
09.10 WIB KOTA AMERIKA.
hari ini adalah hari minggu,hari libur bagi orang-orang pekerja,sekarang raj tengah bersiap-siap untuk keluar,dia ingin pergi keluar membeli sesuatu untuk memenuhi keinginan istri tercintanya pooja princella
pooja tadi pagi merengek ingin memakan kue coklat,raj yang berpengalaman tentu tahu kalau istrinya sedang ngidam,jadi dia harus menuruti keinginannya demi calon buah hatinya dan istrinya pooja.
"by aku berangkat dulu ya"ucap raj pamit
"hm,jangan lama-lama,aku sudah tidak bisa menahannya"ucap pooja merengek
"tentu by"ucap raj tersenyum gemas.
raj mengambil kunci mobilnya lalu pergi melangkah keluar kamar,saat sampai ditangga raj tidak sengaja berpapasan dengan vanes yang hendak ingin pergi kekamarnya untuk menghampiri mereka.
"daddy mau kemana?"tanya vanes heran
"daddy mau keluar,mommy sedang ingin kue,daddy ingin membelinya"ucap raj
"kalau begitu aku ikut"ucap vanes
"yasudah ayo"ucap raj menyetujuinya.
akhirnya ayah dan anak itu pergi keluar bersama,mereka berjalan kearah parkir lalu mereka menaiki mobil mereka,dalam sekejap raj sudah melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang dan aman.
mobil raj menelusuri jalanan raya,mobil terus berjalan hingga mereka sampai disalah satu toko kue yang biasa pooja datangin,raj melangkah masuk kedalam toko sedang vanes menunggu dimobil.
disana raj langsung memilih kue yang pooja inginkan,usai membeli dan bayar raj keluar dari toko kue tersebut dengan membawa kue pesanan pooja,raj masuk kedalam mobil lalu raj menyimpan kue dikursi belakang,usai itu mobil raj melaju.
diperjalanan vanes tengah menikmati udara sejuk jalanan,tiba-tiba mata vanes menuju kekaca spion,dia spontan lihat ada mobil yang sedang mengikutinya dari belakang,vanes menatap raj intens.
"apa daddy mempunyai musuh?"tanya vanes,raj menoleh sekilah kearah vanes
"kenapa kau bertanya seperti itu?"tanya balik raj menutupi kebenaran dari vanes
"soalnya ada mobil yang mengikuti kita" ucap vanes memberitahu tahu keraj.
mendengar itu membuat raj terkejut,raj melirik kekaca spion dan benar saja apa kata sivanes,bukannya takut raj malah menyeringai seram,vanes jadi bingung.
"boy pasang dengan kencang tali sabuk pengamanmu"ucap raj menyuruh vanes
"why,apa kita akan balapan?"tanya vanes
"sepertinya begitu"ucap raj bersmirk lagi
" itu keren"seru vanes sangat antusias.
raj tersenyum kagum pada putranya,dia sama seperti dirinya yang tidak kenal takut,perlahan-perlahan mobil raj makin melaju dengan cepat,rajpun mengemudi mobilnya dengan kecepatan penuh.
aksi kejar-kejaranpun terjadi antara mobil raj dan mobil simusuh,keduanya tidak ingin tersaingi,raj mengemudi tanpa rasa takut akan menabrak sesuatu karena dia sudah sangat berpengalaman balapan.
ditengah aksi kejar-kejar itu mobil musuh tiba-tiba menghilang,sepertinya mereka sudah kehilangan jejak mobil raj,raj yang melihat mobil musuh sudah tidak ada raj kembali mengemudi dengan normal lagi.
"apa mobil itu sudah pergi?"tanya vanes
"seperti begitu,dia sudah tidak kelihatan lagi"ucap raj sambil melirik kaca spion.
raj terus mengemudi mobilnya hingga sampailah mereka ketempat parkiran apartemen,raj memarkirkan mobilnya lalu setelah itu mereka keluar dengan raj yang tak lupa membawa kue for pooja.
