
beberapa hari kemudian.
hari ini ada acara istimewah disebuah gedung megah,semua gedung dihiasi dengan bunga-bunga yang sangat indah, meski terlihat sederhana tapi memberi kesan indah bagi semua pengunjung.
hari yang telah dinanti-nanti oleh kedua belah pihak keluarga untuk memulai ikatan tali silaturahmi mereka,yaitu acara pertunangan riyaz dan raina yang digelar dengan penuh megah dan kesederhanaan atas permintaan raina.
raina sengaja menggelar acaranya dengan sederhana karna menurutnya acara pernikahanlah yang harus mewah, kedua belah pihak tidak ada yang protes, asalkan acara berjalan dengan lancar.
raina baru saja selesai dirias,saat ini dirinya bersama dengan riyaz didalam ruangan hanya berdua,dari tadi riyaz terus memandangi wajah cantik raina, raina yang terus ditatap merasa risih.
bagaimana tidak dipandang jika ada bidadari nyata didepan mata,gaun pink sederhana yang dipakai raina serta rambut yang ditata rapi dihiasa bunga membuat raina terlihat sangat anggun.
"kakak ngapain sih ngeliatin aku terus akunya jadi malu"keluh raina menunduk malu,riyaz memegang dagu raina agar dia kembali melihat kecantikan raina.
"bagaimana aku bisa mengalihkan mata ini jika ada bidadari didepanku"puji riyaz pipi raina merah merona karna malu
"hari ini kau sangat cantik sayang"puji riyaz lagi,jantung raina mulai tidak teratur
"kakak juga terlihat sangat tampan hari ini"puji raina mengalihkan rasa gugupnya
"aah apa kita langsung nikah aja,aku jadi tidak rela jika hanya pertunangan,belum puas rasanya"ucap riyaz merasa nyesal.
"ya gak bisa dong kak,akukan masih kuliah terus kakak juga sibuk dengan pekerjaan baru kakakkan?"ucap raina
"aku tahu,untung saja aku cepat-cepat melamarmu,jika tidak maka pria lain yang akan datang melamarmu,bisa gila aku"ucap riyaz sambil membayangkan.
mereka terus mengobrol agar rasa gugup mereka sedikit menghilang,jujur sedari tadi riyaz tidak bisa menahan dirinya,riyaz menatap dalam mata raina begitu juga sebaliknya,wajah riyaz mulai semakin dekat dengan bibir raina.
"tuan acaranya su..."kegiatan riyaz dan raina harus terhenti oleh pengawai,raina yang mendengar suara orang segera mendorong tubuh riyaz agar menjauh.
"maaf mengganggu tuan"ucap pengawai itu menunduk karna merasa bersalah
"ada apa?"tanya riyaz sedikit ketus
"itu tuan acaranya akan segera dimulai" ucap pengawai itu memberitahu
"baiklah kita akan kesana,terima kasih" ucap riyaz,lalu pengawai itu pamit pergi.
suasana mulai sedikit canggung,ada rasa kecewa dihati riyaz karna gagal bermesraan dengan raina,raina kikuk merasa malu karna hampir kepergok berciuman oleh pengawainya tadi.
"sudah siap?"tanya riyaz mencairkan suasana,raina mengangguk canggung
"ayo,kita sudah ditungguin"ucap riyaz mengulurkan tangan raina menerima uluran itu lalu merekapun pergi keluar.
acaranpun dimulai,raina fan riyaz mulai berjalan keaula,semua orang yang hadir fokus kepada pemeran utama,banyak tamu para undangan yang hadir,dimulai dari keluarga cornelius,keluarga salvatrucha dan teman-teman kuliahnya.
riyaz dan raina berhenti ditengah-tengah panggung,pendetapun mulai membaca acara demi acara,dimulai dari memberi seserahan dari pihak keluarga pria,lalu penyampain pidato dari kedua keluarga.
dan yang ditunggu-tunggu semua orang telah tiba,yaitu petukaran cincin dari dua insan itu,cincin mewah yang riyaz siapkan khusus untuk raina,riyaz mulai memasangkan cincin tersebut lalu raina juga melakukan hal yang sama keriyaz.
acarapun berjalan dengan lancar sudah waktunya bagi para tamu mencoba hidangan yang telah disajikan oleh kedua keluarga,tentu saja hidangan itu adalah hidangan ternama diamerika serikat.
selesai sudah acara pertunangan riyaz dan raina,semua tamu perpulangan pergi begitu juga dengan kelurga salvatrucha dan keluarga cornelius,sudah waktunya bagi mereka juga pulang berpisah.
