
pagi-pagi pooja sudah berkutat dengan dapur,pooja sedang memasak sarapan untuk suaminya,tiba-tiba suara raj terdengar diseluruh ruangan,raj datang kedapur,mendekat kearah pooja.
"by apa yang kau lakukan?"tanya raj
"kau tidak lihat kalau aku sedang masak kenapa kau bertanya"ucap pooja
"aku tau,tapi kenapa kau memasak by aku susah menyuruhmu untuk.jangan melakukan pekerjaan yang berbahaya saat ini kau sedang hamil by"omel raj
"raj aku memasak,lagiankan aku sudah biasa memasak bukan"ucap pooja
"itu beda by,sudah berhentilah memasak ayo matikan itu"ucap raj menghentikan
"iih raj sebentar lagi ya,ini sudah hampir masak jangan mengganggu"kesal pooja
akhirnya masakan poojapun sudah siap, pooja menatanya dimeja makan dibantu oleh raj,sedari tadi raj terus mengawasi pooja takut istrinya itu kenapa-kenapa.
"lain kali jangan lakukan itu lagi,aku akan menyewa pelayan nanti"ucap raj
"raj itu tidak perlu,aku masih bisa melayanimu"ucap pooja menolak
"aku tidak menerima penolakan"kekeh raj
"kenapa apa kau sudah tidak mau makan masakanku lagi"ucap pooja cemberut
"bu..bukan begitu by,aku hanya tidak ingin kau melakukan pekerjaan berat" ucap raj berusaha menenangkan pooja
"tapikan aku masih bisa melayanimu aku maaih kuat raj"ucap pooja tetap nolak
"baiklah,oke tapi nanti saat usia hamilmu besar aku akan mencari pelayan untuk membantu dan aku tidak menerima penolakan"ucap raj,pooja pasrah setuju
merekapun melanjutkan sarapan usai sedikit berdebat,selesai sarapan raj pamit untuk pergi bekerja,seperti biasa sebelum pergi raj mencium kening pooja lalu sekarang bertambah raj mencium perut pooja berpamitan dengan bayinya.
setelah kepergian raj,sekarang pooja tengah bersiap untuk bertemu dengan tina,dia baru saja pulang dari honeymoon dan semalam mereka janjian dicafe sekalian pooja ingin memberitahu tina kalau sekarang dirinya sudah hamil.
selesai bersiap pooja keluar dan naik taxi menuju ketempat,beberapa menit kemudian dia sudah sampai disalah satu cafe,pooja masuk kedalam,matanya menyelusuri semua orang sampai pandangannya bertemu dengan tina yang sedang melambaikan tangannya.
"udah lama nunggunya?"tanya pooja saat susah dekat dengan tina,diapun duduk dikursi berhadapan dengan tina
"gak,aku juga baru sampai"jawab tina
"baguslah,gimana honeymoonnya?"tanya pooja lebih tepatnya menggoda tina
"seru banget,bener katamu pooja pergi keluar kota memang menyenangkan dan aku juga bawa hadiah untukmu"ucap tina menyerahkan paper bag kepada pooja
"yaampun terima kasihnya"ucap pooja senang menerima hadiah dari tina
"sama-sama semoga suka ya"ucap tina
"pasti dong,oh ya aku juga ingin kasih tau sesuatu padamu"ucap pooja berbisik
"apa?"tanya tina sangat penasaran
"bentar lagi aku akan jadi mommy,aku hamil tina"ucap pooja buat tina terkejut
"OMG,SUNGGUH"teriak tina,semua orang melihat kearah mereka karna teriakan tina yang kenceng,mereka merasa malu
"iih kau ini kau usah teriak-teriak,malu tau diliat orang"omel pooja berbisik
"sorry kelepasan,tapi bener kau hamil?" tanya tina lagi,pooja mengangguk
"yaampun,selamatnya"ucap tina senang
"thank,aku doain semoga kau hamil juga jadi bayiku ada temennya"goda pooja
"semoga saja ya pooj"lirih tina berharap.
mereka terus asyik mengobrol sampai lupa waktu,jika saja suami mereka tidak memberitahunya mungkin mereka masih asyik cerita,selesai membayar mereka pergi keluar disana sudah ada suami mereka yang sedang menunggu mereka.
"hei sudah lama nunggunya?"tanya pooja
"gak juga"jawab raj sedikit dingin
"hai pooja aku dengar dari raj kalau kau sedang hamil,selamatnya"ucap alex
"terima kasih tuan alex"ucap pooja
"yaudah pooja tuan raj kalau gitu kami pamit duluan bye"pamit tina ramah
"ya hati-hati ya bye"ucap pooja.
merekapun berpisah,tina masuk kemobil alex sedangkan pooja masuk kemobil raj pooja merasa aneh karna tidak biasanya rohit tidak ikut dan raj menyetir sendiri.
