Cold Ceo Fell In Love

Cold Ceo Fell In Love
EPISODE 62



hari minggu alias hari libur adalah hari yang dinanti-nanti semua orang,hari ini raj libur kerja jadi dia memutuskan untuk menghabiskan waktunya dirumah sakit menemani kakeh fahri dan tentu saja bersama istrinya pooja,dirumah sakit juga ada daren dan shinta yang menjaga.


"grandad apa grandad mau makan buah pooja bantu kupaskannya"tawar pooja


"tidak usah menantu,kau sedang hamil jangan melakukan hal yang berbahaya kasian nanti cicitku"tolak fahri lembut


"tidak papa grandad,pooja akan hati-hati, grandad mau buah apa?"tanya pooja


"buah apel saja"ucap fahri,poojapun mengambil buah apel tersebut.


pooja mengupas kulitnya dengan telatin usai itu dia menyuapi kakek fahri,lain halnya dengan raj yang dari tadi berkutat dengan laptopnya dengan didampingi oleh daren,shinta yang melihat kemiripan keduanya hanya menggeleng kepalanya.


"raj apa kau masih bekerja?"tanya shinta raj hanya menoleh sekilas kearah shinta


"iya mi,masih ada sisa kerjaan dikantor jadi raj ingin menyelesaikannya"jelas raj


"kau ini persis seperti papimu,dihari libur masih bekerja,kalian berdua sama saja" gerutu shinta tidak habis pikir


"oh ya,apa papi juga begitu?"tanya pooja


"iya dulu waktu masih muda dia hanya fokus kerja,kerja dan kerja tidak ada yang lain sampai mami kesal dibuatnya" ucap shinta,pooja tersenyum mendengarnya


"sayang jika pria tidak bekerja lalu dia akan menafkahi keluarganya dengan apa"ucap daren membela dirinya dan raj


"halla,suami macem apa itu,seharusnya kalau istri lagi hamil diutamakan jangan hanya memikirkan pekerjaan saja"omel kakek fahri pada raj,raj menghembuskan nafas kasar mendengar omelan fahri.


"aku juga ekstar menjaga pooja dan bayiku grandad "ucap raj tidak terima.


pooja dan shinta hanya menggelengkan kepalanya,melihat pertengkaran kakek dan cucu yang tak pernah akur,tetapi meski keduanya sering beradu mulut percayalah mereka saling menyayangi.


*


*


*


disebuah pantai seorang wanita tengah berdiri dipantai yang sepi,wanita itu ialah raina,dia sedang menunggu seseorang yang susah janjian dengan dirinya,saat sedang fokus seseorang menepuk bahu raina,raina membalikkan badannya.


"kak riyaz"guman raina melihat riyaz berada dibelakangnya


"hai sorry telat,sudah lama nunggunya?" tanya riyaz,raina menggelng kepalanya


"gak juga kok kak"ucap raina salting.


orang yang sedari tadi ditunggu raina itu adalah riyaz,semalam riyaz memintanya untuk bertemu dipantai katanya ada yang mau disampaikan,sebenarnya raina masih gugup bertemi dengan riyaz apa lagi riyaz mengutarakan perasaannya pada raina itu makin membuatnya gugup


"hhm kak riyaz kenapa ngajakin raina ketemu?"tanya raina memulai topik


"aku mengajakmu bertemu karna aku ingin berbicara serius denganmu"ucap riyaz,raina menatap riyaz bingung


"tentang apa?"tanya raina lagi penasaran


"apa kau masih ingat waktu aku bilang kalau aku menyukaimu"ucap riyaz,raina menunduk lalu sesaatnya mengangguk


"aku ingin lebih memperjelas perasaanku kepadamu"ucap riyaz,riyaz memegang kedua tangan raina lalu menarik nafas.


"raina sebenarnya aku suda menyukaimu sangat lama,dari 5tahun aku memedam perasaan ini tapi aku tidak berani untuk mengatakannya,tapi sekarang aku sudah tidak bisa menahannya lagi,raina i love you so mush,aku sungguh sangat mencintaimu dan aku ingin kau menjadi kekasihku,apa kau mau?"ungkapan riyaz berhasil membuat raina sangat terkejut.


raina diam mematung,tidak disangka jika selama ini ada pria yang diam-diam suka dengannya,raina bingung harus bicara apa,pasalnya ini kali pertama ada pria yang menembaknya secara langsung biasanya dia hanya menerima surat cinta


"raina kenapa kau diam saja?"tanya riyaz karna raina hanya diam dan menatapnya


"ra...raina bingung kak harus menjawab apa,ini juga pertama kalinya ada pria yang nembak langsung raina"ucap raina bingung,riyaz menatap dalam mata raina


