Cold Ceo Fell In Love

Cold Ceo Fell In Love
EPISODE 120



06.10 WIB KOTA AMERIKA.


sinar matahari pagi menembus dicelah jendela kamar,pooja mengerjapkan mata yang terkena sinar matahari perlahan pooja terbangun,pooja mengumpulkan kesadarannya sambil melirik jam dinding


"sudah jam 6 pagi"gumannya,pooja turun dari ranjang kasur,ia melangkah kearah gorden lalu membukannya,pooja melihat kearah raj dan vanes yang masih tidur, pooja tersenyum gemas melihat itu.


"dasar ayah dan anak,tidurpun mereka mirip"seru pooja gemas bagaimana tidak posisi mereka sama persis,tidur terlentang dengan tangan berada didahi, pooja melangkah mendekati mereka.


"raj,vanes bangun ini sudah pagi"ucap pooja berusaha membangunkan mereka


"hm 5menit lagi mom,by"ucap vanes dan raj bersamaan,mereka enggan bangun


"no wake up now,raj kau harus kerjakan dan vanes kau harus belajar bangun pagi jangan tiru daddymu,bangun"omel pooja.


mendengar omelan pooja membuat raj dan vanes merasa terganggu tidurnya, merekapun bangun dengan masih mata tertutup,pooja menggeleng kepala karna kelakuan mereka yang sama persis itu.


"by,kenapa kau berisik sekali dipagi hari" ucap raj dengan khas orang bangun tidur


"hm,mom bawel sekali"keluh vanes juga


"kalian ini,sudah sana cepat mandi,mom akan buatkan sarapan untuk kalian"ucap pooja berusaha menahan rasa kesalnya.


tidak ingin bertambah kesal pooja pergi keluar kamar,uh pagi-pagi pooja sudah merasa kesal akibat ulah dikembar itu, sedang yang ada didalam kamar,raj dan vanes terpaksa mulai mandi meski sebenarnya mereka masih nengantuk.


didapur pooja melihat mertuanya shinta sedang masak sendirian,pooja berjalan mendekatinya,berniat ingin membantu karena itu sudah tugasnya jadi menantu.


"mi"panggil pooja,shinta noleh kepooja


"pooja kau sudah bangun"ucap shinta


"iya,kok mami masak sendirian,dimana maid-maid?"tanya pooja kebingungan


"tadi mami sirih mereka belanja bulanan jadinya mami masak sendiri"jelas shinta


"oh,yaudah kalau gitu pooja bantu mami" tawar pooja,shinta mengangguk senyum.


merekapun lanjut fokus masak,mereka memang punya hobi yang sama yaitu memasak,apalagi para suami mereka tidak ingin makan selain masakannya mereka,buah jatuh tak jauh dari pohonya.


sangat lihai mereka memasak dan saling bagi membagi tugas,sesaat kemudian masakan mereka sudah siap,hidangan sudah ditata rapi diatas meja,beberapa hidangan dibuat telah siap tuk disajikan.


"akhirnya selesai juga"seru pooja puas


"pooja apa raj dan vanes masih belum bangun?"ucap shinya bertanya kepooja


"sudah mi,bentar pooja panggil mereka dulu"pamit pooja,shinta mengangguk.


pooja pergi berjalan naik tangga menuju kekamar,pooja membuka pintu ternyata raj dan vanes sudah rapi,pooja kagum melihatnya,poojapun masuk mendekati mereka dengan senyuman manisnya.


"sini biar kubantu pasangkan dasi"ucap pooja pada raj,rajpun mengizinkannya,


"sudah"ucap pooja usai memasang dasi


"terima kasih istriku"ucap raj tersenyum


"sama2,ayo kita sarapan mami dan papi sudah menunggu,vanes ayo"ucap pooja.


mereka bertiga keluar dari kamar untuk sarapan,dimeja makan benar saja sudah shinta dan daren yang menunggu,pooja raj dan vanes ikut nimbrung,merekapun sarapan bersama dalam keheningan.


selesai sarapan raj langsung berpamitan untuk pergi kerja,pooja mengantar raj kedepan rumah,disana sudah ada rohit yang sudah menunggu untuk menjemput raj,pooja menyerahkan tas kerjanya keraj.


"aku berangkat kerja dulu,jaga dirimu baik-baik"pamit raj,pooja mengangguk tersenyum,raj mencium kening pooja sebelum berangkat sebagai asupan,usai itu rohit dan raj masuk kemobil dan pergi.


*


*


*


PERUSAHAAN SALVATRUCHA.


setelah menempuh perjalanan akhirnya mereka sampai diperusahaan,raj dan rohit berjalan kekoridoor kantor,mereka memasuki lift yang hanya khusus ceo.


"rohit apa jadwalku hari ini?"tanya raj


"sekitar jam10 anda ada meeting dengan tim personalian,lalu jam makan siang anda ada janji dengan rekan anda" ucap rahit panjang lebar membaca jadwalnya


"janji dengan siapa?"tanya taj tidak tahu


"dengan pak vano tuan,kalian ada janji kerja sama siang ini"ucap rohit beritahu.


raj menghela nafasnya,untung saja hari ini jadwalnya tidak begitu padat,pintu lift terbuka mereka berjalan keluar menuju keruangan masing-masing.raj masuk keruangannya dan langsung membaca berkas-berkas untuk meetingnya nanti.


menjadi orang terpandang tidak mudah dan senang,buktinya mereka harus bekerja keras dan merelakan waktunya dengan keluarganya,contohnya raj,dia harus bekerja jadi dia jarang berkumpul.


