
kini pooja dan raj sudah berada didalam pesawat,setelah melewati beberapa pengecekan mereka langsung kepesawat dan menuju keruangan vip yang raj pesan,raj menyimpan kopernya diatas bagasi pesawat.
tak lama kemudian ada pemberitauan bahwa pesawat akan segera terbang, semua penumpangpun duduk diam, terlihat wajah pooja berkeringat dan memegang tangan raj dengan erat.
"hey by,kau kenapa?"tanya raj khawatir
"raj aku takut,selama ini aku tidak pernah naik pesawat,ini pengalaman pertamaku"ucap pooja terus menutup mata
"by tenanglah,naik pesawat tidaklah semenakutkan yang kau pikirkan"ucap raj berusaha menenangkan pooja
"baiklah kalau kau takut,kau pegang tanganku dan jangan melihat kearah jendela mengerti"ucap raj pooja hanya mengangguk kepala setuju.
merasa ada penggerakan pooja langsung semakin erat memegang tangan raj,bahkan sekarang dia sudah tidak berani membuka matanya,raj hanya tersenyum melihat pooja menurutnya itu sangat menggemaskan padahal rajlah yang duduk dekat jendela tapi pooja yang merasa ketakutan.
"so cute"guman raj,raj membalas genggaman pooja agar memberi pooja sedikit ketenangan,perjalan dari amerika keturki membutuhkan waktu 12 jam,jadi masih ada banyak waktu untuk beristirahat.
*
*
*
disisi lain terlihat tina sedang menemani ibunya berbelanja disupermarket untuk membeli kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan untuk jualan online ibunya,ibu tina bernama sonia,semenjak suaminya meninggal dia memulai bisnis jualan online,ibu tina pandai membuat kue jadi dia menggunakan keahliannya untuk mencari nafkah.
"bu apalagi yang perlu dibeli?"tanya tina
"ibu sedang mencari kebutuhkan untuk buat kue,pesanan ibu sekarang semakin banyak jadi harus stok sebanyak mungkin"ucap sonia,tina mengangguk.
mereka terus menelusuri supermarket sambil terus mencari bahan-bahan,saking fokusnya mencari sampai mereka tidak melihat jalan hal hasil troli belanjaan mereka tidak sengaja menabrak seseorang didepannya.
"oh maaf nyonya maaf"ucap sonia,sonia menghampiri orang tersebut untuk memastikan bahwa dia baik-baik saja
"nia,kau nia kan?"tanya orang tersebut, sonia tampak terkejut karna orang itu mengenalnya,siapa dia pikir sonia
"nia ini aku ela,isabella"ucap orang itu dan seketika ingatan sonia berfungsi
"oh yaampun ela apa kabar"ucap sonia langsung hambur memeluknya.
"kabar aku baik"ucap bella sambil membalas pelukan sonia.
isabella atau sering disebut bella itu adalah teman dekat ibunya tina sonia,sedari smp sampai mereka sma selalu bersama tapi semenjak menikah mereka sudah jarang berkomunikasi bahkan ini kali pertama mereka bertemu kembali.
mereka terus berbincang-bincang saling menanya kabar sampai mereka lupa kalau masih ada orang lain disisi mereka, tina juga bingung dia sendiri tidak mengerti sedang didalam situasi seperti apa jadi dia memilih diam saja.
"oh nia,siapa yang disampingmu ini?" tanya bella menyadari kehadiran tina
"oh aku sampai lupa,dia tina putriku"ucap sonia memperkenalkan putri tercintanya
"hai tante"sapa tina menunduk malu
"yaampun putrimu begitu manis"puji bella sambil mengelus kepala tina
"aku juga mempunyai seorang putra mungkin umurnya tidak beda jauh dengan putrimu"ucap bella
"oh ya,lalu dimana dia,apa dia ikut denganmu kesini?"tanya sonia
"tidak,dia itu selalu saja menyibukan diri,bahkan dia jarang pulang kerumah,dasar anak nakal"keluh bella
"mungkin dia sibuk bekerja,diakan pria itu bagus jika dia menjadi seorang pekerja keras putrapun begitu tanggung jawab"puji sonia terhadap putra bella.
mereka cukup lama berbincang-bincang disupermarket,ditengah-tengah perbincangan
bella harus pergi karna supirnya sudah datang menjemput,selesai membayar mereka semua keluar,bella berniat ingin mengantar sonia dan tina tapi sonia menolak karna berbeda jalan arah.
