
06.30 kota amerika
pooja terbangun dari tidur panjangnya,dia melihat kesamping kirinya dan melihat raj masih tertidur,pooja pergi kekamar mandi untuk mencuci wajahnya dan pergi kedapur untuk menyiapkan sarapan.
pooja turun dari tangga dan pergi kearah dapur, didapur sudah ada bi yuli dan dua orang ART lainnya,pooja menghampiri mereka dan menyapa mereka dengan sopan.
"selama pagi semuanya"sapa pooja ramah
"pagi non"ucap semua ART
"hari ini masak apa bi?"tanya pooja pada bi yuli
"hari ini bibi masak nasi jambalaya,ayam dan sandwish untuk tuan raj nona"jelas bi yuli
"oohh yaudah aku aja yang buatin sandwish untuk raj bibi lanjut aja masaknya"ucap pooja.
30 menit kemudian masakan sudah tertata rapi diatas meja makan,pooja naik keatas untuk membangunkan raj,sesampainya dikamar betul saja raj masih tertidur diranjangnya.
"raj,raj ayo bangun"ucap pooja sambil menggoyang tubuh raj,
"iya sebentar lagi"ucap raj karna malas bangun
"raj bangunlah,kau harus pergi kekantor"ucap pooja tidak mau menyerah.
raj yang merasa dinganggu tidurnya akhirnya pun bangun,dia mengumpulkan kesadarannya dan melihat pooja yang berdiri disamping.
"kau bawel sekali"ucap raj dengan suara malas
"mandilah habis itu kita sarapan"ucap pooja
"kiss morning😘"ucap raj memajukan bibirnya
"raj ini masih pagi"ucap pooja
"apa masalahnya"ucap raj
"raj ka..."ucap pooja terpotong
cup.
tanpa mendengar ucapan pooja raj langsung mencium bibir pooja singkat dan langsung pergi kekamar mandi,pooja tersenyum geli melihat tingkah raj,dia menyiapkan baju kantor raj dan turun lagi kebawah menuju kedapur.
disana sudah ada shanti dan raina yang duduk dimeja makan,pooja berjalan bergabung dengan shinta dan juga raina.
"pagi tante,pagi raina"sapa pooja tersenyum
"pagi kak pooja"ucap raina
"pagi sayang,raj mana?dia belum bangun?" tanya shinta kepada pooja
"dia sedang mandi tante,mungkin bentar lagi turun"jelas pooja yang diangguki oleh shinta.
satu-persatu keluarga sudah mulai berkumpul, mereka memulai sarapan paginya dengan keadaan sunyi,selesai sarapan pooja dan raj pamit kepada semua keluarga untuk pergi.
*
*
*
KONTRAKAN.
raj dan pooja sudah sampai didepan kontrakan pooja,mereka turun dari mobil dan masuk kedalam kontrakan.
"raj,sebaiknya kau berangkat saja,aku bisa berangkat sendiri"ucap pooja
"memang kenapa?"tanya raj penasaran
"tidak,aku takut kau terlambat kekantor,kau tenang saja aku bisa berangkat sendiri kok"ucap pooja menyakinkan raj
"baiklah,kalai begitu aku berangkat dulu,kau hati-hatilah"ucap raj dia mencium kening pooja dan pergi menuju kekantornya.
pooja mengganti pakaiannya dengan pakaian kerja,setelah itu dia mengambil sepedanya dan pergi kecafee ksrna dia juga sudah hampir telambat.
*
*
*
DISEBUAH CAFE COFFE.
pooja sudah sampai dicafe coffe,dia memarkirkan sepedanya lalu membantu karyawan lainnya bersih-bersih,setelah itu baru cafe siap untuk dibuka.
13.00 wib artinya jam makan siang sudah tiba,semua pelayan berhamburan kebelakang untuk sarapan siang begitu pula dengan pooja dan temannya tina.
