
hari semakin larut semua orang semakin lama semakin sedikit,pooja dan masih menyambut tamu-tamu yang tersisa,semua orang mengucapkan selamat dan berpamitan begitupula dengan teman-teman raj dan pooja.
"raj selamat ya bro atas pernikahannya" ucap alex berjabat tangan dengan raj
"hhmm,terima kasih"ucap raj datar
"kakak ipar selamat ya,kau terlihat sangat cantik memakai gaun itu"puji alex tanpa mau melepaskan jabatannya,membuat raj geram
"terima kasih tuan alex"ucap pooja
"berhentilah menatap istri"tegas raj menata tajam kearah alex
"santai aja aja bro"ucap alex tersenyum menang karna berhasil menggoda raj
"selamat raj,selamat kakak ipar atar pernikahan kalian"ucap riyaz
"terima kasih"ucap raj dan pooja kompak
"selamat ya kak,kak aku sudah memilihkan baju untuk kak pooja raina yakin kakak pasti akan menyukainya"bisik raina keraj,raj yang paham langsung menyetil dahi raina
"dasar kau masih kecil,tau apa kau"ucap raj membuat raina kesal
"iiih,kakak aku bukan anak kecil lagi tau"ucap raina tidak terima ucapan raj
"pooja selamat ya,jangan lupa segera memberi kabar baik"goda tina
"issh kau ini malu tau"bisik pooja malu.
semua orangpun sudah pergi hanya ada satu keluarga saja karna mereka berniat untuk menginap dihotel mereka,semua orang pergi kekamar masing-masing begitu pula dengan pengantin baru.
pooja dan raj masuk kekamar utama, pooja terpana dengan dekorasi kamar mereka kasur yang ditaburi bunga mawar berbentuk love serta ada 2 angsa ditengah-tengahnya,sangat romantis.
"apa kau menyukainya?"tanya raj memeluk pooja dari belakang
"hhm,sangat indah"ucap pooja senang
"baiklah sekarang kita istirahat kau pasti lelah seharian berdiri,sekarang mau aku yang mandi dulu atau kau?"tanya raj
"kau duluan saja,aku masih ingin membersihkan make upku"ucap pooja
"baiklah"rajpun masuk kekamar mandi.
pooja membersihkan make up yang menempel diwajahnya,menjadi orang yang tidak pernah berias membuat pooja tidak nyaman saat make up itu menempel terlalu lama,selesai bersih-bersih pooja ingin membuka resleting gaunnya tapi tidak kesampaian, pintu kamar mandi terbuka raj sudah selesai mandi.
"kau sudah selesai,bisakah kau membantuku membuka resletingnya,tangan aku tidak sampai"ucap pooja,rajpun mendekat.
pooja menyingkirkan rambutnya kesamping agar raj mudah membuka resletingnya,pooja memandang raj dari pantulan cermin,raj mulai membuka resleting gaun pooja,berkali-kali raj menelan salivanya ketika melihat jenjang mulus leher pooja,raj ingin mencium leher melihat tindakan raj pooja dengan cepat pooja menghindar dari raj.
"aku mau mandi dulu"ucap pooja lalu dia berlari kekamar mandi,raj hanya tersenyum geli melihat tingkah pooja.
didalam kamar mandi pooja memegang dadanya yang berdebar tidak karuan,tidak ingin diambil pusing pooja langsung membersihkan badannya yang lengket,selesai mandi pooja mengambil pakaiannya yang ada dibalik pintu,pooja tertegun melihat lingerie yang sexy dan transparan,apakah dia harus memakai.
"apakah tidak ada pakaian lain"guman pooja,dia bimbang,jika dia memakai tubuhnya akan kelihatan dan kalau dia tidak memakai dan keluar itu sama saja.
raj yang sedang menunggu pooja sambil bermain hp merasa tidak tenang karna pooja sudah sangat lama berada dikamar mandi,raj turun dari kasur melangkah kekamar mandi,mengetok pintu.
"by,apa kau baik-baik saja,kenapa lama sekali"ucap raj khawatir kepada pooja
"tunggu sebentar lagi keluar"teriak pooja.
tak lama kemudian pintu terbuka,raj langsung membulatkan matanya melihat penampilan pooja,badan pooja terlihat jelas dimatanya pooja yang ditatap seperti itu merasa malu dia langsung menutup badannya dengan kedua tangannya.
"berhentilah menatapku raj"ucap pooja tapi tidak ada jawaban dari raj
"aku akan nganti baju saja"ucap pooja hendak masuk tapi tangannya dicegah
"jangan,aku suka penampilanmu sekarang"ucap raj,pooja menunduk malu
"kau sangat cantik,apa lagi memakai lingerie hitam,aku menyukainya"ucap raj.
raj memeluk pooja menyembunyikan wajahnya diceluk leher pooja,raj menghirup aroma tubuh pooja,pooja merasa geli dengan tindakan raj,raj terus menghirup mungkin karna gemes raj sedikit mengggigit leher pooja membuat pooja meringis kesakitan.
