
dimeja makan,pooja menyiapkan sarapannya dibantu oleh ART lainnya,pooja menyendok kan untuk kakek fahri,papi daren,mami shinta,raj dan raina lalu dia duduk disamping raj.
semua orang menikmati sarapan yang dibuat oleh pooja,bahkan mereka memuji masakan pooja,tapi lain halnya dengan raj dia hanya menatap makannya saja tanpa menyentuhnya sama sekali.
"ada apa?kenapa tidak dimakan?"tanya pooja
"karna kau tidak menyuapiku"jawab raj santai
"a..apa maksud kamu suapin"ucap pooja salting
"iya,suapin"ucap raj tanpa rasa malu.
semua orang yang melihat hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya saja melihat tingkah raj yang berubah.
"kalau begitu kak pooja juga harus menyuapiku" ucap raina tidak mau kalah
"kau kan bisa makan sendiri,kau punya tangan" ucap raj tidak terima
"lalu bagaimana denganmu,kakak kan juga punya tangan"ucap raina yang mampu membuat raj bungkam
"sudah,sudah,aku akan menyuapi kalian berdua"ucap pooja menyerah
"kakak memang yang terbaik"ucap raina.
akhirnya pooja menyuapi mereka berdua secara berngantian dan sarapanpun kembali dengan keadaan tenang dan hening,hanya ada bunyi sendok dan piring yang bersentuhan.
selesai sarapan,semua orang berkumpul untuk berbincang-bincang,mereka asyik bercerita dan sesekali tertawa,raj yang melihat kedekatan pooja dan keluarganya sangat bahagia,karna keluarganya mendukung hubungan mereka lain dengan hubungan raj dan dita dulu.
ya,keluarga raj memang sedari dulu menentang hubungan raj dengan dita apa lagi maminya, menurut shinta dita sangatlah tidak sopan, bahkan saat berbicarapun kadang menggunakan kata-kata yang tidak sopan.
saking asyiknya bercerita,mereka tidak menyadari kalau hari sudah mulai sore,pooja yang menyadari itu langsung melihat jam ditangannya yang menunjukkan pukul 17.30.
"maaf semuanya sepertinya saya harus pulang, karna sudah sore"pamit pooja sopan
"loh,kenapa gak nginep aja sayang"ucap shinta
"iya,kak nginap aja disini"timpa raina
"lain kali saja tante,lagian saya juga harus kerja" tolak pooja tidak enak
"kau menginap saja disini,besok aku yang akan mengantarmu"ucap raj yang sedari tadi diam.
poojapun memutuskan untuk menginap,karna permintaan shinta yang terus memaksa pooja hingga pooja tidak enak jika menolak.
"ya sudah kita kekamar dulu ya,nanti kau pakai saja pakaian raina ya"ucap shinta dan berlalu pergi bersama daren dan kakek fahri.
raina pergi kekamarnya untuk mengambil baju nganti untuk pooja setelah sudah memberikannya kepada pooja raina masuk kekamarnya meninggalkan raj dan pooja diruang tengah.
"ayo kita tidur juga"ajak raj sambil berdiri
"kamar tamu dimana?"tanya pooja
"ngapain tidur dikamar tamu,kamu tuh bukan tamu"ucap raj
"lalu aku tidur dimana?"tanya pooja lagi
"dikamar aku lah"ucap raj santai
"aahh dikamar kamu,ta...tapikan"ucap pooja gugup karna akan tidur sekamar dengan raj
seakan tidak setuju atas penolakan pooja,raj menarik tangan pooja untuk naik keatas dan membawanya kekamar untuk istirahat.
sesampainya dikamar raj,pooja terpana dengan keadaan kamar yang begitu besar dan semuanya tertata rapi,kasur yang berbentuk bulat,sofa didepan tv serta meja dan beberapa benda yang tersusun dengan sempurna.
