Cold Ceo Fell In Love

Cold Ceo Fell In Love
EPISODE 15



raj,rohit,dan pooja kini sedang berada diruang utama,rah duduk disamping pooja sedangkan rohit berdiri disamping raj,raj memberi air putih kepada pooja agar merasa lebih baik kan.


"maaf,gara-gara makanannya jatuh kau jadi tidak bisa makan"ucap pooja tidak enak


"tidak masalah,aku bisa membelinya diluar"ucap raj


"kau baik-baik saja?apa tadi dita menamparmu sangat keras?"tanya raj khawatir


"tidak,aku tidak papa"ucap pooja menyakinkan


"syukurlah"ucap raj senang


"tapi raj tak seharusnya kau menamparnya sangat keras hingga membuat pipi dita bengkak"ucap pooja prihatin kepada raj


raj membuang nafas beratnya,dia tidak habis pikir kepada pooja,padahal dirinya sudah disakitin tapi masih aja prihati kepada dita.


"beb,dia memang pantas mendapatkannya" ucap raj berusaha menjelaskan


"apa yang dikatakan tuan bener nona,dia memang pantas untuk itu"sambung rohit


"yaudah kau istirahatlah dikamar itu aku akan kembali bekerja"ucap raj sambil menunjuk kamarnya yang ada diruang utamanya.


raj mengantar pooja kedalam kamar untuk pooja istirahat,pooja merebahkan badannya dikasur dan menutup matanya,merasa pooja sudah tertidur raj keluar dari dalam menutup pintunya dan mulai bekerja kembali bersama sekretaris rohit.


pooja terbangun dari tidurnya,dia mengambil ponsel yang ada didalam tasnya,dia melihat jam diponsel sudah jam lima sore,dia keluar dari kamar untuk menemui raj.


"raj"sapa pooja saat keluar dari kamar


"hey kau sudah bangun,kemarilah"ucap raj


"kau belum selesai?"tanya pooja sambil duduk disamping raj


"sudah semuanya,apa kau ingin pulang?"tanya rah yang diangguki oleh pooja


"ya sudah ayo"ucap raj dan merekapun keluar dari ruangan raj.


raj membukakan pintu untuk pooja barulah dia masuk,raj menyalakan mesin mobilnya dan mobilpun pergi meninggalkan perusahaan, didalam mobil hanya ada keheningan karna mereka ada pada pikiran mereka sendiri.


"beb,apa kau besok ada waktu?"tanya raj memecahkan keheningan


"ada,memangnya kenapa?"tanya pooja


"besok aku ingin mengajakmu untuk menemui orang tuaku"jelas raj


"apa,menemui orang tuamu"ucap pooja terkejut


"iya,bukannya kau sendiri yang bilang kalau kau tidak suka pada hubungan yang tidak jelas,aku hanya ingin memperjelas hubungan kita"ucap raj panjang lebar


"tapi bagaimana kalau orang tuamu tidak menyukaiku?"tanya pooja karna ragu


"kau tenang saja,mereka pasti menyukaimu,kau mau kan?" ucap raj menyakinkan pooja


"hhmm,baiklah"ucap pooja.


*


*


*


20 menit kemudian mereka sudah sampai didepan kontrakan pooja,raj keluar dari mobil dan membukakan pintu untuk pooja dan berjalan beriringan didepan pintu kontrakan.


"masuklah,ingat besok waktu jam makan siang aku akan menjemputmu"ucap raj mengingat


"hhm,baiklah kalau begitu aku masuk dulu,kau hati-hatilah pulangnya"ucap pooja.


raj mencium kening pooja dan mengecup bibir pooja sekilas dan barulah pooja masuk kedalam,melihat pooja sudah masuk kedalam raj pergi kemobilnya dan menjalankan mobilnya menjauh dari kontrakan pooja.


didalam kamar kini pooja tengah mondar-mandir bingun dengan pikirannya,dia bingung harus bersikap seperti apa besok, pooja berjalan kearah lemari dan mencari pakaian yang menurutnya cocok


pooja mengeluarkan semua baju yang ada dilemarinya,dia bingun mau pakai baju apa besok,mata pooja terahlikan pada paper bag yang berada didalam lemarinya.


pooja mengeluarkan isinya yang ternyata baju waktu dia dibelikan oleh raina,pooja sampai luka kalau dia sama sekali belum memakai baju pemberian raina,jadi pooja berniat untuk memakai baju itu dan memasak sesuatu untuk keluarga salvatrucha.


selesai semua siap,pooja pergi kekamar mandi untuk mencuci wajahnya serta gosok gigi,baru setelah itu dia pergi kekasurnya dan tidur lelap.


