
keesokan harinya dikediaman raina dan riyaz,mereka tengah bersiap-siap untuk pergi kerumah sakit,mendengar kabar kalau pooja sudah melahirkan membuat raina ingin segera bertemu dengannya.
dari tadi raina tidak henti-hentinya terus menggerutu,sudah hampir satu jam raina belum juga bersiap,dia tidak berasil menemukan baju yang cocok untuknya sedang riyaz hanya bisa menunggu saja.
"sayang ayo cepatlah nanti kita keburu siang"ucap riyaz sudah hilang kesabaran
"duh yaz ini tengah bingung memilih baju semuanya tidak cocok"gerutu raina
"bukannya bajumu banyak,kau tinggal memilihnya bukan"ucap riyaz mengusul
"baju ini semua membuatku kelihatan gendut sayang"ucap raina mengeluh.
riyaz menghela nafas,sejak raina hamil tua dan perutnya mulai buncit,dia sering mengeluh keriyaz takut terlihat gendut, padahal riyaz sudah berkali-kali memberi raina pengertian tapi raina masih ngeyel.
"yaampun sayang"lirih riyaz,riyaz berdiri melangkah mendekat kearah raina
"sayang bukannya sudah kubilang,meski kau gendut kau masih cantik"ucap riyaz
"boong kau seperti itu hanya ingin aku senangkan"ucap raina tidak percaya
"percayalah sayang,seharusnya kau itu senang,kau gendut karena sedang hamil buah cinta kita"ucap riyaz merayu raina
"iya sih,tapikan aku masih aja malu kalau terlihat gendut"ucap raina cemberut
"tidak perlu malu,sudah sekarang cepat bersiap,aku tunggu dimobil"ucap riyaz.
raina mengangguk,usai berasil merayu riana riyazpun pergi keluar menunggu raina dimobil,rainapun mulai bersiap kembali karena tidak ingin membuat riyaz menunggu lama dirinya dimobil.
beberapa menit kemudian raina sudah selesai bersiap,dia melangkah keluar lalu masuk kedalam mobil,dalam sekejap mobil riyaz dilajukan,mobil menelusuri jalanan raya dengan damai dan aman.
setelah menempuh perjalanan mereka akhirnya sampai dirumah sakit,mereka keluar dari mobil lalu berjalan masuk menelusuri koridoor rumah sakit,mencari letak kamar inap pooja dirumah sakit itu.
"kakak"sapa raina saat memasuki kamar inap pooja,raj yang tengah menggendong vanessa mengalihkan pandangannya begitu juga dengan pooja,raina dan riyaz melangkah masuk kekamar inap pooja.
raj menaruh vanessa kecil dibox bayinya karena dia sudah tidur,raj berjalan kearah sofa dimana sudah ada riyaz dan raina, raj ikut duduk disofa sementara pooja ia duduk diatas kasur yang khusus pasien.
"kenapa kalian datang kesini,bukannya istirahat saat hamil?"tanya raj kemereka
"aku sudah menjelaskannya tapi adikmu keras kepala dan memaksa"ucap riyaz
"raina bukannya kau harus istirahat,kau sangat lemah sekarang,kenapa kau keras kepala sekali"ucap raj mengomel
"kakak aku tidak bisa menahan diri untuk melihat anakmu,makanya aku kesini" ucap raina mencoba membela diri sendiri
seluruh keluarga tentu sudah tau dengan kondisi raina sekarang,makanya itu raina dilarang untuk berhenti bekerja dibutik demi keselamatannya, rainapun tidak bisa menolak dia hanya menuruti saja.
raj menghela nafas kasar,dia tahu kalau raina sedikit keras kepala,entah mirip siapa keras kepalanya itu,raina dibawa santai saja dia melangkah mendekati pooja,tanpa menghiraukan raj dan riyaz.
"hy kak gimana kabarmu,aku ucapkan selamat anak lahirnya anak keduamu" ucap raina tersenyum manis pada pooja
"terima kasih raina,kau juga cepatlah nyusul ya"ucap pooja menggoda raina
"doaim aja kak,semoga lahiranku nanti lancar jika waktunya"ucap raina salting
"aamiin,semoga ya"ucap pooja berdoa.
obrolan mereka berlangsung cukup lama hingga tidak terasa hari mulai sore,raina dan riyaz hendak berpamit untuk pulang karena hari sudah mulai sore dan gelap.
"raj kami pamit dulu,ini sudah sore aku khawatir pada raina kalau lama-lama disini"ucap riyaz berpamitan kepada raj
"hm,hati-hati setelah pulang dari sini,kau jangan lupa langsung istirahat"ucap raj
"iya kak,yaudah kita pulang dulu ya"ucap raina,lalu mereka keluar dari kamar inap.
raina dan riyaz brjalan keluar dari rumah sakit menuju tempat parkiran,merekapun masuk kedalam mobil,lalu dalam sejekap mobil melaju pergi meninggalkan area rumah sakit menuju arah rumah mereka.
setelah kepergia mereka,pooja berniat ingin membersihkan diri,pooja mandi sedang raj menjaga vanessa kecil mereka saling membantu satu sama lain tanpa ada syarat tertentu apapun itu.
skip.waktu terus berjalan haripun makin gelap,sekarang ini pukul 19.30 malam, raj baru saja masuk kekamar inap pooja,ia membawa sesuatu mungkin itu untuk pooja,raj mendekat kearah pooja istrinya.
"by,sekarang kamu makan ya"ucap raj sambil menyodorkan sepiring makanan
"hm raj bagaimana kabar vanes disana, apa dia menyusahkan mami dan papi?" tanya pooja cemas merasa bersalah
"kau tenang saja,dia aman disana,jadi kau sekarang makan ya"pinta raj lagi.
pooja menurut saja,raj menyuapi pooja dengan telatin,pooja dengan lahapnya memakan hidangannya,meski makanan dari rumah sakit tapi raj ingin memberi yang terbaik bagi istrinya,jadi dia selalu request makanan enak khusus istrinya.
beberapa menit kemudian pooja sudah selesai makan,raj merapikan semua piring kotornya,selesai merapikan raj hendak ingin bermanja ingin bermanja.
"hueek,hueek"suara tangisan itu berasil membuyarkan rencana raj,vanessa kecil tiba-tiba saja menangis,raj mendekatinya dan menggendong vanessa yang nangis.
"by sepertinya dia haus,kau susuilah dia dulu"ucap raj lalu menyerahkan vanessa pada pooja,pooja mengambil alih lalu sengera menyusuinya,terlihat vanessa kecil sangat anteng digendongan ibunya.
beberapa menit kemudian terlihat sikecil vanessa sudah kembali tidur terlelap,raj menggendongnya lalu menaruhnya dibox bayi dengan perlahan agar vanessa tidak terganggu dan terbangun dari tidurnya.
"by ini sudah malam,sebaiknya kau juga tidur,aku yang akan menjaga vanessa kalau dia bangun"ucap raj begitu lembut
"hm baik,tapi setidaknya kau beristirahat juga raj,kau pasti juga lelah"ucap pooja.
"iya by kau tenang saja,sudah kau tidur duluan saja"ucap raj menyakini pooja.
poojapun membaringkan tubuhnya,raj menyelimuti tubuh pooja dengan selimut lalu dia mencium kening istrinya,pooja perlahan mulai perlahan memejamkan matanya,melihat pooja sudah tidur raj merasa lega,raj duduk disofa beristirahat
*
*
(maaf menunggu lama,beberapa hari ini author tidak upload,mohon maaf banget)
*
*
SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA
DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA
VOTE+KOMEN+LIKE