"poj,selama liburan kau kemana saja?"tanya tina
"aahh,ituu gak kemana-mana,hanya..."ucapan pooja berhenti karna ragu
""hanya apa?"tanya tina penasaran
"tina,sebenarnya ada yang ingin aku ceritakan"ucap pooja
"APA"kagetnya tina yang membuat pooja langsung menutup mulutnya tina
"kau serius,kok bisa sih?"tanya tina
poojapun menceritakan semuanya kepada tina, saat bercerita tina tidak henti-henti terkejut apa lagi pas pooja berceeita jika dia tidir sekasur dengan raj,hingga membuat pooja tersipu malu.
hingga tak terasa jam istirahat sudah habis,mereka semua kembali bekerja di bagian mereka masing-masing.
jam menunjukkan pukul 5 lewat,semua karyawan bersiap-siap untuk pulang kerumah mereka masing-masing.
pooja keluar dan pergi keparkiran untuk mengambil sepedanya,belum sempat mengambil sepedanya ada seseorang yang menyekapnya dari belakang dan menyeret pooja kemobil mereka,dan tanpa sadar ada seseorang yang melihat kejadian itu.
tina yang melihat kejadian panik,dia menghampiri sepeda pooja lalu tidak sengaja menginjak sesuatu,dia melihat kearah bawah dan ternyata itu ponsel,tina mengambilnya lalu menyalakan ponsel tersebut,ternyata itu ponsel milik pooja,mungkun terjatuh saat pooja disekap oleh preman tadi.
tina berusaha membuka pin ponsel pooja, setelah berusaha akhirnya pinnya bisa dibuka,tina mencari kontak seseorang untuk membantu pooja.tina melihat nama raj tertera diponsel,tanpa pikir panjang tina menekan nomor raj karna ingin meminta pertolongan.
*
*
*
PERUSAHAAN SALVATRUCHA.
raj tengah berdiskusi tentang pekerjaan dengan rohit,mereka terlihat sangat serius membahasnya,tapi keseriusan mereka buyar karna suara ponsel raj terus berbunyi.
raj mengambil ponsel disakunya berniat ingin mengabaikannya,tapi setrla PT melihat nama pooja raj mengurungkan niatnya,lalu dia segera mengangkatnya.
raj. :"hallo baby"
tina:"hallo,tuan ini saya temannya pooja"
raj. :"kau,ada apa kau menghubungiku"
tina:"tuan gawat,saya melihat pooja diculik oleh dua preman tuan"
raj. :"APA,kurang ajar,
tina:"tuan tolong selamatkan pooja"
raj. :"kau tenang saja,dan tolong simpan ponsel pooja itu"
setelah itu panggilan terputus.
"rohit cepat ambil mobil poojaku sedang dalam bahaya"ucap raj penuh perintah
"baik tuan"ucap rohit dan langsung menjalankan perintah bosnya itu.
*
*
didalam perjalanan ran terus melihat keberadaan pooja karna raj sudah memasang alat pelacak dikalung pooja,jadi raj dengan mudah menemukan keberadaan pooja.
"rohit,kita pergi kehotel xxx sekarang"ucap raj
rohit langsung mengemudi dengan kecepatan penuh,untung saja rohit sangat lihai dalam mengendara jadi dia dengan mudah menghindari dari mobil yang sedang melintas.
DISISI LAIN.
pooja diseret kehotel lewat pintu belakang,pooja berusaha melepaskan dirinya dari 2 preman itu tapi tidak berhasil,dia berharap akan ada seseorang yang menolong dirinya.
"ya tuhan,tolong selamatkan aku"gumannya.
pooja dan preman itu masuk kelift lalu preman itu menekan angka 5,setelah sampai dilantai pooja diseret kesalah satu kamar hotel itu.
sedangkan raj dan rohit sudah sampai dihotel tersebut,raj mencari keberadaan pooja sedangkan rohit memanggil petugas untuk membantu mereka mencari pooja.
hingga raj dan lainnya sampai dilantai 5,samar-samar mendengar orang meminta tolong,raj mencari asal suara tersebut karna raj yakin itu suara pooja.
"buka pintu ini CEPAT"ucap raj setelah menemukan suara pooja.
petugas itu langsung membukanya dan bener saja disana terdapat pooja yang sedang berusaha menyelamat diri.
kemarahan raj memuncak ketika melihat luka didahi pooja dan sobekan baju dilengan pooja ditambah lagi mendengar pooja menangis.
*
*
*
*
*
SEMOGA SUKA DENGAM CERITA INI YA!
DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA.
VOTE+KOMEN+LIKE