
03.10 wib kota amerika.
kini raj berada digedung tempat pooja disekap oleh krish,dia berlari masuk kedalam gedung menelusuri setiap ruangan mencari keberadaan pooja.
"POOJA,POOJA,BYY KAMU DIMANA" teriakan raj terdengar keseluruh ruangan.
pooja yang disekap didalam tentu mendengar teriakan raj,pandangannya mencari-cari keberadaan raj.
"oh tidak,raj sungguh datang kesini" guman pooja panik,bagaimana gak panik pooja mengetahui bahwa tempat ini sudah dipenuhi oleh jebakan.
"RAJ,RAJ AKU DISINI"panggil pooja,berniat ingin memberi tau semua tujuan krish kepada raj,dia ingin menyuruh raj cepat pergi sebelum krish mencelakainya.
raj yang mendengar suara pooja langsung menuju ketempat pooja berada,dari kejauhan raj bisa melihat pooja sedang sendiri,raj ingin melangkah lebih dekat tapi langkahnya terhenti.
"stop raj jangan mendekat"ucap pooja
"hei ada apa,aku ingin membebaskanmu kenapa kau melarangku mendekat" ucap raj hendak melangkah lagi
"stop raj didepan ada banyak bom"ucap pooja memperingati raj untuk hati-hati
raj melihat kearah bawah ada sebuah karpet raj menyingkirkan karpet itu dan benar saja pooja sedang dikelilingin oleh bom,langkah seseorang terdengar membuat raj merahlikan pandangannya.
"wah wah kau sudah datang,kupikir kau tidak akan datang"ucap krish tersenyum remeh,krish berdiri disamping pooja
"brengsek ternyata ini ulahmu" kemarahan raj semakin memunjak
"lepaskan kekasihku"pinta raj tapi krish hanya tersenyum remeh kepada raj
"bagaimana bisa aku melepaskan bidadari begitu mudah"ucap krish dia membelai wajah pooja mencoba memancing amarah raj
"jangan berani-berani kau menyentuhnya atau kau akan tau akibatnya"ancam raj
"hee kau begitu mencintai,kalau begitu lakukanlah apa yang kusuruh maka aku akan melepaskannya"ucap krish
"apa maumu"ucap raj mengintemidasi
"jika kau bersedia menggantikan tempatnya maka aku akan membebaskannya"ucap krish
"tidak raj jangan dengarkan dia,kau cepatlah per hhmm" ucap pooja,krish langsung menutup mulut pooja
"kau tenang saja,setelah kau tiada aku akan senang hati menjaganya untukmu"ucap krish raj mengepalkan tangannya menahan marah+emosi
"baiklah aku akan melakukan apa yang kau mau
tapi kau harus melepaskannya"ucap raj
"tentu saja"ucap krish merasa puas
raj berjalan melewati bom itu,krish menyingkirkan pooja dari kursi,mata pooja sudah berkaca-kaca dia tidak ingin raj terluka,raj duduk dikursi tempat pooja berada menggantikan posisi pooja.
"raj hiiks"pooja tidak bisa menahan tangisannya,krish menahan pooja untuk mendekati raj.
krish mengeluarkan remote dari sakunya bisa dipastikan tombol itu untuk mengaktifkan bom itu,krish tersenyum kemenangan sebentar lagi impian untuk menjadi orang terkaya dikota amerika akan terwujud dengan mengakhiri hidup raj maka hidupnyapun akan berubah.
tapi belum sempat krish menekan tombol itu ada seseorang yang menembaki kaki krish hingga membuat jatuh duduk,pooja kaget dia melihat kebelakang ternyata ada rohit dan suara tembakan terdengar dari luar.
"**** sial"umpat krish diapun ingin kembali menekan tombol itu tapi pooja mendorongnga sekuat tenaga hingga membuat krish tersungkur dan remote tombol itu terpental jauh.
"raj"pooja mendekat kearah raj,raj membantu membuka ikatan pooja,raj memeluk pooja dengan penuh kasih sayang dia begitu sangat mengkhawatirkan pooja.
"kau tidak papakan,tidak ada yang terlukakan"ucap raj memeriksa keadaan pooja,pooja menggelengkan kepalanya.
kemudian ada beberapa polisi datang dengan rohit,polisi itu segera menangkap krish atas perintah dari raj.
"raj kau pengecut"umpat krish
"hee kaulah yang pengecut,bawa dia kedalam penjara"pinta raj polisi itu berjalan membawa krish.
tiba-tiba krish mengambil pistol milik polisi itu dan mengarahkannya kepada raj,pooja yang melihat itu berteriak.
