Cold Ceo Fell In Love

Cold Ceo Fell In Love
EPISODE 87



setelah menempuh perjalanan panjang akhirnya mereka sampai disalah satu hotel ternama diamerika,raj diundang keacara perjamuan oleh salah satu koleganya yang cukup akrab dengannya.


pooja dan raj berjalan bergandengan memasuki area hotel menuju ketempat acara,tempat acaranya berada dilantai paling atas jadi mereka harus memasuki lift terlebih dahulu untuk sampai kearea.


TING...


suara pintu lift terbuka,raj,pooja dan rohit keluar lalu melangkah ketempat acara disana ternyata ramai pengusaha lainnya yang hadir diacara tersebut,memang orang yang mengadakan acara cukup terkenal dikalangan kota amerika serikat.


"oh tuan raj anda sudah datang"sapa seseorang,lebih tepatnya orang yang mengadakan acara panggil saja vano.


"tuan raj lama tidak bertemu,saya kira anda tidak akan datang"ucap vano sambil berjabat tangan dengan raj


"bagaimana mungkin saya tidak datang keacara mewah anda tuan"ucap raj.


vano dan raj bisa terbilang pengusaha yang paling berpengaruh,mereka sudah lama menjalin kerja sama bahkan sebelum raj menjadi direktur,perusahaan raj dan perusahaan vano sudah terjalin.


"iya perkenalkan dia pooja istri saya" ucap raj memperkenalkan mereka ber2


"aah jadi ini istri anda,senang bertemu dengan anda nona pooja"sapa vano


"senang juga bertemu dengan anda tuan" sahut pooja tersenyum ramah pada vano


"silahkan nikmati perjamuannya,maaf saya tidak bisa menemani kalian,saya harus menyapa tamu-tamu yang lain" ucap vano merasa tidak enak


"tidak masalah,saya mengerti"ucap raj.


selesai berbincang-bincang singkat,vano pergi untuk menyapa para tamu-tamu undangan lainnya,sedang raj,pooja dan rohit mulai menikmati perjamuan yang ada,hidangan mewah dari kalangan atas.


pooja,raj dan rohit menikmati hidangan yang telah disajikan,hidangan orang kaya memang beda,saat fokus menikmati hidangan raj dikejutkan dengan tangan seseorang yang menepuk bahunya.


"tuan raj,kita bertemu lagi"sapa orang itu yang tak lain adalah windi,raj dan pooja menghentikan aktifitasnya untuk makan.


"nona windi anda disini"ucap raj datar


"iya,saya menggantikan ayah saya,tak disangkah malah bertemu dengan anda" ucap windi tersenyum semanis mungkin.


pooja menatap windi intens,pooja sudah menduga kalau mereka akan bertemu untung pooja sudah memikirkannya jadi dia biasa saja,pandangan windi teralih kepooja yang sedang menggandeng raj.


"cih wanita ini masih saja menempel udah kayak perangko,dasar tidak punya malu"batinnya menatap sinis kepooja.


"kalau begitu kami tidak akan permisi dulu saya harus bertemu seseorang permisi,ayo baby"ucap raj berasalan.


raj menarik pooja pergi menjauh dari windi,raj tidak ingin membuat keributan diacara orang lain dari dia memilih untuk menghindar,sedangkan windi merasa kesal karna raj mengabaikannya lagi.


"sial,awas saja pasti akan aku singkirkan wanita murahan itu"gumannya kesal,


windi merasa kesal karena lagi dan lagi raj mengabaikannya,itu penghinaan besar bagi seorang windi,diapun pergi dengan keadaan kesal entah kemana arah perginya yang penting menjauh.


sekarang ini pooja sedang berada ditoilet dia tadi kebelet jadi dia pergi ketoilet,usai selesai pooja melangkah menuju tempat pencucian tangan,saat fokus mencuci tangan salah satu pintu toilet terbuka mendapati windi keluar yang dari sana.


"ternyata wajahmu cukup tebal juga ya" sindir windi sambil mencuci tangannya, pooja yang merasa menatap kearahnya.


"maksud nona windi apa ya?"tanya pooja


"cih sok suci,aku tahu betul wanita sepertimu ini,wanita yang rela memberi tubuhnya hanya demi uang"sindir windi menatap sinis pooja,pooja merasa hina


"jangan omongannya,saya bukan wanita seperti itu"ucap pooja membela diri


"tidak perlu berpura-pura,ingat saya akan pastikan tuan raj akan menyingkirkanmu dari hidupnya"ucap windi mengancam


"siapa yang tahu kalau anak itu hasil dari orang lain"ucap windi senyum menghina


"anda adalah wanita berpendidikan tapi mulut anda tidak,terserah anda mau menilai saya seperti apa,tapi anda tidak akan bisa menggantikan posisi saya,saya rasa anda cukup pintar untuk mencerna perkataan saya"ucap pooja.


selesai berkata seperti itu,pooja keluar dari toilet agar amarahnya tidak lebih memunjak,pooja meninggalkan windi yang sedang kesal dan menggerutu karna merasa terhina oleh perkataannya.


"kurang ajar,berani sekali dia berbicara seperti itu kepadaku,wanita sialan"umpat windi,diapun keluar dari toilet tersebut.


sedangkan pooja dia merasa puas karna sudah mengeluarkan semua unek-unek yang dipendamnya,meski hanya seperti itu pooja sudah puas,setidaknya pooja sudah mematahkan rasa berharap windi.


pooja menghampiri raj yang saat ini sedang mengobrol dengan rekan kerja lainnya,raj yang sedari tadi memang menunggu pooja langsung mengalihkan pandangannya kearah pooja istrinya.


"kau sudah kembali baby,kenapa lama sekali ketoiletnya?"tanya raj cemas


"maaf,tadi disana ada nyamuk jadi aku mengurusnya dulu"ucap pooja santai


"nyamuk,maksudmu?"tanya raj bingung


"lupakan saja"ucap pooja malas debat


"yaudah kita pulang yuk,kau pasti sudah lelah"ajak raj,pooja mengangguk setuju


"kalau begitu kita pamit,baru pulang ayo" ucap raj lalu mereka pergi berpamitan.


selesai berpamitan mereka langsung pergi dari acara menuju apartemen,hari sudah semakin malam dan jam hampir menunjukkan jam 11.15 malam,jadi raj memutuskan untuk pulang lebih awal.


setelah menempuh perjalanan,beberapa menit kemudian mereka sudah sampai diapartemen raj,usai selesai mengantar tuannya rohit langsung berpamit pergi untuk pulang kembali keapartemennya.


sedang pooja dan raj langsung masuk kedalam kamar,rasa lelah dan letih mulai terasa,padahal tadi pooja masih merasa biasa saja tetapi kenapa pas sampainya dirumah lelahnya sangat terasa banget.


"aah aku mau bersih-bersih dulu"ucap pooja karna merasa badannya lengket


"gunakan air hangat biar gak masuk angin"ucap raj memperingati pooja


"aku tahu raj"ucap pooja,lalu dia masuk kekamar mandi untuk bersih-bersih.


30menit kemudian pooja sudah selesai mandi dan kini giliran raj yang masuk kekamar mandi,sambil menunggu raj selesai pooja merapikan kasurnya agar saat tidur nanti lebih terasa nyaman.


beberapa menit kemudian raj sudah selesai,dia melihat pooja yang sudah terlelap tidur,raj ikut berbaring disamping pooja lalu memeluknya dari belakang menyusul pooja masuk alam mimpinya.


*


*


*


*


*


SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA


DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA


VOTE+KOMEN+LIKE