
pagi ini riyaz sengaja pergi keperusahaan raj,sepertinya ada hal penting yang ingin riyaz diskusikan dengan raj,karna ini menyangkut hubungannya dengan raina tentu riyaz memerlukan bantuan raj.
riyaz berjalan menyelusuri koridoor kantor raj,dia terus melangkah hingga sampai keruangan raj,riyaz bisa melihat raj dan rohit tengah berdiskusi serius mungkin itu soal pekerjaan yang penting.
"kau kesini"ucap raj datar,riyaz berjalan mendekat dan ikut duduk didekat raj.
"raj aku ingin membicaran sesuatu padamu"ucap riyaz to the point
"apa itu hal penting?"tanya raj serius
"bisa dibilang begitu"ucap riyaz santai.
raj menatap datar riyaz,raj memberi kode pada rohit,rohit yang mengerti itu pamit keluar dari ruangan raj meninggalkan mereka berdua didalam ruangan,raj mulai menatap serius kearah riyaz.
"katakan ada apa?"tanya langsung raj
"aku ingin bicara mengenai hubunganku dan raina"ucap riyaz menatap raj datar
"kenapa,apa kau sudah mulai bosan dengannya"ucap raj mulai tersulut emosi
"bukan begitu,kaukan pernah bilang jika aku harus serius dengan raina,aku suka raina sangat lama dan aku serius untuk menjalin hubungan dengan raina,dan aku datang untuk minta bantuanmu raj"jelas riyaz panjang lebar,raj menatap bingung
"bantuan,bantuan apa?"tanya raj bingung
riyaz mulai berbicara serius dengan raj,ia menceritakan kalau dia ingin melakukan sesuatu terhadap raina yang bikin raina senang dan dia juga sudah menyiapkan kejutan spesial untuk kekasinya raina.
"bagaimana kau bisakan bantu aku"ucap riyaz penuh harap,raj terdiam sesaat
"aku tidak punya waktu untuk meladeni rencana konyolmu itu"tolak raj tegas
"ayolah raj,hal sepele seperti ini kau tidak mau membantu,ini juga demi kebaikan raina,pleaselah"ucap riyaz memohon
"baiklah,baiklah aki akan mengurusnya nanti"ucap raj pasrah menuruti riyaz.
mendengar itu riyaz merasa senang,dia jadi tidak sabar menunggu waktunya tiba setelah sedikit membuat kekasihnya kesal dia juga telah membuat rencana yang spesial untuk kekasih tercintanya.
*
*
*
KEDIAMAN KELUARGA SALVATRUCHA.
hari ini ada acara makan besar dirumah utama keluarga salvatrucha,bagaimana tidak,hari ini adalah hari ulang tahunnya raina yang ke21 jadi mereka merayakan dengan acara makan-makan keluarga.
sebenarnya shinta sudah menawarkan keraina agar mengadakan acara pesta tapi raina menolak karna menurutnya tidak penting dan lebih baik berkumpul dengan keluarga,bahkan raj dan pooja baru sampai kemansion salvatrucha.
"kak pooja,kak raj kalian sudah datang" guman raina menyadari kedatangan mereka,raina langsung memeluk mereka satu persatu secara berganti-gantian.
"selamat ulang tahun raina,semoga kau selalu bahagia"ucap pooja tersenyum
"terima kasih kak"ucap raina bahagia
"selamat ulang tahun untukmu"ucap raj sambil mengelus lembut rambut raina
"terima kasih,sekarang dimana hadiahku kalian tidak lupa membawanyakan"ucap raina,raj dan pooja hanya tersenyum geli
pooja memberikan sebuah paper bag besar pada raina,tentu raina dengan antusias menerima dan langsung membukanya,raina sangat terkejut dengan hadiah yang kakaknya berikan.
"wow keren,kakak paling tahu apa yang aku suka"ucap raina penuh kegirangan
"tentu saja,apa kau suka?"tanya raj
"sangat,terima kasih kakak-kakakku" ucap raina sambil bergelayut manja.
hadiah yang diberikan pooja dan raj ialah 1set perhiasan yang sangat raina incar, jangan ditanya dari mana raj mengetahui itu,apasih yang raj gak tahu tentang orang-orang terdekat tersayangnya itu.