"raina tidak usah bingung,jika memang kau tidak memiliki perasaan terhadapku kau bisa menolakku sekarang,agar aku tidak berharap lagi darimu"ucap riyaz


"sebenarnya akhir-akhir ini raina sering kepikiran sama kakak,raina tidak tahu perasaan apa itu"ungkap raina jujur


"jadi kau sering memikirkan aku?"tanya riyaz raina mengangguk kepala malu


"itu artinya kau sudah membuka hatimu untukku,aku tau untuk saat ini kau tidak sepenuhnya mencintai tapi aku janji aku tidak akan menyakitimu"ucap riyaz serius,riyaz memeluk raina dengan erat


"jadi apa sekarang kita pacaran?"tanya riyaz memastikan,raina mengangguk.


rasa gembira dihati riyaz termanjar jelas mengetahui kalau sekarang raina gadis yang dicintainya telas resmi menjadi kekasihnya,riyaz melepaskan pelukannya raina menunduk malu,terasa mimpi kalau saat ini dirinya sudah memiliki kekasih.


riyaz mengangkat dagu raina agar dia melihat dirinya,riyaz mencium lembut bibir raina seakan mengutarakan hatinya raina membalas ciuman riyaz,secara diam riyaz memfoto momen itu dia ingin mengabadikan momen terindahnya ini.



@raina_slvth.


selesai kejadian itu mereka sudah resmi pacaran,saat ini mereka sudah menuju pulang riyaz mengantar raina terlebih dulu,beberapa saat kemudian mereka sudah sampai dikediaman salvatrucha.


"sudah sampai,kalau begitu raina duluan ya kak"ucap raina salting+gugup


"iya,nanti aku akan menghubungimu" ucap riyaz sambil mengelus lembut raina


"iya,hati-hati kak pulangnya"ucap raina lalu diapun turun,mobil riyaz berlalu pergi


raina berlari kecil kekamar lalu mengunci pintunya,tubuhnya dilempar kekasur wajahnya disembunyikan dibawah bantal kaki dan tubuhnya menggeliat geli entah ia bahagia atau salting,rasa itu jadi satu.


*


*


*


APARTEMEN.


00.10 wib kota amerika.


sepasang suami istri saat ini sedang tertidur pulas,pooja menggeliat merasa ada sesuatu aneh pada badannya,diapun perlahan bangun dari tidurnya dan duduk pooja melihat kesamping melihat raj sedang tertidur pulas lalu dia melihat jam


"ini masih tengah malam,tapi kenapa aku merasa sangat lapar"gumannya bingung


"raj,raj bangunlah"ucap pooja berusaha membangunkan raj dengan menguncang tubuhnya,raj yang ternganggu terbangun


"by,ada apa kenapa kau mengganggu tidurku"lirih raj masih menutup matanya


"raj temanin aku,sekarang aku lapar ingin makan"rengek pooja raj membuka mata


"lapar,bukannya kau sudah makan lalu kenapa kau lapar?"tanya raj bingung


"aku tidak tau,udah ayo temenin"rengek pooja menarik tangan raj,raj pasrah mengikuti pooja meski dia mengantuk.


sesampainya didapur pooja langsung memanaskan sisa makanan tadi karna dirinya sudah sangat lapar,selesai itu dia mengambil beberapa lauk menaruhnya diatas piring lalu menyodorkannya keraj.


"apa ini,tidak by aku masih kenyang kau saja yang makan"tolak raj


"iih ini bukan untukmu tapi untukku aku hanya ingin disuapi olehmu"ucap pooja


"disuapi tumben sekali biasanya kau risih saat mau disuapi"ucap raj kebingungan


"mana tau,mungkin ini keinginan sibayi mau disuapi oleh daddynya"manja pooja


"oh ya,apa bayi kecilku ingin disuapi oleh daddy,baiklah daddy akan menyuapi kalian"ucap raj membuat pooja senang.


raj dengan telatin menyuapi pooja,entah kenapa saat ini pooja ingin sekali disuapi oleh raj mungkin karna hormon orang hamil kali ya,raj terus menyuapi pooja hingga habis tidak tersisa,selesai makan pooja meminum segelas air putih.


"apa sudah kenyang?"tanya raj lembut


"hhm,sudah sekarang aku mengantuk ayo kembali tidur"ucap pooja bermanja


"baiklah ayo kita kembali tidur"ucap raj.


merekapun kembali masuk kamar,pooja berbaring dan langsung memeluk tubuh raj malam ini pooja sangat manja pada raj dan raj sangat menyukainya,diapun mencium kening pooja lalu kembali tidur.


*


*


*


*


*


SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA


DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA


VOTE+KOMEN+LIKE