
setelah 2 hari dirawat dirumah sakit kini pooja sudah diperbolehkan pulang,siang ini raj tengah bersiap untuk pulang,dian membereskan semua barang-barangnya miliknya dan milik pooja.
"baby kau sudah selesai?"tanya raj kepada pooja
"sudah,apa kau juga sudah selesai?"tanya balik pooja
"hhm,ayo kita pulang rohit sudah menunggu diparkiran"ajak raj
"lalu bagaimana dengan administrasinya?"tanya pooja
"rohit sudah mengurus segalanya,sudah kita pulang"ucap raj merekapun keluar dari rumah sakit menuju parkiran.
diparkiran sudah ada rohit yang menunggu melihat tuannya datang rohit langsung berinisiatif membatu tuannya membawa koper lalu memasukannya kedalama bagasi,setelah semua sudah siap mobilpun melaju ketempat tujuan.
jika ada yang menanyakan tentang krish sekarang dia sudah resmi dipenjara atas tuduhan mencuri dan penggelapan uang,bagaimana polisi bisa tau?tentu saja itu semua karna raj yang sudah memberinya bukti kuat sehingga krish tidak bisa berbuat apapun apalagi menyogok polisi,karna raj sudah mengurus semuannya.
obsesinya yang teringin menjadi orang yang paling kaya dan berkuasa telah membutakan krish sehingga dia rela melakukan apapun untuk mencapai tujuannya,dan sekarang krish telah mendapat hukumannya dia akan dipenjara selama 5 tahun,krish dipisahkan disel lain atas perintah raj takut sewaktu-waktu krish melarikan diri.
*
*
*
APARTEMEN.
raj,pooja dan rohit baru saja sampai diapartemen,raj memapah pooja membantunya untuk berjalan sedangkan rohit dia membantu membawa koper milik tuannya.raj menuntun pooja masuk kedalam membantunya duduk disofa.
"tuan kopernya saya taruh disini"ucap rohit raj hanya mengangguk kepala
"terima kasih sekretaris rohit,maaf sudah merepotkan"ucap pooja tidak enak hati
"sama-sama nona pooja,kalau begitu saya pamit dulu"pamit rohit diapun pergi
"kenapa kau tidak mengucapkan terima kasih kepada sekretaris rohit?"tanya pooja kepada raj
"itu sudah sudah tugasnya,kenapa aku berterima kasih"ucap raj santai
pooja hanya bisa memakluminya saja,dia adalah raj salvatrucha orang terhebat dikotanya mana bisa mengucapkan terima kasih,pooja berniat hendak pergi kekamar untuk beristirahat.
"by kau mau kemana?"tanya raj
"aku hanya ingin kekamar raj"ucap pooja
"kenapa tidak bilang,sini aku bantu"raj dia dengan cepat memapah tubuh pooja
"raj aku bisa sendiri yang terluka hanya bahuku saja bukan kakiku"ucap pooja
"sama sajakan kau tetap terlukakan, sudah jangan membantah"ucap raj kekeh membantu pooja berjalan kekamar.
sesampainya dikamar pooja membaringkan tubuhnya dikasur lalu diikuti oleh raj yang juga ikut berbaring menemaninya untuk istirahat,raj memeluk tubuh kecil pooja dengan pelan agar tidak mengenai lukanya.
*
*
*
disisi lain tampak seorang pria tengah mengamuk tidak karuan dia berteriak-teriak dengan amarah tapi tidak ada yang memperdulikannya siapa lagi kalau bukan krish dia melampiaskan amarahnya dengan berteriak memaki-maki setiap orang.
"KELUAR AKU DARI SINI DASAR POLISIK BRENGSEK JIKA AKU SUDAH BEBAS AKU TIDAK AKAN MENGAMPUNI KALIAN BEBAS AKU CEPAAAAAT"krish terus mengamuk kepada polisi-polisi.
"raj aku pasti akan membalas dendamku ini kau tunggu saja pembalasannya"batin krish kebenciannya kepada raj semakin bertambah,api kebencian krish kepada raj mungkin tidak akan pernah padam.