"raina,raj,pooja ayo kita makan dulu,nanti dilanjutin lagi obrolannya,yuk"ajak shinta merekapun pergi ketaman belakangan dan mulai acara makan-makan keluarga.
sore hari raj dan pooja ingin pamit pergi setelah usai acara makan besarnya,tapi meski acara berjalan lancar terlihat jelas bahwa raina masih belum merasa puas.
"kau kenapa raian?"tanya pooja bingung
"tidak papa kak"ucap raina menampilkan senyuman paksa,raj mengerutkan alis
"kenapa kau murung,apa kau dan riyaz putus?"tanya raj memancing raina
"gak kok,hanya saja akhir-akhir ini kak iyaz gak ada kabar padahalkan ini hari ulang tahunku masak dia lupa"keluh raina sedih,pooja menenangkan raina
"dia tidak mungkin lupa raina,mungkin saja dia lahi sibuk"ucap pooja lembut
"iya,sudah sana masuk kakak sudah mau pulang"ucap raj,raina mengangguk.
raj dan pooja masuk kedalam mobil lalu dalam sekejap mobil itu melaju pergi, raina melambaikan tangannya tapi raut wajahnya sedih karna masih kepikiran dengan riyaz yang tiba-tiba menghilang.
"kak iyaz kemana sih,masak.ulang tahun pacar sendiri lupa,jahat banget"gerutunya kesal,raina melangkah masuk kedalam.
*
*
*
19.00 wib kota amerika.
malam hari raina saat ini tengah berada didalam mobil menelusuri jalanan malam tadi raj menyuruh raina untuk berdandan secantik mungkin dengan alasan ingin memberinya kejutan dan raina hanya menurutinya tanpa ada rasa curiga.
mobil berhenti disebuah restoran mewah usai raina turun mobil itu pergi,terlihat restoran itu sangat sepi,raina mengecek apa benar alamatnya dan ternyata benar itu alamat restoran yang raj beritahu.
dengan rasa ragu raina mencoba masuk kedalam,disana sangat gelap,seketika lampu tiba-tiba menyala yang hanya mengarah padanya bersamaan dengan itu suara piano tiba-tiba terdengar jelas.
"kak iyaz"guman raina melihat riyaz yang sedang bermain piano,terlihat sangat gagah dan tampan dengan setelan jas putih yang sangat cocok untuknya.
beberapa menit kemudian riyaz berhenti bermain,dia melangkah mendekati raina yang masih mematung didepan pintu,tak dipungkiri bahwa dia terpesona dengan kecantikan alami yang raina miliki itu.
"mari"ajak riyaz mengulurkan tangannya, raina yang tersadar menerima uluran itu riyaz membawanya ketengah-tengah aula,mereka berdua mulai berdansa.
raina masih berperang dengan pikirannya dia masih mencerna semuanya,tadi raj yang menyuruhnya datang kesini tapi raj tidak ada melainkan riyaz yang datang raina menatap kosong kearah riyaz.
"happy birthday darling"ucap riyaz,raina masih diam riyaz berusaha menyadarkan raina dari lamunannya usai berdansa
"hei kenapa diam?"tanya riyaz lembut
"kenapa kakak bisa ada disini,kemarin ilang sekarang muncul lagi"keluh raina kesal,riyaz hanya bisa tersenyum tipis
"maaf,kemarin aku tidak mengabarimu aku ada alasan kenapa aku melakukan itu"ucap riyaz,raina mengerutkan alisnya
"alasan apa sampai kakak mengabaikan aku seperti itu"ucap raina mengomel
"kita duduk dulu biar enak ngobrolnya" ajak riyaz,raina hanya mengikutinya.
mereka berdua melangkah kemeja yang sudah dihias sebagus mungkin,inilah rencana yang dimaksud riyaz memberi raina kejutan dengan bantuan raj,tentu ada alasan istimewah dibalik semuanya.
*
*
*
*
*
SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA
DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA
VOTE+KOMEN+LIKE