Cold Ceo Fell In Love

Cold Ceo Fell In Love
EPISODE 104



5BULAN KEMUDIAN.


hari-hari berlalu,waktu begitu berjalan dengan cepat,kini keadaan kediaman salvatrucha sudah membaik,selama 5bulan tidak ada yang mudah untuk dijalani dimasa terpuruknya seseorang.


mengikhlaskan kepergian fahri tidaklah mudah,terlebih lagi raj yang memiliki kenangan indah dengan sang kakek yang sulit dilupakan,tapi pooja dan seluruh keluarga selalu menemani dan memberi semangat untuk raj menjalani hidupnya.


dengan seiring berjalanannya waktu raj sudah mulai terbiasa,dia sudah lebih tenang dan mengikhlas sang kakek,raj kembali menjalani kehidupannya seperti semula,ceo yang arrogant dan dingin.


sekarang shinta,raina dan pooja sedang berada disalah satu butik ternama,hari ini mereka fitting gaun pengantin untuk acara pernikahan raina dan juga riyaz.


jujur acara pernikahan mereka sempat tertunda karena masih berduka cita,tapi kali ini mereka sudah menyiapkan acara pernikahan yang begitu megah untuk riyaz dan raina dihari istimewah mereka.


sambil menunggu raina fitting gaunnya pooja dan shinta tengaj asyik bermain dengan vanes,tak lama tirai ruang ganti terbuka shinta dan pooja mengalihkan pandangan mereka melihat kearah raina.


"yaampun raina kamu cantik sekali"puji pooja melihat raina yang sangat anggun memakai gaun pengantin,raina salting


"putri mami sangat cantik,mami masih tidak menyangka kau akan menikah sayang"ucap shinta tersenyum haru


"terima kasih mami,kakak"ucap raina tersenyum malu karena terus dipuji.


selesai fitting gaun pengantin,merekapun memutuskan untuk pergi kesuatu tempat dimana mereka sudah janjian dengan seorang perias untuk meriasi raina nanti hari ini mereka menemani raina full day.


*


*


*


disisi lain riyaz dan kedua orang tuanya tengah berada dibutik,butik itu adalah langganan ibu riyaz sisca,kedua orang tua riyaz menemaninya untuk memilih beskap yang akan dipakai oleh siriyaz.


niat riyaz membawa gerry dan sisca agar pekerjaannya cepat mudah tapi ternyata malah menambah masalah,bagaimana tidak,untuk sekian kalinya riyaz berganti baju tapi sisca selalu bilang tidak cocok.


"bagaimana dengan yang ini?"tanya riyaz sekian kalinya sambil memperlihatkan baskep pilihanya kepada orang tuannya.


"tidak,warnanya terlalu tua,pilih yang lain" ucap sisca menolak baskep pilihan riyaz


"kalau yang ini?"tanya riyaz lagi sambil menunjukkan baskep pilihan lainnya


"no,itu tidak cocok untukmu"tolak sisca


"bunda,sebenarnya bunda niat bantuin gak sih?"tanya riyaz kesal pada sisca


"tentu saja niat yaz"ucap sisca santai


"lalu kenapa bunda nolak semua pilihan riyaz"keluh riyaz,sisca menatap riyaz


"pilihan kamu tidak ada yang bagus riyaz sudah biar bunda saja yang milih kamu duduk sana sama ayah kamu"ucap sisca


"tapi bun..."ucapan riyaz terpotong


"riyaz dengar,pernikahan itu hanya sekali seumur hidup,kau harus berpenampilan semaksimal mungkin,serahkan semua sama bunda kau mengerti"ucap sisca.


sisca kembali fokus mencari beskap untuk riyaz,riyaz tidak bisa berkata lagi, riyaz melangkah mendekati gerry yang sedari tadi hanya diam dan duduk,riyaz ikut duduk disamping ayahnya gerry.


wanita jika sudah menyangkut belanja tidak bisa diganggu,terlihat jelas sisca sangat fokus dengan kegiatannya,dia ingin mencari beskap yang terbaik untuk putra satu-satunya untuk riyaz kenakan.


