
06.45 wib kota amerikan.
kini raj sudah berangkat kerja dan pooja sedang mencuci piring bekas mereka makan tadi,saat tengah fokus mencuci bel apartemen berbunyi,pooja mencuci tangannya lalu mendekat kearah pintu. pooja membuka pintu ada seorang pria.
"maaf cari siapa ya?"tanya pooja sopan
"saya tukang pos bu,ini ada kiriman atas nama pooja princella"ucap pria itu sopan
"ooh iya saya pooja princella,mana paket untuk saya?"tanya pooja
"ini bu,silahkan tanda tangan dulu"ucap pria itu sambil menyerahkan pen dan kertas.pooja langsung menanda tangani
"ini,terima kasih ya"ucap pooja setelah menerima paket tersebut
"iya bu sama-sama,saya permisi dulu" ucapnya lalu pergi,pooja menutup pintu.
pooja pergi masuk kekamar,saat dikamar pooja langsung membuka paket tersebut ternyata isinya adalah macam-macam tespek yang pooja pesan semalam,pooja mengambil salah satu tespek dan pooja langsung mengeceknya kekamar mandi.
beberapa menit setelah menunggu hasil tesnya keluar,mata pooja melebar saat melihat tespek tersebut mengeluarkan dua garis merah,matanya berkaca-kaca seakan-akan impiannya telah terwujud.
"a...aku hamil,hamil"ucap pooja tidak percaya karna masih terasa mimpi
"aku hamil,aku akan jadi mommy"ucap pooja,karna masih tidak percaya pooja kembali mengetesnya hingga tiga kali dan hasilnya sama,semuanya positif.
"aku sungguh hamil,ada janin dirahimku aku akan memberitahu raj"ucap pooja hendak menghubungi raj,tapi terhenti ketika melihat tanggal diponselnya
"tanggal 19,nanti malam adalah ulang tahun raj,pas banget aku akan memberi raj sebuah kejutan"ucap pooja senang.
pooja mengurungkan niatnya untuk memberi tahu raj karna pooja sudah memiliki rencana lain,dia akan membuat raj terkejut dengan kejutan yang pooja siapkan,tunggu saja nanti malam raj.
.
*
*
*
23.50 wib kota amerika.
pooja terbangun dari tidurnya karena dia mendengar suara alarm,pooja segera mematikan alarm,dia melihat kesamping raj tidak,pooja berjalan keluar kamar,ia tidak sengaja melihat lampu ruang kerja raj disamping kamarnya menyala.
"raj sudah pulang"guman pooja karna dirinya tadi ketiduran hingga tidak tau raj sudah pulang,bahkan dia masih bekerja
"bagus ini waktu yang pas"guman pooja dia berjalan turun tangga pelan-pelan.
pooja berjalan menuju dapur,disana dia membuka pintu kulkas dan mengambil sebuah kotak yang ternyata isinya kue ulang tahun yang tadi siang pooja beli. pooja menyalakan lilin bertulisan happy birthday lalu dia berjalan keruangan raj.
happy birthday to you,
happy birthday to you,
happy birthday,happy birthday,
happy birthday to you.
pooja menyanyikan lagu ulang tahun untuk raj,raj sangat terkejut tiba-tiba pooja masuk dan langsung bernyanyi sambil membawa kue,raj tersenyum.
"tiup dong lilinnya"pinta pooja,sebelum raj meniup dia melakukan make wish dulu baru setelah itu dia meniup lilinnya.
"yeee,selamat ulang tahun baby"ucap pooja sambil menaruh kue diatas meja
"terima kasih by"ucap raj memeluk pooja dia senang karna pooja yang pertama mengucapkan selamat untuk dirinya
"apa kau terkejut?"tanya pooja antusias
"hhm,aku pikir kau sudah tidur ternyata kau malah menyiapkan kejutan untukku" ucap raj sambil melepas pelukannya.
"kau akan lebih terkejut saat mengetahui kadoku"ucap pooja penuh percaya diri
"oh ya,lalu sekarang dimana kadonya?" tanya raj sangat penasaran
"ada dikamar"ucap pooja,raj menatap pooja dengan tatapan misterius
"apa kau sedang menggodaku"goda raj
"iish bukan,maksudku kadonya dikamar, kalau kau ingin melihat ayo kita pergi kekamar"ajak pooja kepada raj.
sampainya dikamar pooja memberikan kotak kecil kepada raj,raj bingung karna penasaran raj langsung membukanya,raj makin tambah bingung karna isinya benda pipih yang raj gak mengerti sekali.