"boy soal kejadian tadi jangan sampai mommy tahu ya"ucap raj mengingatkan
"yes dad"ucap vanes mengerti kata raj.
setelah berdiskusi mereka lanjut berjalan menuju apartemen mereka,raj membuka pintu apartemen,tiba-tiba raj merasa ada yang aneh dengan apartemennya,dapat dilihat apartemennya berantakan sekali.
"by,byy"panggil raj berteriak,raj berjalan cepat menuju kamar,hasilnya tidak ada istrinya disana,raj coba cari dikamar mandi hasionya tetap sama,vanes juga ikut mencari tapi pooja tidak ditemukan.
"dad mommy kenapa,tidak akan terjadi sesuatukan pada mommy"tanya vanes, raj coba mencerna kejadian yang dialami mereka,seketika raj menjadi wajah raj memerah karena api amarahnya muncul.
"KURANG AJAR"kesal raj berteriak,vanes sedikit terkejut dengan teriak daddynya, raj meraih ponselnya untuk menghubungi seseorang kepercayaan raj selama ini.
"aku memberimu waktu sebelum 24jam lacak dimana keberadaan istriku"pinta raj tanpa menunggu jawaban dari anak buahnya raj langsung mematikannya.
"kenapa dad,mommy baik-baik sajakan?" tanya vanes merasa khawatir pada pooja
"kau tenang saja mommymu akan baik baik saja,selama ada daddy"ucap raj.
"rupanya kau ingin bermain-main,aku akan meladenimu"ucap raj penuh emosi.
raj begitu emosi mengetahui kalau pooja istrinya pasti diculik oleh musuhnya,raj pasti tidak akan mengampuni orang yang telah berani menyentuh wanitanya,apa lagi sampai wanitanya itu terluka maka raj pasti akan membunuhnya berkali-kali.
*
*
*
disisi lain,disuatu gedung tua yang sudah tak terawat lagi,ada seorang wanita baru saja bangun dari pingsannya,dia adalah pooja,pooja melihat disekitarnya yang begitu gelap,dia mencoba untuk bergerak tapi tubuhnya tak bisa digerakan olehnya
"yatuhan aku dimana,kenapa disini gelap sekali,tubuh dan mulutku tidak bisa digerakan sama sekali,ada apa ini,apa aku telah diculik"batin pooja ketakutan.
iya benar,pooja saat ini sedang diculik oleh seseorang,dan tentunya itu salah satu musuh raj,pooja tidak tahu dimana dirinya berada karena semuanya begitu gelap,pooja berharap kalau raj menyadari hilangnya dirinya dan membebaskannya.
"hhmm,hhmm,hmmm"ucapnya,pooja mencoba untuk berteriak tapi tidak bisa karena mulutnya disumpal,dan tubuhnya tidak bisa bergerak sama sekali,pooja yakin kalau tubuhnya sedang diikat tali.
teriakan pooja sama skali tak ada artinya diruangan itu,sekuat apapun ia berusaha tetap percuma saja,sedang diruangan lainnya seorang anak buah tengah tiba menghampiri tuannya diruangan pribadi.
"tuan wanita itu sudah kami bawa dan sudah kami ikat agar tidak kabur"ucap anak buahnya,tuannya tertawa keras
"good,tetap jaga wanitaku,jangan sampai dia kabur,dan awasi gerak-gerik suami wanita itu,aku ingin tau apa yang sedang dia lakukan"ucap tuannya memerintah.
"baik tuan"ucap anak buah menurut.
anak buahnyapun pamit keluar setelah sudah menyampaikan beritanya,orang itu tertawa dengan penuh kepuasan,tidak henti-hentinya dia membayangkan akan kehancuran seseorang yang dia benci.
"raj aku akan menunggu kehancuranmu, hari itu akan segera tiba,dan sebentar lagi akulah orang yang paling berkuasa dikota ini"gumannya penuh percaya diri.
orang itu sepertinya sangat menantikan momen kehancuran raj,terlihat jelas dari perkataannya betapa bencinya dia pada raj,tidak tahu apa yang akan raj lakukan untuk membebaskan pooja dari orang itu
*
*
*
*
*
SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA
DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA
VOTE+KOMEN+LIKE