
sore menjelang malam,pooja dan raj baru sampai diparkiran apartemen, raj menoleh kesamping mendapati pooja yang sedang terlelap tidur,melihat itu hati raj menjadi damai,dia mengelus lembut pipi pooja sambil menatap penuh cinta.
"apa kau sangat lelah sampai tidurmu pulas seperti ini"gumannya tersenyum
"dasar ibu hamil,dia pasti kekenyangan habis memborong semua makanan itu, cepatlah hadir baby"gumannya sambil mengelus perut buncit pooja.
bagaimana tidak,direstoran tadi pooja memesan seafood porsi jumbo,hampir semuanya dimakan oleh pooja,sedang raj hanya memakan beberapa saja,lalu setelah itu dirinya menjelajahi cemilan dipinggir jalan,tentu saja dia kenyang.
karna tidak tega membangunan pooja yang sedang tertidur,raj dengan perlahan mengendong tubuh pooja,meski hamil itu tidak masalah bagi raj,karmq dirinya juga rutin berolahraga jika ada waktu luang.
dari parkiran menuju keapartemen raj memang lumayan jauh,raj terus-terusan mengendong pooja hingga kekamar,raj perlahan membaringkan tubuh pooja.
"tidur yang nyenyak baby,i love you"bisik raj ditelinga pooja,raj mengecup kening pooja lalu dirinya juga ikut berbaring disamping pooja dengan memeluknya.
*
*
*
seorang wanita baru saja memasuki kamar hotel,dileparnya tas kesembarang arah lalu tubuhnya berbaring dikasur,dia adalah windi fajarina putri pengusahan yang terkaya dilondon yaitu hans wijaya.
kemarin malam windi baru saja sampai diamerika,windi dikirim oleh hans untuk menghadiri perjamuan,karna hans orang yang sangat sibuk jadi setiap hans tidak bisa hadir dia akan mengirim putrinya sekedar untuk menghormati undangan.
"aah,aku tidak menyangkah datang kesini malah ketemu tuan raj, jodoh memang tidak kemana"gumannya kegirangan.
bayangan pertemuan tanpa sengaja tadi direstoran terus terlintas dipikiran windi, sepertinya windi sudah sangat tertarik dengan raj,tanpa windi ketahui ada rahasia besar yang belum dia ketahui.
DRINGG...
dering ponsel menyadarkan windi dari lamunannya,windi mengambil ponsel yang menganggunya itu,melihat siapa yang menghubunginya malam-malam. ternyata panggilan dari ayahnya hans.
windi:"hallo ayah,ada apa?"
hans :"windi apa kau sudah tiba disana?"
windi:"iya windi sudah sampai,apa ayah tahu siapa yang pertama kali windi ketemu disini"
hans :"siapa?"
windi:"tuan raj rekan kerja ayah,tadi windi tidak sengaja ketemu direstoran"
hans :"oh ya,sepertinya kau sudah sangat menyukai tuan raj?"
windi:"apa salah ayah,diakan tampan ,kaya pekerjaannya juga bagus,bukankah cocok jadi menantu ayah"
hans :"tidak itu tidak salah,justru ayah mendukungmu sayang"
windi:"terima kasih ayah,ayah yang terbaik"
hans :"iya,tapi jangan lupa tujuanmu datang kesana ya"
windi:"iya ayah,yaudah windi mau tidur bye ayah".
usai berbicara dengan sang ayah,windi bergegas ganti baju dengan piyama tidur selesai itu dia pergi kealam mimpi berharap besok akan segera hadir karna besok dia berniat ingin bertemu seorang.
*
*
*
06.45 WIB KOTA AMERIKA.
pagi hari sudah tiba,seperti biasa setiap selesai libur akan kembali kerutinitas sedia kala,seperti saat ini,pooja tengah membantu raj memasangkan dasinya.