"baiklah kalau begitu aku pergi dulu dan ini kartu namaku,sering-seringlah menghubungiku ya"pinta bella sambil memberikan kartu nama kepada sonia
"baiklah,aku akan menghubungimu"ucap sonia sambil menerima kartu tersebut.
bellapun masuk kedalam mobil,dalam sekejap mobil itu sudah melaju pergi,kini tinggal tina dan ibunya sonia yang sedang menunggu taksi datang.
"tante belle itu teman dekat ibu saat sekolah,ya seperti kau dengan pooja"ucap sonia tina mengangguk mengerti.
tak lama kemudian ada taksi yang lewat tina dengan cepat memberikan isyarat agar taksi tetsebut berhenti,setelah taksi tersebut berhenti tina dan sonia masuk taksipun melaju pergi ketempat tujuan.
*
*
*
ISTANBUL ATATURK HAVALIMANI.
pooja dan raj baru saja sampai dibandara turki setelah menempuh berjalanan yang panjang akhirnya mereka sudah sampai diturki,kini hari sudah malam jadi mereka memutuskan untuk pergi kehotel pesanan raj dahulu.
diturki raj sudah menyewa mobil selama seminggu untuk membawa mereka berlibur tentu saja rohit sudah menyiapkan segala keperluan tuan dan nonanya,makan dari itu raj tidak pernah meragukan rohit karna rohit selalu bisa diandalkan.
mereka sudah sampai ditempat tujuan, hotel ternama yang sudah dipesani sejak awal,raj menurunkan kopernya dibantu oleh supir sewanya lalu mereka masuk menuju kemeja resepsionis.
"selamat datang tuan,apa anda mau memesan kamar?"tanya resepsionis dengan menggunakan bahasa turki
"iya,saya sudah memesan kamar atas nama raj salvatrucha"ucap raj dengan lancar berbicara bahasa turki
"ah raj salvatrucha,ini kunci kamar tuan semoga bentah menginap dihotel kami"ucap resepsionis tersebut memberikan key card rajpun menerimanya.
sungguh pooja sangat kagum dengan raj sebenarnya raj ini orang atau apa,adakah orang sepintar dan sempurnah dirinya,beruntung sekali pooja menjadi istri raj pantas saja semua wanita tergila-gila kepadanya.
"raj kau bisa bahasa turki?"tanya pooja
"iya,sedari kecil aku disuruh belajar beberapa bahasa karna kata papi itu sangat penting bagi orang pengusaha" ucap raj,pooja mengangguk mengerti
"sudah berapa bahasa yang kau kuasai?" tanya pooja sangat penasaran
"tidak banyak hanya 5 saja"ucap raj santai tapi tidak dengan pooja
"what 5 bahasa,apa saja?"tanyanya lagi
"turki,korea,mandarin,jepang,dan bahasa arab"ucap raj pooja menggeleng kepada kagum kepada suaminya raj.
saking asyiknya berbincang-bincang hingga mereka tidak terasa sudah sampai dideoan kamarnya,raj membuka pintu kamar tersebut,sungguh pooja sangat kagum melihat kamar hotel tersebut,sungguh sangat luar biasa.
desain kamar hotel ini begitu indah,kasur yang dihiasi dengan bunga mawar dan ada juga dua angsa ditengahnya,nama mereka juga ada bahkan disamping balkon mereka ada kolam renang, ruangannya juga begitu luas,ada ruang santainya juga,bak mandinyapun juga dihias dengan bunga mawar.
"apa kau suka dengan kamarnya?"tanya raj,pooja mengangguk dengan antusias
"aku memesan kamar ini khusus untuk kita berbulan madu,jadi kita bisa tinggal dengan nyaman disini"ucap raj
"terima kasih by"ucap pooja senang
"sama-sama,sudah sekarang kita bersih-bersih dan berberes dulu,baru besok kita mulai berkeliling"ucap raj.
merekapun bergantian kekamar mandi sambil menunggu raj selesai mandi pooja memasukkan pakaian mereka kedalam lemari baru dia pergi mandi setelah raj selesai,tak lama kemudian pooja juga selesai dengan rutinitas mandinya,mereka memutuskan untuk beristirahat karna mereka sudah lelah.
*
*
*
*
*
SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA
DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA
VOTE+KOMEN+LIKE