
17.00 kota amerika
sudah berjalan hampir sebulan pooja dan raj dekat,mereka sudah tidak lagi canggung seperti dulu,raj selalu mengajak pooja pergi jalan-jalan kadang juga membawa raina dan juga tina,bila ada waktu raj akan antar jemput pooja ketempat kerjanya.
seperti saat ini raj sedang mengantar pooja pulang kekontrakannya,didalam mobil hanya ada keheningan sampai mobil tersebut sampai didepan kontrakan pooja.
"terima kasih yaa raj sudah antar aku,apa kau tidak mau mampir dulu sekalian makan disini"tawar pooja
"boleh kalau gak ngerepotin"ucap raj
"gak ngerepotin kok"ucap pooja tersenyum
"yaudah,yuk masuk"ucap pooja lagi.
merekapun masuk kedalam kontrakan pooja, pooja menyuruh raj untuk duduk disofa ruang tengah sedangkan dirinya masuk kekamar untuk bernganti pakaian.
pooja sudah selesai nganti baju,pooja berjalan kearah raj yang sedang duduk disofa, saat hampir sampai kaki pooja tidak sengaja terpeleset,melihat pooja yang mau terjatuh tah menggeser duduknya dan menangkap pooja hingga pooja jatuh kedalam pelukannya.
mereka saling pandang cukup lama,raj mendekatkan wajahnya kewajah pooja hingga membuat bibir mereka bersentuhan,raj mencium dan ******* lembut bibir pooja, pooja yang pertama kali dapat ciuman hanya diam saja sambil memejamkan matanya, merasa tidak ada balasan raj melepas ciuman mereka.
"apa ini ciuman pertamamu?"tanya raj
pooja menganggukan kepalanya sambil menunduk karna malu,raj tersenyum dengan jawaban pooja,karna yang mengambil first kiss pooja adalah dirinya.
"mau aku ajarkan?"tanya raj sambil mengedipkan matanya
"iissh kau ini,kenapa kau mengambil ciuman pertamaku"ucap pooja cemberut
"karna aku mencintaimu"ucap raj serius.
pooja yang mendengar ucapan raj terkejut, karna pengakuan raj yang mengatakan bahwa dirinya mencintainya.
"jangan bicara sembarangan"ucap pooja
"aku tidak sembarangan bicara,aku hanya ingin jujur dengan perasaanku"jelas raj
pooja hanya diam dan menundukkan kepalanya saja
"aku tidak memaksamu untuk menjawab sekarang,aku akan tunggu sampai kau mencintai"ucap raj menyakinkan pooja.
sebenarnya pooja sangat mencinta raj,tapi pooja ragu dengan perasaan raj,pooja takut raj hanya memainkan perasaannya saja dan akan membuat pooja sakit hati.
"apa kau yakin ingin menungguku?"tanya pooja
"tentu saja aku yakin seiring berjalannya waktu kau akan mencintaiku"ucap raj yakin
"meski itu sangat lama?"tanya pooja lagi
"iya,dan aku akan senang hati menunggumu" ucap raj tersenyum
"baiklah sekarang mulailah membuat sarapan aku sangat lapar"ucap raj mengalihkan pembicaraan.
pooja berdiri dan langsung pergi kedapur untuk memasak sarapan malam mereka.
"kau tenang saja pooja,aku akan membuatmu mencintaiku,karna berkat kau aku merasakan cinta ini lagi bahkan rasa ini bertambah besar"guman raj sambil melihat punggung pooja.
selesai memasak pooja memanggil raj untuk kemeja makan,mereka sarapan dengan keadaan hening hanya sesekali bunyi sendok dan garpu yang bersautan dengan piring.
sarapan malampun usai,raj pamit kepada pooja untuk pulang,pooja mengantarkan raj sampai diteras depan,raj masuk kedalam mobilnya dan melajukan mobilnya,melihat mobil raj sudah menjauh pooja masuk kedalam mengunci pintu utaman dan masuk kedalam kamarnya.
*
*
*
APARTEMEN
raj memarkirkan mobilnya diparkiran apartemennya,merasa mobilnya terparkir sempurna raj keluar dari mobil dan menuju kedalam apartemennya.
sesampainya didalam kamar,raj pergi kekamar mandi guna untuk membersihkan badanya,15 menit kemudian raj sudah selesai dengan kegiatannya,raj melemparkan badannya kekasur yang sangat nyaman hingga membuat raj terlelap tidur.