"sudah"seru pooja saat sudah selesai memasangkan dasi dikerah leher raj
"ini tasnya by"ucap pooja menyerahkan tas kerja raj yang berisj berkas-berkas
"by,kau yakin tidak ingin ikut kekantor,kau ikut saja ya biar aku bisa mengawasimu" ajak raj,pooja terdiam sesaat,berpikir
"yaudah deh aku ikut,disini juga akan bosan sendiri"ucap pooja menerima
"tunggu sebentar,aku akan berganti baju dulu"ucap pooja lalu pergi keroom closet.
skip,selesai bersiap mereka langsung pergi keparkiran,disana sudah rohit yang menunggu kedatangan mereka,merasa semua sudah siap rohit mulai melajukan mobilnya pergi menuju keperusahaan.
*
*
*
setelah menempuh perjalanan mereka sudah sampai diperusahaan,mobil berhenti rohit membantu membukakan pintu untuk tuannya,raj keluar lebih dulu.
"tuan raj"panggil seseorang,raj yang merasa dipanggil menoleh,orang itu berjalan melangkah mendekati raj.
"nona windi,apa yang anda lakukan disini?"tanya raj merasa tidak senang
"saya kebetulan lewat sini,ternyata disini perusahaan anda"ucap windi basa-basi
"ternyata perusahaan anda besar juga tuan,anda memang orang hebat"pujinya
raj tidak menanggapi ucapan windi yang raj khawatirkan adalah pooja,raj takut pooja akan salah paham lagi,sedang pooja yang masih didalam mobil merasa cemburu mengingat wanita itu kembali.
pooja turun dari mobil dan mendekati mereka,pooja berdiri disamping raj dan dengan sengaja pooja merangkul manja tangan raj,windi yang melihat tidak heran sekaligus merasa cemburu dengan pooja
"by,ada apa ini?"tanya pooja pura-pura
"aah ini,ada nona windi"ucap raj kikuk
"maaf and..."ucapan windi terpotong
"ah perkenalkan saya pooja istrinya raj"ucap pooja mengulurkan tangannya
"apa istri"ucap windi terkejut,pandangan windi jatuh kepada perut buncit pooja
"iya,nona windi kenalkan dia pooja dia adalah istri saya"ucap raj memperkenal
"aah iya salam kenal nona"ucap windi terpaksa menerima uluran tangan pooja
"ternyata tuan raj sudah punya istri, sepertinya istrinya juga lagi hamil"batin windi,dia merasa kecewa mengetahui kenyataan pahit didepan mata sendiri.
sedangkan pooja merasa puas melihat respons windi yang keliatan jelas kaget, pooja sengaja mengelus-elus perutnya agar windi sadar kalau raj sudah ada yang punya dan berhenti berharap lebih.
"ngomong-ngomong apa yang nona windi lakukan dikantor suami saya,apa nona memiliki janji kerja?"tanya pooja
"aah tidak,saya hanya kebetulan lewat jadi saya berniat mampi sebentar tapi sepertinya saya datang diwaktu yang tidak tepat"ucap windi senyum paksa
"kalau begitu saya permisi dulu,maaf kalau saya mengganggu"pamit windi.
windipun segera pergi,pooja tersenyum kemenangan masalah meghadapi teh hijau sudah selesai,raj yang melihat senyum aneh pooja merasa heran,pooja menampilakan senyuman aneh bagi raj.
"kenapa kau tersenyum seperti itu by?" tanya raj heran,pooja melirik kearah raj
"emang kenapa kalau aku senyum gak boleh,keliatan jelek gitu"ucap pooja ketus
"bukan begitu by"ucap raj frustasi
"kenapa wanita itu datang kesini,kalian janjian ya"ucap pooja menuduh raj
"ya ampun gak by,aku aja kaget saat dia datang kesini"ucap raj menjelaskan
"awas ya kamu sampai macam-macam dibelakang aku"ucap pooja mengancam
"jangan mikir yang aneh-aneh by,aku gak mungkin kayak gitu"ucap raj membela
"siapa tahukan,udah ayo masuk disini panas"ucap pooja memgalihkan topik.
pooja berjalan lebih dulu,sudah raj tidak bisa menahan melihat wajah cemburu pooja yang begitu menggemaskan,jika tahu seperti ini sudah dari dulu raj akan buat pooja cemburu agar bisa melihat wajah imutnya itu seperti hari pasti seru.
*
*
*
*
*
SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA
DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA
VOTE+KOMEN+LIKE