
kini karin sudah dipindahkan dikamar inap,beberapa menit yang lalu karin juga sudah kembali sadar setelah pingsan, sedangkan bayi mereka masih diurus oleh dokter dan perawat-perawat lainnya.
rasa tidak sabar terpangpang jelas diraut wajah rohit dan karin,sungguh mereka tidak sabar untuk mengendong buah hati mereka,tiba-tiba pintu kamar inap karin terbuka,terdapat perawat yang masuk.
perawat itu membawa anak karin dan rohit,wajah karin berseri bahagia melihat anaknya sudah datang,perawat itupun mendekati mereka lalu perawat memberi sibayi kekarin,karin mengendong sibayi.
"nona,berilah anak nona asi,dia sekarang sudah lapar"ucap perawat memberitahu
"iya sus"ucap karin mengerti
"baik,kalau begitu saya permisi"pamitnya
"terima kasih sus"ucap rohit,perawat itu hanya membalas dengan senyuman.
setelah perawat pergi,kini hanya tinggal mereka bertiga,karin mulai melakukan tugasnya sebagai ibu,karin memberi asi kepada sibayi,sikecil tampak damai menyusu seperti dia sudah kehausan.
melihat wajah damai anaknya membuat karin tersenyum haru,tangannya tidak henti-henti mengelus tangan mungil anaknya,rohit yang melihat itu merasa sangat bersyukur dan ikut rasa bahagia.
"rohit,kau tidak ingin memberi anak kita nama?"tanya karin sambil menatap rohit
"of course sayang,aku sudah memikirkan nama untuknya"ucap rohit memberitahu
"sungguh,apa itu?"tanya karin penasaran
"namanya adalah rahul,rahul malhotra kau suka dengan namanya?"tanya rohit
"rahul malhotra,nama yang bagus aku menyukainya"ucap karin tersenyum.
iya,itulah nama yang telah rohit berikan untuk putranya,RAHUL MALHOTRA,nama yang indah dan khusus dibuatnya untuk putra pertamanya,rasa bahagia kini menyelimuti kehidupan mereka bertiga.
merasa sudah cukup karin menyudahi susunya, tampah sirahul sudah terlelap tidur,rohit mengambil alih rahul lalu ia meletakkannya dibox bayi yang sudah disediakan oleh pihak rumah sakitnya.
"sayang,sebaiknya kau juga istrihat,kau pasti masih lelah setelah melahirkan" ucap rohit mendekati ranjang tidur karin
"iya,kau sudah sebaiknya kembali saja kekantor yang"ucap karin pengertian
"tidak,aku akan menemanimu disini,aku sudah minta izin pada tuan raj"jelas rohit
"apa diizinkan?"tanya karin memastikan
"tentu saja sayang,dia mengerti kenapa aku mengambil cuti,sudah sekarang kau tidur ya"ucap rohit,karin mengangguk.
rohit tadi memang mengajukan cuti pada raj,tanpa basa-basi raj langsung mengizinkannya,raj tahu kalau rohit mengambil cuti untuk tujuan yang baik jadi dia memberi rohit cuti selama 1bulan
karin perlahan mulai terlelap tidur,rohit mengelus lembut kepala istrinya,rohit tidak pernah membayangkan jika orang melahirkan akan berjuang sebesar itu rohit merasa kasihan kepada istrinya.
tapi meski begitu dia juga bahagai karna orang tercintanya selamat semua,rohit mengucapkan banyak rasa syukur atas kehadiran buah hatinya yang selama ini dia tunggu,rohit merasa sangat bahagia.
*
*
*
jika rohit karin bahagia karena lahirnya buah hati mereka,lain halnya dengan kedua pasangan pengantin baru yang lagi bahagia,siapa lagi kalau bukan riyaz dan raina yang sedang berhoneymoon.
mereka memutuskan untuk honeymoon kekorea,meski acara honeymoon mereka sempat tertunda karena pekerjaan riyaz sebagai dokter,akhirnya mereka punya waktu luang untuk pergi honeymoon.
tempat itu terkenal dengan betapa indah tempat-tempat disana,disana sangat cocok bagi wisatawan berfoto,sebagai pemudi tentu raina tidak ingin tinggal diam,dia mengambil banyak sekali foto.
"sayang tolong fotoin aku disana,ayo cepat"ucap raina antuasias menarik tangan riyaz,riyaz hanya bisa pasrah mengikuti kemana raina pergi,asalkan istrinya senang makan dia juga senang.
mereka terus berkeliling dan mengambil banyak foto disana,hingga tak terasa hari sudah mulai sore,akhirnya mereka memutuskan untuk pergi makan terlebih dulu sebelum kembali kehotel mereka.
mereka memutuskan untuk makan pizza, mereka mengunjungi restoran pizza yang ada diseoul,disana mereka langsung memesan makanan dan minuman yang mereka sukai sesuai dengan favoritnya.
tak butuh waktu lama pesanan mereka sudah tiba,mereka langsung melahap habis hidangan itu,tadi karena terlalu fokus berkeliling jadi mereka melewatkan makan siang,hal hasil mereka kelaparan.
sore menjelang malam mereka baru saja sampai dihotel tempat mereka tinggal selama honeymoon,riyaz dan rainapun masuk kedalam kamar,sesampainya disana raina langsung melompat kekasur.
tubuh raina terlentang bebas dengan merentangkan tangan,sial,riyaz yang melihat raina seperti itu fikirannya langsung travelling,riyaz mendekati raina dengan sedikit menindih tubuh raina.
"ada apa,kenapa kau menatapku seperti itu?"tanya raina gugup karena posisinya
"kau lelah?"tanya balik riyaz,raina hanya bisa mengangguk sebagai jawabannya
"aku lelah,tapi aku senang dan sangat menikmati liburan ini"ucap raina senang
"baguslah jika kau senang,aku jadi ikut senang"ucap riyaz tersenyum manis.
raina memang sangat senang jika dia sudah liburan,karena itu adalah salah satu hobinya,riyaz mengelus pipi raina perlahan riyaz mulai mencium bibir raina bibir cantik yang membuatnya candu.
raina membalas ciuman lembut riyaz,tak dipungkiri riyaz sangat ahli membuat raina terpancing dengan sentuhannya beberapa menit kemudian ciuman itu terlepas,mereka saling memandang.
"lebih baik kita mandi,kau bau"goda riyaz
"ayaaang"rengek raina cemberut kesal
"bercanda,sudah ayo kita bersih-bersih" ucap riyaz,raina diam karena kesal.
riyaz tersenyum gemas melihat wajah kesal istrinya sungguh menggemaskan tanpa basa-basi riyaz menggendong tubuh raina,mendapati tindakan yang tiba-tiba membuat raina terkejut mati.
riyaz membawa raina masuk kedalam kamar mandi,alhasil mereka berdua mandi bersama,meski awalnga raina menolak karena masih kesal,tapi raina tidak mampu jika riyaz sudah merayunya jadinya raina tidak kesal lagi pada riyaz,
beberapa menit kemudian mereka sudah selesai mandi,mereka berganti pakaian dengan baju tidur,selesai itu mereka menghabiskan waktu bersama dikamar.
menikmati keindahan malam hari dikota seoul dihari musim dingin memanglah sangat menenangkan hati,ditambah bersama dengan kekasih menyaksikan pemandangan yang indah dikota seoul.
*
*
*
*
*
SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA
DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA
VOTE+KOMEN+LIKE