"RAJ AWAS"pooja berlaru kehadapan raj untuk melindungi raj alhasil dirinyalah yang tertembak
"pooja,pooja bangun pooja,pooja"raj begitu panik,dia murka terhadap krish.
dia menghampiri krish dan langsung memberi pukulan yang sangat keras keperut krish
"berani sekali kau melukainya"ucap raj penuh amarah krish hanya tersenyum
raj ingin sekali menghabisi krish disini tapi kekasihnya pooja lebih berarti,raj membiarkan polisi membawanya lalu dia segera membawa pooja kerumah sakit.
*
*
*
kini pooja sedang ditangani oleh dokter,sedari tadi hati raj tidak karuan dia tidak ingin terjadi sesuatu kepada pooja,raj mundar mandir didepan ruang IGD meski rohit sudah menenangkannya raj tetap tidak bisa diam.
"raj"pandangan raj terahli dengan orang memanggil namanya,ternyata maminya shanti dan raina datang,mereka mendekat kearah raj
"raj apa kau baik-baik saja,pooja bagaimana dengan pooja?"tanya shanti khawatir
"pooja sedang ditangani oleh dokter mi"ucap raj,mereka semua masih menunggu kabar pooja
tak lama kemudian seorang dokter keluar raj langsung berdiri dan segera menghampiri dokter tersebut.
"dokter bagaimana dengan keadaan pooja apa dia baik-baik saja?"tanya raj bertubi-tubi
"tuan tenang saja,kami sudah mengeluarkan pelurunya lukanya tidak dalam tapi nona mengeluarkan banyak darah,untungnya stok darah kami cocok dengan darah nona jadi dia sekarang dalam masa pemulihan"jelas dokter
akhirnya raj bisa bernafas dengan lega setelah mendengar perkataan dokter,sekarang pooja sedang dipindah diruang inap VVIP atas permintaan raj,pooja masih belum sadarkan diri karna efek obat bius.
"mami raina,sebaiknya kalian pulang biar aku yang menjaga pooja disini"ucap raj
"tapi kakak sendirian disini"ucap raina
"kakak tidak apa-apa kalian pulanglah rahit akan mengantarkan kalian"ucap raj
"baiklah,kalau ada apa-apa hubungi mami"ucap shanti raj mengangguk,shanti dan rainapun pergi dengan diantar oleh rohit
raj berjalan mendekati ranjang pooja,dia tidak tenang melihat kondisi pooja,raj menggenggam tangan pooja dan memberinya ciuman tulus
"cepatlah sadarlah aku semakin takut jika melihatmu seperti ini"ucap raj dia paling tidak bisa melihat orang yang dia cintai terluka,entah sejak kapan raj sudah terlelap tidur sambil menggenggam tangan pooja.
jam sudah menunjukkan pukul 01.15 malam tiba-tiba raj merasa ada menggerakan raj bangun dia melihat pooja yang sudah sadar,pooja tersenyum melihat melihat raj
"baby kau sudah sadar"ucap raj senang
"aku haus"ucap pooja raj dengan singap memberi pooja minum,poojapun meminumnya
setelah selesai minum raj menaruh gelasnya kembali,pooja ingin bangun tapi bahunya masih terasa sakit untuk digerakan.
"jangan banyak bergerak lukamu masih belum sembuh"ucap raj menahan pooja untuk bergerak
"raj bagaimana denganmu apa kau baik-baik saja?"tanya pooja khawatir
"pertanyaan konyol apa itu seharusnya aku yang bertanya,kenapa kau begitu bodoh menerima tembakan itu,seharusnya kau membiarkan aku saja"omel raj kesal kepada pooja
"aku tidak suka melihatmu terluka"ucap pooja,raj menatap pooja dalam
"tapi aku juga tidak suka melihatmu terluka apalagi itu karnaku lain kali jangan seperti itu lagi"ucap raj pooja hanya mengangguk dan tersenyum
"kau sebaiknya tidur lagi saja kau pasti lelah menungguku disini"pinta pooja
"hhmm aku akan tidur taoi kau juga harus tidur kau membutuhkan istirahat yang banyak"ucap raj.
raj membantu menyelimuti pooja dia mencium kening pooja lalu dirinya pergi kesofa panjang untuk kembali tidur,kekasihnya sudah sadar jadi dia bisa tidur dengan nyenyak.
*
*
*
*
*
SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA
DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA
VOTE+KOMEN+LIKE