kalian repot-repot datang kemari,saya merasa tidak enak"ucap rohit tak enak
"tidak perlu sungkan begitu,bukankah semuanya disini keluarga"ucap shinta
"saya ucapkan terima kasih tuan nyonya karna sudah datang kemari"ucap rohit
"bagaimana anakmu?"tanya raj datar
"alhamdulillah anak dan istri saya slamat tuan"ucap rohit memberitahu kondisinya
"boleh saya lihat bayinya?"tanya pooja
"tentu nona,silahkan"ucap rohit welcome.
merekapun menjenguk karin dan bayinya sirahul,para wanita sedang asik bermain bersama rahul dan vanes,sedang para pria dengan mengobrol serius,entah apa yang mereka obrolin dengan serius itu.
"ini sudah sore,kalau begitu kami permisi dulu,sekali lagi selamat anak lahirnya anakmu rohit"ucap daren beri selamat
"terima kasih tuan besar"ucap rohit
"jika kau membutuhkan sesuatu bilang saja,tidak perlu sungkan"ucap raj serius
"terima kasih tuan raj atas keramahan anda tuan"ucap rohit terharu senang
"kalau begitu,kita pergi dulu"pamit shinta.
merekapun pergi keluar dari kamar inap karin,mereka naik kedalam mobil dan dalam sekejap mobilpun melaju pergi ketempat tujuan,raj mengantar orang tuanya kemansion baru dirinya pulang.
*
*
*
disisi lain,raina dan riyaz baru sampai dihotel,setelah berkeliling seharian penuh membuat tubuh raina dan riyaz terasa sangat lelah,raina langsung berbaring diatas kasur dengan keadaan telentang.
"sayang"panggil riyaz mendekati raina
"ada apa,jangan ganggu aku aku sangat lelah"ucap raina merasa kelelahan
"lelah,padahal kita belum melakukannya" ucap riyaz mulai menindih tubuh raina
"melakukan apa?"tanya raina tak paham
"yang seharusnya orang lain lakukan diwaktu honeymoon"goda riyaz jail
"kau ingin melakukannya sekarang,tapi aku sangat lelah"ucap raina mengeluh
"kalau begitu biar aku bekerja kau cukup menikmatinya saja"ucap riyaz tak peduli.
riyaz mulai mencium leher mulus raina, mendapati serangan tiba-tiba membuat raina tidak bisa menghindar,mata raina terpejam takkala riyaz menggigit nakal lehernya,apalagi tangan nakalnya itu.
tangan riyaz sudah mulai melucuti baju raina hingga polos,tangan rinci merinci tubuh seksi istrinya,riyaz bangun dan melucuti pakaiannya sendiri,setelah itu dia kembali menindih tubuh kecil raina,
"tenang,aku akan melakukannya dengan cepat"ucap riyaz menyakini raina,riyaz ******* bibir ranum raina yang candu.
"aamh"d*sah raina tertahan saat riyaz diam-diam memasuki miliknya kedalam.
riyaz mulai menggerakkan pinggulnya dengan tempo sedang,raina mendongak kepala keatas saat merasakan sensasi yang begitu nikmat,raina sudah mulai terbuai dengan permaina panas riyaz.
"aaaah riyaz aakh"d*sah raina menjadi
"yes baby kau menyukainya,teruskanlah mend*sah namaku"ucap riyaz merancau
gerakan riyaz semakin menjadi agr*sif tidak karuan,d*sahan rainapun semakin menjadi,sungguh riyaz bermain dengan sangat lihai,dia berhasil membuat raina lupa kendali,riyaz suka raina yang ini.
sudah lama mereka bermain,keringat juga sudah membanjiri tubub mereka, riyaz dan raina terhanyut dalam gairah hingga akhirnya mereka sudah sampai puncak,riyaz ambruk diatas tubuh raina.
"kau baik-baik saja?"tanya riyaz khawatir
"aku baik-baik saja,cepat turun dari sana kau sangat berat"ucap raina kelelahan
"maaf dan terima kasih sayang"ucap riyaz lalu dia mencium kening raina
"istirahatlah,kau sangat lelah"ucap riyaz.
riyaz menutupi tubuh mereka dengan selimut,raina masuk kedalam dekapan riyaz tempat yang nyaman menurut raina,royaz membalas pelukan raina,tak lama mereka sudah terlelap pulas tidur.
*
*
*
*
*
SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA
DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA
VOTE+KOMEN+LIKE