"kau mandi dulu saja,disana kamar mandinya" ucap raj sambil menunjuk pintu kamar mandi
"ki...kita akan tidur disini?"tanya pooja gugup
"iya,memangnya kenapa?"tanya raj santai
"tapi kan"ucap pooja terpotong oleh raj
"kau tenang saja aku tidak akan macam-macam,sekarang mandilah"ucap raj menyakinkan pooja
pooja berjalan kearah pintu kamar mandi,dan lagi-lagi pooja terpana dengan kamar mandi yang begitu luas bahkan 3x lipat dari kamar kontrakannya,pooja menghidupkan shower dan memulai membersihkan badannya.
selesai mandi dan bernganti pakaian pooja keluar dan melihat raj sedang duduk dikasurnya dengan memainkan ponselnya,raj yang menyadari keberadaan pooja segera menoleh kearah pooja.
"hhmm,kau mandilah dulu"ucap pooja
"baiklah"ucap raj dan berlalu kekamar mandi.
pooja menyiapkan baju tidur untuk raj dan turun kebawah menuju kedapur untuk membantu ART yang sedang menyiapkan makan malam.
"hay bi yuli ada yang bisa pooja bantu?"tanya pooja dengan ramah
"oh tidak usah non,lagian ini juga sudah hampir selesai"ucap bi yuli ku pembantu dapur.
"yaudah kalau begitu pooja bantu menata makanan saja biar cepet"ucap pooja.
makan malampun tiba,semua keluarga sudah berkumpul dimeja makan,seperti tadi pooja menyiapkan nasi untuk keluarga raj baru untuk dirinya,mereka makan dengan keadaan hening.
selesai makan,semua keluarga pergi kekamar mereka masing-masing terutama pooja dan raj, mereka pergi keatas untuk pergi kekamar raj.
"pooja sini aku ada sesuatu untukmu"ucap raj
pooja menghampiri raj dan duduk dikasur samping raj,raj menyodorkan sebuah kotak kecil kepada pooja dan pooja menerimannya.
"apa ini?"ucap pooja penasaran
"buka saja"suruh raj.
pooja membuka kotaknya dan terdapatlah sebuah kalung dengan liontin berbentuk love, sungguh sangat indah pendapat pooja dengan kalung yang ada ditangannya.
"kau suka?"tanya raj tersenyum
"suka ,ini sangat indah"ucap pooja tersenyum
"itu untukmu"ucap raj sambil menatap pooja
"apa ini untukku?ini pasti sangat mahal"ucap pooja menatap raj
"ini tidak seberapa pooja,sini apa pakaikan" ucap raj dan memakaikan kalung keleher pooja
"jangan pernah kau lepas kalung ini"ucap raj setelah selesai memakaikannya
"iya,terima kasih"ucap pooja tersenyum.
pooja tersenyum sambil menatap raj dalam,raj mendekatkan wajahnya kewajah pooja hingga bibir mereka bersentuhan,raj mencium dan ******* bibir pooja lembut,pooja membalas ciuman raj meski masih kaku.
"kau sudah mulai pandai berciuman"goda raj ketika melepas ciuman mereka
"iissh kau ini"pipi pooja memerah akibat malu, raj hanya tersenyum melihat pooja malu
"sudah sekarang kita tidur"ajak raj
"aku akan tidur disofa saja"ucap pooja
"tidak,kau harus tidur disampingku"ucap raj
"tapi raj..."terpotong oleh raj
"sudah jangan membantah sekarang kita tidur" ucap raj dan membaringkan pooja dengannya.
raj memeluk pooja sambil memejamkan matanya,pooja berusaha untuk tidur meski dirinya saat ini sangat gugup dan ditambah raj tidak melepaskan pelukannya.
setelah berusaha sekuat hati,akhirnya pooja tertidur dengan lelap,kalau raj?jangan ditanya, dia sudah lama tertidur karna dirinya memeluk sesuatu yang membuatnya sangat nyaman.
*
*
*
*
*
SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YAA
DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA
VOTE+KOMEN+LIKE