Cold Ceo Fell In Love

Cold Ceo Fell In Love
EPISODE 115



seminggu hari kemudian.


raina sedang sibuk berkutat didapur,dia sengaja memasak hari ini karena raina berencana ingin mengantarkan makan siang untuk riyaz,dia berusaha membuat makanan istimewah khusus untuk riyaz.


setelah usaha keras akhirnya masakan raina sudah jadi,raina menyimpannya didalam rantang makanan,tidak lupa raina menambahkan hiasan telur yang berbentuk hati diatas masakannya itu.


"akhirnya selesai juga,semoga riyaz suka dengan masakanku"seru raina berharap.


"lebih baik aku cepat bersiap-siap biar aku gak telat kesananya"guman raina.


rainapun masuk kedalam kamar dan dia bergegas bersiap-siap merapikan dirinya, raina bahkan sedikit mengoles make up diwajahnya agar lebih fresh jika dilihat, tak lama rainapun sudah selesai bersiap.


raina keluar dari rumah,tak lupa dia juga membawa rantangnya,rainapun masuk kedalam mobil dalam sejekap mobilpun melaju,diperjalanan raina tersenyum,dia membayangkan wajah terkejutnya riyaz.


raina sengaja tidak memberitahu riyaz soal dirinya akan datang agar kejutan, rainapun tiba dirumah sakit riyaz,raina berjalan menuju ruangan riyaz,sesaat langkah raina berhenti karena melihat seseorang yang dia kenal berbincang.


raina melihat riyaz sedang berbincang dengan seorang wanita,mereka terlihat sangat dekat,terlihat sangat jelas mereka mengobrol sambil sesekali ketawa-tawa.


"siapa wanita itu,dia terlihat sangat dekat dengan riyaz"batin raina,jujur saja raina merasa cemburu melihatnya,siapa yang tidak cemburu melihat suaminya dekat dengan wanita lain,meski itu temannya.


saking asyiknya mengobrol riyaz sampai tidak sadar keberadaan istrinya,mereka terus berbincang hingga tidak sengaja pandangan royaz teralihkan pada raina yang berdiri berada tidak jauh darinya.


"sayang"panggil riyaz sedikit berteriak, merasa dipanggil dengan terpaksa raina melangkah mendekatinya,raina senyum


"sayang kau datang kemari,kenapa tidak memberitahuku hm"ucap riyaz terkejut


"aku kesini mau mengantarmu bekal untuk makan siang"ucap raina beritahu


"benarkah"ucap riyaz sangat tersanjung


"ohya,sayang kenali ini amanda dia ini teman kuliahku dan amanda kenalin dia raina istriku"ucap riyaz memperkenalkan


"hai raina"sapa raina mengulur tangan


"hai saya amanda,senang berkenalan dengamu"ucap amanda membalasnya


"kalau begitu aku pamit dulu,aku tidak ingin mengganggu waktu kalian,bye riyaz"pamit amanda lalu dia segera pergi


"sayang ayo keruanganku,temani aku makan"ajak riyaz,raina mengangguk.


merekapun pergi keruangan pribadi riyaz, sesampainya disana riyazpun langsung membuka rantang makanannya,riyaz tersenyum melihat masakan raina,riyaz menoleh kearah raina yang didepannya.


"kau pasti bekerja keras membuat hati ini untukkukan"ucap riyaz menggoda raina


"aku hanya iseng,cepatlah makan"ucap raina malu,riyaz tersenyum lalu makan


"hm sayang,apa amanda itu baru bekerja disini,kok aku baru melihat dia?"tanya raina penasaran,riyaz masih mengunyah


"iya dia baru dipindahkan kesini,aku juga baru 2hari yang lalu bertemu dengannya kenapa?"tanya riyaz balik lanjut makan


"dia sangat cantik ya"puji raina keriyaz


"dia memang cantik,tapi tidak secantik dirimu sayang"ucap riyaz mengombal.


pipi raina merah merona,niatnya dia ingin mengetes royaz tapi dia malah dikerjain, riyaz tersenyum gemas melihat pipi raina tapi riyaz masih lanjut makan hingga makanannya habis tidak tersisa olehnya.


raina tidak langsung pulang,dia nemanin riyaz bekerja,raina memang menemani sesekali saat bekerja,dia bosan dirumah dan dibutik jadi raina memutuskan untuk menemai riyaz bekerja dirumah sakit.