"kau bertanya pria lain disaat suamimu ada dihadapanmu"kesal raj cemburu
"iiih bukan begitu,aku hanya penasaran saja,biasanyakan diakan selalu nempel sama kamu"ucap pooja menjelaskan
"dia sedang ada urusan"ucap raj ketus
"ooh,yaudah ayo kita lihat grandad cicitnya sedangkan merindukannya" ucap pooja sambil mengelus perutnya
raj kembali tersenyum tipis,dia juga ikutan mengelus perut pooja,rajpun menyalahkan mesin mobil dan mobilpun melaju pergi kearah kerumah sakit.
*
*
*
disisi lain,rohit sedang berada dibandara dia sedang menunggu seseorang,sudah hampir satu jam rohit menunggu tapi orang itu belum muncul juga,tiba-tiba seseorang memeluknya dari belakang, rohit berbalik badan melihat pelakunya, bukannya marah rohit malah tersenyum.
"hai sayang"sapa seorang wanita cantik yang tadi memeluk rohit,
"sayang,akhirnya kau kembali juga"ucap rohit bahagia dia langsung memeluknya
"i miss you so much"ucap wanita itu membalas pelukan rohit
"me too,ayo kita pulang"ajak rohit mereka masuk kedalam mobil dan berlalu pergi.
karina itulah nama wanita itu biasanya dipanggil karin,dia adalah istrinya rohit usianya pernikahan mereka tiga tahun lebih, mereka dijodohkan oleh ayah rohit sewaktu masih hidup,meski dijodohkan namun perasaan cinta tumbuh diantara mereka,namun pernikahan mereka privat hanya keluarga salvatrucha yang tahu.
sebulan dari hari pernikahan mereka berpisah karna karin ingin melanjutkan kuliahnya diluar negeri,dengan terpaksa rohit menyetujuinya karna dia tidak ingin menghambat cita-cita istrinya yang ingin jadi psikolog,dan sekarang karin kembali.
mereka sudah sampai diapartemen,rohit memang punya apartemen,apartemen itu sepeninggalan ayahnya,karna ibunya menikah lagi jadi rohit dan karin yang menepatinya,mereka masuk kedalam, karin langsung merebahkan tubuhnya.
"akhirnya kembali kesini juga"ucap karin baring telentang,rohit yang melihat itu langsung menindih karin,mereka saling pandang,mata keduanya mengisyaratkan
"ada apa?"tanya karin gugup karna terus ditatap apalagi dengan keadaan ditindih
"aku senang akhirnya kau kembali"ucap rohit senang,karin mengelus pipi rohit
"apa kau begitu merindukanku sampai tidak ingin jauh dariku"goda karin
"apa aku harus bertindak agar kau tahu isi hatiku"ucap rohit,karin tersenyum.
kedua saling pandang,perlahan wajah rohit makin dekat hingga bibir mereka menyatu,rohit ******* lembut bibir karin menyampaikan rasa rindunya lewat ciuman,karin membalasnya,makin lama ciuman rohit jadi agresif terbawa nafsu.
ciuman rohin makin menurun keleher,dia menggigig kecil leher karin hingga buat karin menahan desah,tangannya rohit menyelusuri baju karin hingga terlepas dan hanya menyisahkan cd,rohit terus membuat tanda kissmark diseluruh tubuh karin,membuat karin menggeliat.
"aaahs rohit mmph"******* karin keluar saat lidah rohit bermain dimissnya,karin meremas sprei dikala jari rohit bermain dimissnya,rohit membuka cd karin dan boxernya,rohit mengarahkan juniornya.
"aaahsp rohit aahs"karin terus mendesah rohit menggerakan juniornya kemissnya karin makin cepat buat karin mendesah gila,rohit makin menggila mendengarnya
"oh **** saaayaaang aahs"gerutu rohit merasakan nikmat tubuh istrinya,karin hampir mencapai puncaknya,rohit makin mempercepat hingga keduanya *******
"aaah rohit kau jahat sekali,aku baru saja pulang tapi kau langsung menyerangku" ucap karin sambil mengatur nafasnya
"maaf sayang aku tidak bisa menahan lagi"ucap rohit sambil mengelap keringat yang membanjiri tubuh mereka berdua
"kita istirahat yuk"ajak rohit karin hanya mengangguk karna tidak mampu bicara
keduanyapun beristirahat usai bermain cukup lama,rohit membawa tubuh karin kedalam pelukannya,rohit menutupi tubuh mereka dengan selimut dan ikut beristirahat karna jujur dirinya juga lelah.
(karina 23 tahun istri dari sekretaris rohit)
*
*
*
*
*
SEMOGA SUKA DENGAN CERITA INI YA
DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA
VOTE+KOMEN+LIKE