"iis raj"ringis pooja,raj melepaskan pelukannya,ditatap mata pooja dalam-dalam,perlahan wajah raj semakin dekat jantung mereka sama-sama tidak karuan.
"aku sangat mencintaimu"ucap raj mengelus lembut wajah pooja
"aku juga mencintaimu"ucap pooja menatap dalam mata raj yang ada diatasnya
"hari ini akan kujadikan kau menjadi milikku seutuhnya"ucap raj,pooja hanya mengangguk malu.
raj kembali mencium pooja,poojapun membalas ciuman raj,rasa ingin memiliki satu sama lain menggairahkan hasrat mereka,raj yang sudah hilang kendali terus mencium bibir sexy pooja,puas dengan dibibir raj berahli leher pooja.
"aammhh..."desah pooja saat raj menggigit lehernya dengan nakal
"jangan ditahan,keluarkan saja"pinta raj.
raj terus mencium setiap incin tubuh pooja,baju poojapun sudah terlepas begitu pula dengan raj raj terus memberi ciuman lembut ketubuh pooja membuat pooja geli,sampai akhirnya dia sampai diarea sensitif pooja.
dengan perlahan raj menurunkan cd pooja hingga pooja sudah polos tanpa sehelai benangpun,jujur pooja saat ini sangat malu karna tubuhnya sudah polos,lidah raj sudah bermain dimiss pooja,pooja mendonggak kepalanya keatas,menggigit bibir bawahnya saat lidah raj dengan lihai bermain dimissnya.
"aaahhm raaaj"******* pooja tidak bisa ditahan,dia meremas rambut raj sambil merasakan sensasi yang diberikan raj.
tidak ingin membuang waktu raj memposisikan tubuhnya dengan nyaman,pelan tapi pasti raj mengarah miliknya kemilik pooja dengan sedikit hentakan mampu membuat pooja teriak.
"aaghh,raaj"pooja memejamkan matanya saat milik raj masuk kemiss,air mata pooja terjatuh merasakan sakit luar biasa.
"maaf baby,maaf"ucap raj,sebenar raj cukup kaget mengetahui bahwa pooja masih perawan dikotanya yang bebas ini masih ada wanita yang seperti pooja,raj benar-benar beruntung memiliki pooja.
raj mencium bibir pooja untuk mengalihkan rasa sakit pooja,setelah merasa pooja tenang raj kembali menghentakan miliknya yang belum sempurna masuk kemiss pooja, bersamaan dengan itu cairan merah keluar dari miss pooja raj merasakannya.
"aaahh raajj aagh saaakit"ucap pooja terus meremas sprei kasurnya.
"maaf baby,taaapi aagh ini saangat hangat aaagh"raj terus menggerakan pinggulnya dengan pelan-pelan.
raj sungguh dibuat gila dengan tubuh pooja,raj terus semakin menambah kecepatan gerakannya semakin membuat pooja mendesah dibawah kungkungannya,sungguh raj sangat menyukai ekspresi wajah pooja saat ini.
"aaahh,raaaj aagh"pooja terus mendesah membuat raj semakin bersemangat
"yes baby,aagh teruslah mendesah aaaghh ini sangat nikmat"raj sungguh sudah hilang kendali,hasrat yang dipendam selama ini akhirmya sudah dilampiaskan.
keduanya sudah terhanyut dalam sensasi yang menggairahkan,entah sudah berapa kali raj pelepasan,keringat sudah membasahi tubuh mereka berdua tapi mereka seakan-akan tidak merasakan lelah sama sekali.
"aaaahhhh baby"******* mereka ketika sama-sama mengeluarkan pelepasan.
raj ambruk disamping pooja nafas mereka sudah tidak karuan,mereka saling pandang dan melempar senyum bahagia,raj menutup tubuh mereka dengan selimut,raj membawa pooja kedalam dekapannya.
"kau baik-baik saja?"tanya raj khawatir, pooja mengangguk meski ada rasa sakit sedikit tapi tidak masalah baginya
"terima kasih baby,kau sudah bersedia menjadi milikku"ucap raj mengelus lembut wajah pooja
"aku juga senang telah menjadi milikmu seutuhnya"ucap pooja tersenyum
"sekarang tidurlah kau pasti lelah"ucap raj pooja pun mengangguk kepala.
merekapun tidur setelah melewati kegiatannya yang panas bagi pengantin baru,malam pertaman yang begitu bermakna bagi mereka berdua.
*
*
*
*
*
(lingrie sexy yang dipakai pooja)
SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA
DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA
VOTE+KOMEN+LIKE