
06.30 kota amerika
pooja sudah rapi dengan pakaian kerjanya, setelah selesai sarapan pooja mengambil sepedanya dan bergegas ketempat kerjanya.
beberapa menit kemudian pooja sudah sampai ketempat kerjanya dan memarkirkan sepedanya.saat pooja hendak berjalan pooja dikagetkan dengan suara seseorang yang memanggil-manggil namanya.
"kamu kan..."ucap pooja mengingat-ingat
"aku raina kak"ucap orang yang ternyata raina
"oh ya raina,sedang apa kau disini"tanya pooja
"aku ingin bertemu kakak"balas raina
"apa cafe ini milik kakak"lanjut raina bertanya
"bukan,aku hanya bekerja disini"balas pooja yang diangguki oleh raina
"ayo masuk"ajak pooja dan merekapun masuk
didalam ternyata sudah ada tina yang sedang membersihkan meja-meja disana
"hey tina"sapa pooja,tinapun menoleh
"oh pooja,sudah datang"ucap tina dan mata tina mengalihkan pandangannya keraina yang sedang berada dibelakang pooja
"pooja siapa dia"tanya tina seraya menunjuk kearah raina
"oh ya,tina kenalin dia raina dan raina kenalin dia tina temanku"ucap pooja memperkenalkan mereka dan merekapun saling berjabat tangan dan perkenalan.
usai perkenalan merekapun berbincang-bincang dan sesekali mereka tertawa akibat tingkah tina yang lucu,saking asyiknya hingga merekapun sampai lupa waktu.
"oh ya ampun aku hampir telat kekampus"ucap raina kaget
"haha,saking serunya bercerita sampai kita lupa waktu"ucap tina seraya tersenyum
"iya,oh yaa apa kalian punya waktu akhir peka,aku ingin mengajak kalian jalan-jalan"
tanya raina kepada pooja dan tina
"maaf raina,aku tidak bisa soalnya aku harus membatu ibuku"ucap tina tidak enak
"tidak apa-apa kak,bagaimana dengan kak pooja"tanya raina kepada pooja
"baiklah aku akan ikut denganmu,lagipula aku tidak punya kerjaan"balas pooja
"hmm baiklah kalau begitu aku pamit dulu"ucap raina berpamitan seraya memeluk pooja dan tina lalu pergi,sedangkan pooja dan tina kembali bekerja.
*
*
*
AKHIR PEKA
pooja kini sedang menunggu seseorang didepan cafe tempatnya bekerja,dia sedang menunggu raina karna mereka janjian ketemu dicafe tempat mereka awal bertemu.tak selang beberapa menit kemudian ada mobil yang berhenti tepat didepan pooja dan ada seseorang yang turun dari dalam mobil tersebut yang ternyata adalah raina orang yang ditunggu-tunggu oleh pooja.
"kak pooja"sapa raina seraya menghambur kepelukan pooja dan pooja menerima pelukan raina,tatapan pooja berhenti kepada seseorang yang ada dibelakang raina poojapun melihat kearah raina,raina yang mengerti maksud pooja segera memperkenalkan orang yang dibelakangnya.
"kenalin kak ini kak raj saudara aku"ucap raina
poojapun membungkukan badannya,raj hanya memandang wajah pooja dengan wajah datar
"ayo kita berangkat"ajak raina dan merekapun naik kedalam mobil,raina dan pooja duduk dikursi belakang sedangkan raj duduk dikursi didepan mengemudi.
awalnya raj tidak mau ikut tapi karna adiknya yang merengek mengharuskan raj untuk memenuhi keinginan adik kesayangannya.
sedari tadi raj tidak henti-hentinya melihat wajah pooja yang sedang asyik bercanda bersama adiknya lewat kaca spion "cantik" guman raj dalam hati seraya tersenyum tipis.