*
*
*
17.15 wib kota amerika.
sore menjelang malam pooja baru bangun dari tidur,pooja melihat kesamping melihat raj kekasihnya masih terlelap tidur,pooja berusaha menggeser pelan tangan raj agar tidak membangunkannya,tapi sepertinya raj ternganggu.
"oh kau bangun,apa aku mengganggu tidurmu"ucap pooja tidak enak hati
"tidak memang tadi kau mau kemana?"tanya raj
"aku ingin mandi badanku lengket semua "ucap pooja diapun pergi kekamar mandi.
raj kembali menutup matanya menunggu pooja selesai mandi,beberapa menit kemudian pooja sudah selesai,dia keluar dengan menggunakan kemeja raj karna dia tidak membawa baju ganti.
"raj apa kau tidur lagi"ucap pooja mendekati kearah raj
"tidak aku sedang menunggumu selesai mandi"ucap raj kembali membuka mata
"aku sudah selesai,sekarang kau mandilah"ucap pooja rajpun segera melangkah kekamar mandi.
sambil menunggu raj selesai mandi pooja berniat ingin membuat sarapan,dia ingin membuat makanan yang sederhana yaitu spagehti aglio e olio,pooja mengumpulkan semua bahan-bahannya dan mulai memasak.
butuh perjuangan bagi pooja memasak dengan keadaan bahunya yang masih sakit tapi itu tidak meruntuhkan niat pooja untuk memasak karna memasak adalah hobinya,setelah beberapa menit masakan pooja sudah selesai pooja menata makanannya dimeja makan.
"baby,baby kau dimana"suara raj sangat terdengar nyaring ditelingan pooja
"aku disini raj dimeja makan"ucap pooja,rajpun mendekat kearah pooja
"kau masak,kenapa kau memasak kaukan masih belum sembuh"omel raj
"hanya makanan sederhana sudah tidak perlu mengomel ayo cepat makan nanti keburu dingin makanannya"ajak pooja
"lain kali jangan seperti ini"ucap raj memperingati pooja.
merekapun sarapan dengan diam tidak bisa dipungkiri bahwa masakan pooja sangat cocok dilidah raj biasanya hanya masakan maminya saja yang cocok untuknya,selesai makan mereka pergi keruang tengah untuk menonton.
"bagaimana lukamu sekarang,apa masih sakit?"tanya raj kepada pooja
"mendingan,sakitnya sudah tidak sesakit waktu itu"ucap pooja menjelaskan
"syukurlah,baby boleh aku meminta sesuatu kepadamu"ucap raj serius
"meminta sesuatu kepadaku?"tanya pooja memastikan,raj mengangguk
"memang apa yang bisa aku kasih kekamu raj kau sudah mempunyai segalanya"ucap pooja
"aku hanya ingin meminta kau berhenti bekerja itu saja"ucap raj,pooja hanya menatap wajah raj yang serius
"by aku mohon jangan menolak,aku hanya tidak ingin kejadian waktu itu terulang lagi,lagipula kita akan segera menikah aku bisa menafkahimu ya aku mohon"raj memohon kepada pooja.
pooja menatap mata raj dia dapat melihat bahwa raj sangat mengakhawatirkannya,pooja sempat berfikir sebentar sebelum menjawab keputusannya.
"baiklah aku akan berhenti dari pekerjaanku, lagi pula kau adalah calon suamiku jadi aku harus mendengarkanmu"ucap pooja raj sangat senang mendengar ucapan pooja
"sungguh,apa kau tidak akan marah kepadaku?"tanya raj memastikan pooja
"kenapa aku harus marah,aku mengerti kau hanya ingin melindungiku jadi untuk apa aku marah kepadamu"ucap pooja
"terima kasih baby kau sudah mengerti diriku"ucap raj tersenyum.
pooja bersandar didada raj menikmati kehangatan yang raj berikan,rasa syukur terus pooja pancaran karna telah dipertemukan oleh pria sebaik raj,pria yang mencintainya sepenuh hati dan yang selalu melindunginnya.
*
*
*
*
*
SEMOGA SUKA DENGA CERITA INI YAA
DUKUNG CERITA INI DENGAN CARA
VOTE+KOMEN+LIKE