"by inikan tespek kenapa ka..."ucapan raj terpotong,seakan mengerti situasinya
"by ini..apa jangan-jangan kau.."ucap raj tergantung,raj menatap pooja dalam
"iya raj,hamil,aku hamil anakmu"ucap pooja,raj terkejut+senang
"sungguh ka...u hamil by kau hamil"ucap raj tidak percaya,pooja mengangguk.
raj langsung memeluk pooja,raj masih syok tidak percaya kalau istirnya lagi hamil,raj menghujani wajah pooja dengan ciuman senyuman raj terukir.
"aku masih syok,terima kasih baby,kau sudah memberikan hadiah yang sangat spesial bagiku terima kasih by"ucap raj bahagia,pooja ikut tersenyum bahagia
"tapi raj kita harus kedokter untuk lebih memastikannya"ucap pooja
"tentu,besok pagi kita akan kedokter,aku sangat bahagia malam ini"ucap raj terus memeluk pooja,pooja membalas pelukan
hari ini raj sangat bahagia karna bentar lagi baby raj akan hadir dan dirinya akan menjadi daddy,impiannya akan sengera terwujud dan itu semua berkat pooja yg saat ini sedang mengandung anaknya.
keesokannya,pagi-pagi sekali raj sudah meyuruh pooja bersiap pergi kerumah sakit sebenarnya pooja masih malas tapi melihat keantusiasnya raj pooja jadi tidak tega menolaknya jadi dia menurutinya.
selesai bersiap mereka bergegas pergi kerumah sakit,keduanya sama-sama tidak sabar ingin melihat bayi mereka usai menempuh perjalanan akhirnya mereka sampai dirumah sakit ternama, raj membantu membukakan pintu pooja.
"hati-hati jalannya nanti kau bisa jatuh" ucap raj memapah pooja,pooja hanya busa pasrah dengan sikap berlebihan raj
"apa perlu aku mengambil kursi roda,kau tunggu disini aku akan mengambil kursi roda untukmu"ucap raj hendak pergi
"hei raj,itu tidak perlu kenapa kau sangat berlebihan"cegah pooja,pooja sudah kehilangan batas kesabarannya
"apanya yang berlebihan,saat ini kau sedang hamil jadi aku harus lebih exstra menjagamu"omel raj tidak mau kalah
"iya aku tau tapi tidak perlu berlebihan raj, begini saja kau cukup merangkulku agar nanti kalau aku jatuh kau bisa membantuku oke"usul pooja,raj mulai merangkul pooja dengan sangat erat.
setelah sedikit berdebat akhirnya mereka masuk kedalam rumah sakit,pooja dan raj mendaftar terlebih dulu karna tadi dadakan jadi raj belum sempat membuat janji dengan dokter jadi terpaksa harus mengantri seperti pasein lainnya.
jujur ini pertama kalinya raj menunggu biasanya orang lain yang menunggu raj tapi ini berbalik,setelah menunggu beberapa lama kini giliran pooja,pooja dan raj masuk kedalam dokter,disana terdapat dokter pria yang sedang duduk.
jujur ini pertama kalinya raj menunggu biasanya orang lain yang menunggu raj tapi ini berbalik,setelah menunggu beberapa lama kini giliran pooja,pooja dan raj masuk kedalam dokter,disana terdapat dokter pria yang sedang duduk.
"pagi tuan,nona"sapa dokter itu ramah
"pagi dokter"balas pooja,rah hanya diam
"mari saya periksa dulu"ucap dokter itu
pooja berbaring dibed pasien dengan ditemani raj disampingnya,dokter itu menyalahkan monitornya,mendekati kearah pooja saat dokter itu menaikan baju pooja raj berteriak kencang hinnga membuat pooja dan dokter itu terkejut
yak,apa yang kau lakukan,kenapa kau membuka baju istriku"teriak raj marah
"maaf tuan saya tidak bermaksud untuk bersikap kurang ajar saya hanya ingin memeriksa istri tuan"jelas dokter pria itu
"kau tidak memeriksanya tapi mengambil kesempatan"ucap raj penuh emosi
"raj tenanglah dia hanya mau memeriksa jangan memarahinya"ucap pooja sambil menggenggam tangan raj berusaha membuat raj tenang agar tidak marah
"by tapi di..."ucapan raj terpotong saat melihat tatapan pooja penuh pemohonan
setelah mendapatkan izin dokter kembali menaikan baju pooja,raj sangat geram dia mengepal tangannya yang dipegang oleh pooja,bahkan pooja merasakannya pooja tau kalau saat ini raj sedang kesal.
*
*
*
*
*
SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA
DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA
VOTE+KOMEN+LIKE