"riyaz kemari"panggil sisca,riyaz pergi mendekat menghampiri bundanya


"riyaz cobalah ini sayang,beskap ini pasti cocok untukmu"pinta sisca,riyaz dengan malas menerima beskap pilihan sisca.


riyaz pergi keruangan ganti sedang sisca melangkah duduk didekat suaminya,tak butuh waktu lama riyaz selsai berganti baju,iapun keluar dari ruang ganti,sisca dan gerry menatap penampilan putranya.


"wah riyaz kau sangat cocok memakai beskap itu,benarkan sayang"puji sisca


"iya,kita pilih itu saja,itu sudah cocok untuknya"ucap gerry menyetujuinya


"tentu,kita ambil yang ini saja"ucap sisca merasa puas,diam-diam riyaz dan gerry lega karna sudah selesai berbelanja.


selesai mengurus semua kebutuhannya riyaz,mereka memutuskan untuk makan terlebih dahulu sebelum pulang,karena tenaga mereka sudah terkuras habis,lain kali riyaz tidak mau belanjan seperti itu.


*


*


*


KEDIAMAN KELUARGA SALVATRUCHA.


19.15 WIB AMERIKA.


malam hari dikediaman salvatrucha kini seluruh keluarga sedang makan malam bersama,suasana begitu hening yang ada hanya suara sendok dan garpu yang bersentuhan,makan malam keluarga.


selesai sarapan malam semua orang pergi masuk kekamar masing-masing, raina mengunci pintu kamarnya lalu dia berbaring diatas kasur sambil bermain ponsel,iseng-iseng melihat sosmednya.


raina asyik melihat postingan-postingan teman-teman kampusnya,kadang raina memberi tanggapan pada postingan yang dia lihat,saat fokus lihat sosmed tiba-tiba siriyaz menghubungi raina.


"kak riyaz,ngapain dia ngajakin aku video call"guman raina bingung,raina segera menerima panggilan itu,lalu wajah riyaz terpangpang jelas dilayar ponsel raina.


"hai sayang,lagi apa?"tanya riyaz sambil memandangi wajah raina dilayar ponsel


"gak ngapai-ngapain kak,ada apa kakak ngajak aku video call?"tanya raina balik


"gak papa,cuma kangen aja"gombal riyaz


"apaan sih,besokkan kita ketemu,kakak lupa dengan cara besok"ucap raina malu


"justru itu aku semakin merindukanmu sayang,aku jadi tidak sabar untuk acara besok" ucap riyaz tersenyum manis


"aku juga,akhirnya kita akan menikah juga"ucap raina tersenyum senang


"baiklah,sekarang kau tidurlah jangan bergadang,besok hari penting kita,jadi kau harus istirahat total"pinta riyaz


"iya kakak juga istirahat ya"ucap raina


"yes baby,good night my wife"ucap riyaz


"good night my husband"ucap raina malu


CUP.


riyaz mengecup layar ponsel seakan itu mengisyaratkan kecupan malam untuk raina,raina juga melakukan hal yang sama mereka saling lempar senyum lalu panggilanpun terputus oleh sepihak.


"kak iyaz"lirih raina senyum-senyum geli sendiri,raina menutupi tubuhnya dengan selimut karena malu,raina tidak pernah membayangkan akan menikah dengan riyaz pria yang sangat mencintainya.


raina mematikan lampu dan berusaha untuk tidur,dia tidak ingin acara besok pagi terganggu karena ulahnya yang bergadang,besok hari istimewahnya jadi raina tidak boleh bangun telat besok pagi


raina sedikit kesusahan tidur malam ini karena dirinya begitu gugup untuk acara besok pagi,raina terus menutup matanya agar tertidur dengan sendirinya,setelah berusaha akhirnya raina bisa tidur pulas.


*


*


*


*


*


SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA


DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA


VOTE+KOMEN+LIKE