*
*
*
APARTEMEN.
18.10 wib kota amerika.
mereka berdua fokus pada pekerjaan mereka masing-masing,pooja fokus merapikan baju yang akan raj bawa sedangkan raj fokus pada berkas-berkas yang perlu ia bawa,skip selesai packing mereka membaringkan tubuh dikasur.
"raj berapa lama kau disana?"tanya pooja sambil memeluk erat raj,rasanya masih tidak rela jika harus berpisah,raj balas mengecup lembut kening pooja
"akupun tidak tahu by,tapi aku janji aku akan segera menyelesaikannya dan segera pulang"ucap raj menyakini pooja
"sungguh?"tanya pooja memastikan raj
"iya by"ucap raj kembali menyakini pooja.
keduanya terlihat tidak ingin berpisah satu sama lain,tapi apalah daya jika menyangkut soal pekerjaan pooja tidak bisa membantah toh raj bekerja juga buat dirinya dan calon bayi mereka nanti.
raj mengelus lembut pipi chubby pooja, itu membuat raj gemas dengan pipinya raj mencium kening,hidung,pipi,lalu berakhir dibibir,pooja terbuai dengan ******* lembut raj diapun membalas.
tanpa sadar raj sudah menindih tubuh pooja,ciuman itu semakin lama makin panas dan agresif,ciuman raj mulai turun keleher mulus pooja,pooja menutup mata menikmati sentuhan lembut raj.
"aahmp"******* pooja saat raj dengan nakal menggigit lehernya,mendengar suara ******* raj menghentikan aktivitasnya,dia sudah hilang kendali.
"kenapa berhenti?"tanya pooja bingung karna raj berhenti ditengah jalan,rajpun berbaring kembali menghadap kepooja
"by,sebenarnya ingin sekali melakukan "itu"denganmu,tapi sekarang kau sedang hamil jadi aku harus menahannya"ucap raj terbesit rasa kecewa dinadanya
"bersabarlah baby"ucap pooja mengelus lembut wajah raj agar merasa tenang
"akan aku usahankan,tapi sekarang aku sedang bernafsu bagaimana?"keluh raj
"lalu kau mau apa?"tanya pooja lembut
"aku mau kau *****"ucap raj penuh harap,pooja membulatkan mata.
"apa *****,raj kau sudah besar sudah tidak pantas untuk itu"ucap pooja
"apa masalahnya,ayolah by aku hanya ingin ***** untuk menghilangkan hasratku aku mohon"ucap raj sambil menampilan wajah seimut mungkin.
pooja yang melihat wajah raj seperti itu jadi tidak tega,kenapa raj menampilkan wajah seimut itu membuat pooja gemas saja,dia jadi tidak bisa menolaknyakan.
"baik-baiklah kau tidak perlu berlebihan seperti itu,kau boleh menyusu malam ini"ucap pooja pasrah menuruti raj.
pooja mulai menaikan bajunya agar raj lebih mudah menyusu,benda kenyal pooja sudah terpangpang jelas dimata raj,tidak sabar raj langsung melahap p*ting pooja dengan rakus seperti bayi yang kehausan akan susu seorang ibu.
"aahmp raj pelan-pelan jangan digigit" keluh pooja saat raj menghisap rakus
"heee maaf by,susumu sangat nikmat aku jadi tidak bisa menahannya"ucap raj cengengesan tanpa rasa bersalah.
raj kembali menyusu layaknya seorang bayi mungkin malam ini raj tidur sambil menyusu,mata raj sudah mulai tertutup tapi mulutnya masih saja menghisap p*ting pooja,pooja membiarkannya karna dirinya sudah mulai mengantuk.
*
*
*
*
*
SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA
DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA
VOTE+KOMEN+LIKE