"oh ya raina,tadi aku membuat cookies,kau mau mencobanya"tawar pooja
"oh yaa,mana kak?"tanya raina kepada pooja
poojapun mengambil cookies tersebut didalam tasnya dan menyerahkannya kepada raina yang langsung diterima oleh raina
"eehhmmm,enak kak,apa ini buatan kakak sendiri"tanya raina pooja menganggukan kepalanya untuk menjawab pertanyaan raina
setelah menempuh perjalanan yang lumayan jauh,mereka sudah sampai dipusat perbelanjaan salah satu mall yg terbesar dikota amerika,setelah selesai memarkirkan mobil mereka segera masuk kedalam dan langsung berbelanja.sedari tadi banyak wanita yang melirik kearah raj tapi raj tidak menghiraukan mereka karna sudah terbiasa dengan semua itu.
raina dan pooja berjalan ketoko pakaian raina langsung memilih beberapa pakaian yang keluaran terbaru,sesekali raina menawarkan pakaian kepada pooja tapi pooja selalu saja menolak karna baju tersebut terlalu mahal.
"ayolah kak,masak kita sudah datang kesini tidak membeli apapun"manja raina
"baiklah tapi hanya satu pakaian saya yaa"ucap pooja menyerah kepada raina
"tidak masalah"ucap raina tersenyum senang.
merekapun mulai memilih pakaian,selesai memilih pakaian pooja dan raina pergi kekasir dan membayar belanjaannya menggunakan kartu kredit raj yang tanpa batas.
usai selesai dengan pakaian,pooja dan raina menuju tempat bermain dengan sangat bahagia hingga melupakan sosok raj yang ada dibelakang mereka.raj yang melihat adiknya bahagia ikut merasa bahagia karna sangat jarang melihat raina yang sebahagia saat ini,karna setiap raina pergi bersama temannya raina selalu pulang dengan wajah cemberut karna temannya menganggap raina itu tempat ATM berjalan mereka.
setelah bosan bermain,mereka pergi untuk sarapan karna perut mereka sedari tadi berbunyi minta diisi.usai mendapatkan tempat duduk mereka segera memesan makanan tak selang beberapa menit makanan yang mereka pesanpun datang dan mereka menikmati makan siang mereka.
selesai makan mereka memutuskan untuk pulang karna hari sudah mulai sore, diperjalanan raina tertidur dipangkuan pooja dan pooja mengelus lembut kepala raina,raj yang melihatpun tersenyum.
"apa dia sedang tidur"tanya raj basa-basi
"iya tuan,sepertinya dia kecapean"balas pooja
keadaan mobilpun kembali hening.
merekapun sampai dikontrakan tempat pooja tinggal,pooja berpamitan kepada raj dan raina yang baru saja bangun dari tidurnya.
"makasih tuan,raina makasih udah nganter aku dan juga bajunya"ucap pooja
"sama-sama kak"balas raina
poojapun berjalan masuk kedalam kontrakannya,raina berpindah duduk didepan bersama kakaknya dan mobil berlaju pergi.
"bagaimana,apa kau bahagia sampai-sampai kau mengabaikan kakakmu ini"ucap raj
"happy dong kak,apa lagikan aku sudah lama tidak pergi kemall"ucap raina bahagia
"oh ya,kau kenal dia dimana"tanya raj
"maksud kakak kak pooja"tanya balik raina yang dianggukin oleh raj dan pooja menceritakan tentang awal pertemuan mereka
"kau tau kak,kak pooja itu orang baik tau dan dia juga asyik kalau diajak bicara beda dengan teman-temanku yang hanya memanfaatkan diriku"ucap raina panjang lebar,raj hanya mendengarkan cerita adeknya
"apa dia sudah memiliki kekasih"tanya raj
"setahu raina kak pooja tidak punya pacar karna kak pooja pernah cerita keraina bahkan kak pooja belum pernah pacaran"jawab raina
"benarkah"ucap raj senang
"iya,emang kenapa kakak tanya begitu,apa kakak menyukai kak pooja"tanya raina kepoo
"apa kamu mau kalau kak poojamu itu jadi kakak ipar"tanya balik raj
"tentu saja mau,selain cantik kak pooja juga baik dan juga pinter masak"jawab raina
raj yang mendengar persetujuan adeknya tersenyum karna mendapat lampu hijau.
*
*
*
*
*
SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YAA
DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA
VOTE+KOMEN+LIKE