
(maaf guys nama anak pooja dan raj yang perempuan diganti ya,jadi namanya vallen bukan vanessa agar tidak terlalu sama dengan nama kakaknya vanes oke guys).
dua hari sudah berlalu,hari ini kini pooja sudah diperbolehkan untuk pulang,dua hari dirawat inap pasca lahiran membuat kondisi pooja kembali sembuh,sekarang pooja dan raj bersiap-siap untuk pulang.
raj merapikan barang bawaannya lalu dimasukkan didalam tas,sedang pooja membersihkan sivallen kecil dikamar mandi,tak butuh waktu lama pooja sudah keluar dari kamar mandi bersama vallen.
"raj apa kau sudah selesai?"tanya pooja
"sebentar lagi by"ucap raj masih fokus
"sebaiknya kau mandi dulu,biar aku yang melanjutkannya"ucap pooja menawarkan
"tidak perlu by,kau jaga vallen saja,biar ini aku yang urus"ucap raj menolak lembut.
pooja tidak berkata apa-apa lagi,pooja memilih untuk menjaga vallen putrinya, selesai raj merapikan semua barang,raj melangkah masuk kekamar mandi,dia segera membersihkan seluruh badannya
beberapa menit kemudian raj keluar dari kamar mandi,raj segera memakai baju ganti,sedang pooja bersiap-siap untuk pulang dengan menggendong sikecil vallen,untuk siap dibawa pulang kerumah
raj dan pooja berjalan keluar dari rumah sakit dengan membawa putri mereka, diparkiran sudah ada rohit yang siaga menunggu menjemput raj dan pooja.
"tuan,nona"sapa rohit menunduk sopan
"hhm kita langsung pergi kemansion" ucap raj tanpa mau basa-basi dahulu.
rohit tidak ambil pusing,dia membantu membukakan pintu untuk raj dan pooja lalu dia masuk duduk dikursi pengemudi dalam sekejap mobil melaju jauh pergi meninggalkan area parkir rumah sakit.
rohit mengemudi mobil dengan santai dan aman karena atas permintaan raj,raj tidak mau putri dan istrinya kenapa-napa tidak butuh waktu lama mereka sudah sampai dikediaman keluarga salvatrucha
raj dan pooja keluar lalu kaki melangkah masuk kedalam mansion,sedang rohit membantu membawa barang-barang raj dan pooja,disana vanes dan semua orang sudah menunggu kedatangannya.
"mommy"sapa vanes kegirangan,ia lari kearah pooja yang menggendong vallen
"mommy kenapa lama sekali pulangnya aku sudah menunggu dari tadi"keluhnya
"maaf ya sayang"ucap pooja tersenyum
"it's oke,gimana adikku?"tanya vanes
"biarkan mommymu duduk dulu,baru lihat adikmu"ucap raj beri pengertian.
merekapun duduk diruang tengah,disana semua keluarga sudah berkumpul hanya saja rohit harus segera pulang karna ada janji keluarga,kini semua orang sudah berkumpul untuk melihat siputri vallen.
"raj,lebih baik kalian menginap saja pooja baru lahiran jadi harus ada yang menjaga dan mengurus dirinya"ucap shinta usul
"iya mi,kami sudah memutuskan untuk menginap beberapa hari disini,biar ada yang membantu pooja"ucap raj setuju
merekapun berbincang-bincang dengan sesekali bermain dengan vallen sikecil yang terlelap tidur digendongan ibunya, vallen terlihat nyenyak saat ditimang oleh sang ibu dengan penuh kasih sayangnya.
tak ada yang lebih besar dari pada kasih sayang sang ibu,kasih sayang ibu begitu amat besar terhadap putra-putrinya,dia akan selalu berusaha yang terbaik dan ingin memberi yang terbaik bagi anaknya
tak terasa waktu cepat berlalu,hari kini sudah gelap malampun tiba,kini seluruh keluarga tengah makan malam bersama dimeja makan,mereka makan dengan tenang dalam suasana diam keheningan
"mommy hari ini aku mau tidur dengan mom"ucap vanes ditengah makannya
"loh kenapa sayang,kaukan sudah punya kamar"ucap shinta bertanya kevanes
"aku ingin tidur dengan adik"ucap vanes
"yaudah gakpapa,nanti vanes tidur dengan adik dan mommy ya"ucap pooja
vanes tersenyum senang tlah mendapat persetujuan dari orang tuanya,dia ingin sekali tidur dan menjaga adiknya saat dimalam hari,merekapun melanjutkan makan malam mereka dengan tentram.
malam terus berlarut,semua orangpun sudah tidur dengan nyenyak,dimalam yang sunyi ini semua orang tidur dengan damai mungkin mereka tidur dengan rasa bahagia dihatinya masing-masing.
"huuek huuek huuek"suara tangisan bayi itu sangat keras,vanes yang merasa itu mengganggu terbangun dari tidurnya,ia melihat kebox bayi dan mendapati vallen adikknya tengah menangis dengan keras
"adik kenapa kau menangis"ucap vanes bingung,dia kebingungan harus berbuat apa kepada adiknya,tangisan sivallen makin kencang,pooja merasa terganggu dengan suara itu iapun jadi terbangun.
"vanes sayang ada apa nak?"tanya pooja
"ini mom dari tadi adik menangis tidak tahu kenapa dia"ucap vanes mengadu
"mungkin dia haus sayang"ucap pooja.
poojapun menghampiri vanes,dia segera mengambil alih vallen kegendonganya lalu pooja langsung menyusuinya,dan ya benar saja setelah meminum susu vallen langsung berhenti menangis saat itu.
"wah dia langsung berhenti"kagum vanes
"itu karena adikmu haus,seharusnga tadi kau membangunkan mommy"ucap pooja
"apa bayi slalu menangis dimalam hari karena haus?"tanya vanes penasaran
"tentu sayang,kau dulu juga seperti itu" ucap pooja memberi tahu segalanya.
vanes baru mengerti jika bayi menangis hanya karena haus,dia memperhatikan adiknya vallen yang sudah tenang karna digendong oleh mommynya,sedangkan pooja masih fokus menyusui putrinya.
"vanes kau tidur lagi saja sayang,inikan masih malam"ucap pooja penuh lembut
"tidak aku akan menjaga mommy dan adik sampai tidur lagi"ucap vanes PD.
"kau sama seperti daddymu"ucap pooja
"mungkin,apa perlu vanes bangunkan daddy mom?"tanya vanes meminta izin
"tidak perlu sayang,daddymu harus pergi bekerjakan,biarkan dia tidur"ucap pooja.
vanes mengangguk setuju,diapun ikut bergadang menemani adiknya,meski jujur dirinya sangat mengantuk,tapi dia menahannya demi menemani adik dan mommynya bergadang ditengah malam.
setelah 1jam menyusu akhirnya sivallen tenang kembali dan sudah tertidur lelap, pooja menaruh vallen kebox bayi dengan perlahan agar tidak membangunkannya, lalu dia melangkah naik keatas kasurnya.
"vanes adikmu sudah tidur,kau juga harus tidur ya,tidak baik bagi anak kecil bergadang"ucap pooja menasehatinya
"baik mom,mommy juga tidurlah"ucap vanes,pooja tersenyum mengangguk.
merekapun berbaring dan tidur kembali tanpa disadari raj sedari tadi bangun dan tanpa sepengetahuan mereka,jujur raj bangga kepada vanes yang niatnya selalu ingin menjaga ibu dan adiknya,raj memeluk mereka berdua lalu tertidur.
*
*
*
*
*
SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA
DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA
VOTE+KOMEN+LIKE