*


*


*


disore hari,alex baru saja menyelesaikan semua pekerjaannya,alex memutuskan untuk langsung pulang kerumah karena sudah kangen kepada istri dan anaknya.


tak butuh waktu lama bagi alex untuk sampai keapartemennya,karena tadi alex mengemudi sangat cepat alhasilnya dia cepat sampai,alex turun dari mobil dan melangkah masuk kedalam apartemen.


"honey boy aku pulang"seru alex senang, mendengar suara suaminya pulang tina keluar dari kamarnya menghampiri alex


"kamu sudah pulang,kok cepat banget?" tanya tina heran,alex langsung cemberut


"kau ini,suami pulang cepat bukannya senang gitu"ucap alex tidak senang


"bukan begitu,hanya saja biasanya kau lembur apa pekerjaanmu sudah selesai?" tanya tina mengalihkan pembicaraannya


"sudah honey,dimana jason?"tanya alex


"dia sedang tidur"ucap tina memberitahu.


mendengar itu muncullah ide aneh,alex mendekat kearah tina lalu merangkul tubuh agar dekat dengannya,tina merasa aneh dengan perubahan alex saat ini.


"bukankah artinya ini waktunya untuk kita bermesraan"ucap alex menggoda


"setiap malam kita melakukannya bukan" ucap tina yang pura-pura tidak faham


"tapi ini beda honey,kau tahu kita sudah lama tidak melakukan hal itu"ucap alex


"tidak mau"ucap tina lalu dia pergi berlari


"honey,iish"lirih alex,diapun mengejarnya.


alex masuk kedalam masuk kekamarnya untuk menyusul tina,terlihat tina sedang berdiri membelakanginya,alex mengunci pintu,mendekati tina serta memeluknya dari belakang,menghirup aromanya tina.


"kenapa kau berlari hm"ucap alex mulai mencium leher tina,tina menutup mata geli akan ciuman alex,tina berbalik badan menatap alex yang sedang menatapnya.


"aku menginginkanmu"goda alex dengan suara seraknya,tina hanya tersenyum mendengarnya,tina mengelus tubuh alex membuatnya t*rangsang,tina mendorong tubuh hingga terbaring diatas kasurnya.


tina naik keatas tubuh alex dia membuka semua pakaian alex,alex hanya diam dan tersenyum dengan aksi tina,bibirnya alex dicium oleh tina,tentu alex membalasnya dengan agr*sif,kini bibir candu menyatu.


alex membalikkan posisi mereka hingga kini dirinya yang diatas,ciuman panas terus berlanjut,tangan alex mulai nakal, dia membuka semua pakaian tina dan kini mereka sama-sama full n*ked😳.


alex terus melakukan aksi liarnya yang makin membuat tina menggila,seluruh tubuh tina sudah penuhi dengan tanda alex,tina hanya pasrah menerima setiap perbuatan alex,alex sudah tidak sabar


"aaahm"d*sah mereka saat milik mereka sudah menyatu,alex mulai menggerakan pinggulnya dengan tempo sedang,kepala tina mendonggak keatas saat merasa kenikmatan yang diperbuata oleh alex.


alex sangat menyukai ekspresi wajah tina yang ada dibawahnya,menurutnya itu sangatlah cantik dan sexy,alex jadi semakin gila melihatnya,alex menambah kecepatannya hingga kasurpun juga ikut bergerak mengikuti gerakan irama hebat.


"aaahm aleex aam"d*sah tina menggila


"ahaku mendengarnya honey"d*sah alex.


d*sahan sudah semakin terdengar jelas dikamar pasangan itu,keringatpun sudah membanjiri tubuh mereka,seperti belum puas alex tidak ingin berhenti,sedang tina dia sudah kelepaskan 2kali,tubuhnya juga sudah kelelahan dengan aksi alex.


"aah alex aaaku rasa aku aakan sampai" ucap tina bercampur dengan d*sahan


"bersama honey"ucap alex mengerti.


gerakan alex semaki gila dan menjadi,ia akan mencapai puncaknya sebentar lagi, gerakan alex yang semakim cepat membuat tina mend*sah gila,tangan tina mencekram kuat sprei karena kesakitan oleh gerakan alex,tapi alex tak berhenti.


"aaahamp"d*sahan meraka mencapai puncaknya,alex melepas miliknya dan ambruk disamping tina,mereka mengatur nafasnya yang terengah-engah,tubuh alex didekatkan ketubuh tina yang lelah.


"kau lelah?"tanya alex,tina mengangguk karena tidak sanggup menjawabnya


"maaf,tadi aku hilang kendali"ucap alex merasa bersalah,tina tersenyum tipis


"tidak papa"ucap tina menyakinkan alex


"terima kasih,kau istirahatlah"ucap alex.


alex menutup tubuh p*los mereka guna selimut,alex mencium kening tina lalu dia juga ikut beristirahat dengan memeluk tubuh tina,mereka beristirahat setelah bermain pemainan g*irah yang p*nas.


*


*


*


*


*


SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA


DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA


VOTE+KOMEN+LIKE