*
*
*
07.00 kota amerika
pooja sudah siap untuk berangkat bekerja, pooja mengambil tasnya dan bergegas keluar, saat membuka pintu,pooja dikejutkan dengan kedatangan raj yang berada didepan pintu.
"hy beb sudah siap"tanya raj
"beb!"ucap pooja terkejut dengan panggilan raj kepada dirinya
"iya, memang kenapa?apa salah kalau aku memanggilmu dengan sebutan itu,kau kan sudah menjadi milikku"ucap raj panjang lebar
"jadi milikmu,kapan?"tanya pooja heran
"saat aku mengambil first kissmu"ucap raj sambil mengedipkan matanya
"ya sudah ayo,ntar keburu telat loh"ajak raj.
merekapun masuk kedalam mobil dan mobil berlalu pergi dengan disupiri oleh rohit sekretaris kepercayaan raj.
tak butuh waktu lama,mereka sudah sampai ditempat kerja pooja,pooja pamit kepada raj tapi raj menahan tangan punya dan mencium kening pooja,mendapatkan perlakuan sweet dari raj membuat pooja malu karna ada rohit yang sedang melihat mereka.
"iissh malu tau diliatin sekretaris rohit" ucap pooja salah tingkah
"ngapain malu,anggap saja dia tidak ada"ucap raj tidak merasa malu
"ya sudah,aku masuk dulu ya"ucap pooja
poojapun keluar dari dalam mobilnya dan masuk kedalam restoran.
*
*
*
PERUSAHAAN SALVATRUCHA
raj kini sudah sampai diperusahaannya, semua karyawan menunduk dan menyapa raj, tapi raj hanya cuek dan memasang wajah dinginnya,raj dan rohit memasuki lift yang khusus untuk sang ceo.
ting
bunyi lift terbuka,raj berjalan keluar diikuti oleh rohit yang berjalan dibelakangnya, mereka berjalan menuju ruangan utama untuk mendiskusikan soal pekerjaan.
sesampainya raj membuka pintu dan betapa terkejutnya raj melihat seorang wanita dengan pakaian kurang bahan dan jangan lupakan rambut pirangnya,wanita tersebut tersenyum melihat raj datang,dia berdiri dan langsung memeluk raj sedangkan raj hanya diam saja sama halnya dengan rohit.
"honey,aku sangat merindukanmu"ucap wanita tersebut sambil memeluk raj
raj mendorong wanita tersebut dengan kasar
"untuk apa kau datang kemari"ucap raj sambil menahan amarahnya
"heey,tentu saja untuk bertemu dengan kekasihku"ucap wanita tersebut
"hee,kekasih?"ucap raj tersenyum mengejek
"bukankah kita sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi"ucap raj menatap tajam padanya
"raj tolonglah lupakan masalah itu"ucap wanita tersebut dengan nada manja
"CUKUP DITA SUDAH AKU KATAKAN JANGAN MENGGANGGUKU LAGI"bentak raj dengan amarah yang tidak bisa ditahan
wanita yang dipanggil dita tersebut sangat takut mendapatkan bentakan dari raj,dia berusaha mengendalikan dirinya agar tidak terlihat ketakutan.
"honey,tolong jangan marah seperti itu aku sangat takut"ucap dita merengek manja
"rohit seret dia keluar aku tidak ingin melihat dia disini"ucap raj penuh perintah
"raj kita sudah lama tidak bertemu dan kau mengusirku"ucap dita tidak terima
"maaf nona tolong pergi keluar jangan mengganggu ketenangan tuan"ucap rohit
"jangan menyentuhku"ucap dita sedikit berteriak
"KELUAR"bentak raj lagi
"baiklah aku akan pulang sekarang besok aku akan datang kembali,oke"ucap dita seraya berlalu pergi dari kantor raj
setelah kepergian dita,raj duduk disofanya sambil memijat pelipis keningnya,rohit mengambil minuman dan memberikannya kepada raj dan raj menerima minumannya.
"maaf tuan,apa kita membahas pekerjaan nanti saja?"tanya rohit dengan hati-hati
"eemm,sekarang saja membahas pekerjaannya"ucap raj dengan lesu
"baik tuan"ucap rohit
merekapun membahas soal pekerjaan meski suasana sangat tidak mendukung karna raj terlihat sangat tidak bersemangat sama sekali,tapi meski begitu dia tetap profesional.
*
*
*
*
*
SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YAA
DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA
VOTE+KOMEN+LIKE