*


*


*


APARTEMEN.


11.50 kota amerika.


raj kini tengah bersiap-siap untuk menjemput pooja,dia sengaja tidak masuk kerja dan menyuruh rohit untuk menghandal kannya,raj juga sudah memberitahu keluarganya bahwa dirinya akan datang hari ini.


raj berjalan kearah mobilnya yg terparkir diapartemennya,dia menyalahkan mobilnya dan berlaju untuk menuju kekontrakan pooja.


*


*


*


pooja sedang merias dirinya didepan cermin, dengan drees berbulu selutut berwarna pink, dan make up yang cukup natural membuat pooja terlihat sangat cantik.


mendengar suara klakson,pooja mengambil tas dan rantang makanan,dia keluar dari kontrakannya dan mendapati raj sedang berdiri disamping mobilnya.


raj yang melihat pooja keluar tidak bisa mengalihkan pandangannya kepada bidadari cantik yang ada didepannya,raj tidak menyangka akan kecantikan yg pooja punya.


"raj kenapa liatin aku kayak gitu,dandanan aku aneh ya?"tanya pooja


"tidak kau sangat cantik"puji raj masih menatap


"terima kasih"ucap pooja malu-malu


"ayo kita berangkat sekarang"ucap raj.


pooja dan raj naik kedalam mobil,dan mobilpun berjalan,didalam mobil raj mencuri- curi pandangan kepada pooja membuat yang dilihat tersipu malu dan salting.


*


*


*


KEDIAMAN SALVATRUCHA.


raj dan pooja sudah sampai dimansion salvatrucha,satpam membukakan pintu pagar untuk mobil raj dan raj memarkirkan mobilnya.


raj membukakan pintu untuk pooja dan berjalan beriringan,pooja tak henti-hentinya mengangumi keindahan rumah keluarga raj yang begitu sangat besar bak istana.


"mii,papi,grandad"panggil raj


"kami disini"ucap daren papinya raj


raj berjalan keruang tengah untuk menghampiri keluargannya bersama pooja.


"raj kau sudah datang"ucap shinta


"iya mii"ucap raj


semua orang melihat kedatangan raj,tapi mata mereka terahlikan kepada perempuan yang ada dibelakang raj.


"kak pooja"sapa raina senang


"kakak ada disini"ucap raina menghampiri pooja dan memeluknya


"kau,siapa yang menyuruhmu untu memeluknya"kesal raj kepada raina


"memang kenapa?kita biasanya begini"ucap raina heran dengan tingkah kakaknya


"sayang siapa dia?"tanya shinta penasaran


"calon menantu mami"ucap raj.


pooja langsung menyenggol tangan raj,karna merasa malu disebut dengan calon menantu,


"kau sangat cantik sekali,siapa namamu?"tanya shinta kepada pooja


"nama saya pooja tante"ucap pooja gugup


"jadi kau kekasih raj,apa yang kau lihat dari bocah tengil sepertinya"ucap kakek fahri


"grandad"kesal raj kepada kakeknya


mereka hanya tersenyum melihat kelakuan kakek dan cucu yang tidak bisa akrab,jika bertemu selalu saja bertengkar mulut.


"oh ini tante saya bawain makanan untuk semua"ucap pooja


"waah kebetulan sekali ini jam makan siang, yaudah kalau begitu kita makan bersama saja" ucap shinta


mereka semua pergi kemeja makan untuk sarapan makan siang yang ada didekat dapur.


*


*


*


*


*


SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YAA


DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA


VOTE+KOMEN+LIKE