*


*


*


malam hari diapartemen,raj dan pooja sedang menghabiskan waktu berdua diruang tengah sambil menonton,malam ini mereka hanya tinggal berdua,karena sivanes sedang menginap dimansion.


"uhuuk"pooja batuk karena tiba-tiba film itu menanyakan adegan dewasa,seketika hawa diruang tengah menjadi panas,raj mulai gelisah karena terbawa suasana, raj melirik sekilas kearah pooja istrinya.


"hhm sepertinya aku sudah mengantuk aku mau tidur duluan"ucap pooja hendak pergi,tapi tangan dicengkal oleh raj,raj menarik tubuh pooja hingga membuat pooja terjatuh diatas dipangkuannya.


"raj apa yang kau lakukan,lepaskan"ucap pooja berusaha melepas diri dari raj


"sayang saat ini hanya ada kita berdua bukankah kita harus memanfaatkannya" ucap raj kode,tubuh pooja merinding


"apa maksudmu raj"ucap pooja gugup


"aku sudah tidak bisa menahan lagi by, kita lakukan disini"ucap raj tidak tahan


"apmmh"ucapan pooja terpotong karena raj menutup mulutnya dengan dicium.


l*matan demi l*matan raj berikan pada bibir pooja,mendapat perlakuan lembut pooja sudah mulai terbawa suasana diapun membalas ciuman raj,ciuman itu lama-kelamaan menjadi makin agr*sif.


tangan raj sudah mulai membuka baju pooja dan dilemparnya sembarangan, poojapun membuka baju raj hingga raj terlanjang dada,raj mulai bermain dengan buah kembar sipooja kesukaannya itu


"aaham raj"d*sah pooja saat raj rakus menghisap p*tingnya dengan kuat,raj mulai membuka seluruh baju pooja hingga full naked,begitu juga dengannya.


pooja berbalik menghadap keraj,pooja duduk dipangkuan raj,keduanya sudah sangat basah,raj memposisikan dirinya sedikit berbaring,pooja mengarahkan milik raj agar cepat masuk kemiliknya.


"ahaa"d*sah mereka saat miliknya sudah bersatu,pooja mulai menggerakan tubuh keatas dan kebawah,raj membantu pooja agar gerakannya lebih cepat dan cepat.


"aah baby kau sangat cantik aah"d*sah raj tak karuan,raj memandangi pooja, rambut yang berantakan,wajah yang dipenuhi dengan keringat serta mata yang terpejam dan mulut yang terbuka n*kmat,itu sangatlah sexy menurut raj,


d*saha demi d*sahan terus terdengar diruang tengah,mereka terhanyut dalam permainan yang mengg*irahkan,bahkan saat ini bukan mereka yang menonton tv tapi malah sebaliknya,sungguh lelucon.


raj mengubah posisi,raj membaringkan pooja disofa sedang dia duduk didepan pooja,raj kembali memasukkannya dan mulai menggerakkan pinggulnya dengan bruntal,seolah ia sedang balas dendam.


"ahhm raj pelan-pelan"d*sah pinta pooja


"aahm ini sangat n*kmat baby,teruslah mend*sah"ucap raj bercampur d*sahan.


mereka trus bermain cukup lama hingga tidak tahu beberapa kali mereka merasa pelepasan,raj kembali merasakan mau sampai begitu juga dengan pooja,rajpun semakin mempercepat gerakannya itu.


"aahhm byy"d*sah mereka bersama saat sudah sampai puncak,raj ambruk diatas tubuh pooja,nafas mereka sudah tidak beraturan,raj mencium buah dada pooja dan juga mulai menghisap p*tingnya.


"raj hentikan,aku sudah sangat lelah raj" ucap pooja saat raj mulai nakal lagi


"baiklah,aku akan menyusu dikamar saja ayo kita pindah"ucap raj,pooja tertegun


"apa kau ingin bermain lagi?"tanya pooja


"tidak,aku hanya ingin istirahat sambil menyusu,kau juga lelah bukan jadi ayo kita istirahat dikamar"ucap raj santai.


rajpun menggendong tubuh pooja tanpa melepaskan ITUnya,raj dan pooja mulai berbaring diatas kasur sambil istrirahat karena lelah,sesuai permintaan raj,raj tidur sambil menyusu,dasar bayi besar.


*


*


*


*


*


SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA


DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA


VOTE+KOMEN+LIKE